Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Analisis Pengukuran Kinerja Pemerintah Daerah dengan Menggunakan Prinsip Value For Money Periode Tahun 2019-2021

Akrual: Jurnal Bisnis dan Akuntansi Kontemporer · Vol. UME No. MOR (2024) · pp. 82–96

DOI
10.26487/akrual.v17i01.28368
ISSN
2829-0615, 1979-1712
Published
2024-01-31
Publisher
Accounting Department, Faculty of Economics and Business, Universitas Hasanuddin
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka periode tahun 2019-2021 menggunakan prinsip Value for Money. Analisis data dilakukan dengan laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka kemudian dianalisis menggunakan rasio yang terdapat Value For Money diantaranya ekonomis, efektivitas dan efisiensi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka periode tahun 2019-2021 berdasarkan rasio ekonomi sudah ekonomis, karena realisasi belanja daerah lebih kecil dari yang dianggarkan, kemudian berdasarkan rasio efektivitas sudah termasuk efektif, walaupun realisasi pendapatan daerah masih lebih kecil dari yang dianggarkan, namun selisihnya tidak begitu besar, dan jika ditinjau dari rasio efisiensi tidak efisien karena realisasi belanja daerah masih lebih besar daripada realisasi pendapatan daerah sehingga terjadi defisit.

Keywords

Collaboration network of the authors

12 authors · 18 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Haerial HaerialAffiliation unknown2
Aini IndrijawatiAffiliation unknown1
Muhammad Resa SaputraAffiliation unknown1
Alimuddin AlimuddinAffiliation unknown1
Arnianti ArniantiAffiliation unknown1
Hartawan AnsarAffiliation unknown1
Annisa Muthmainnah IchwanAffiliation unknown1
Abdul Hamid HabbeAffiliation unknown1
Abd JalilAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/akrual/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Analisis Pengukuran Kinerja Pemerintah Daerah dengan Menggunakan Prinsip Value For Money Periode Tahun 2019-2021 </dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Anggita Suridiyanti, Wayan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Haliah, Haliah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurleni, Nurleni</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Pengukuran kinerja, value for money, rasio ekonomis, rasio   efektivitas dan rasio efisiensi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka periode tahun 2019-2021 menggunakan prinsip Value for Money. Analisis data dilakukan dengan laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka kemudian dianalisis menggunakan rasio yang terdapat Value For Money diantaranya ekonomis, efektivitas dan efisiensi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka periode tahun 2019-2021 berdasarkan rasio ekonomi sudah ekonomis, karena realisasi belanja daerah lebih kecil dari yang dianggarkan, kemudian berdasarkan rasio efektivitas sudah termasuk efektif, walaupun realisasi pendapatan daerah masih lebih kecil dari yang dianggarkan, namun selisihnya tidak begitu besar, dan jika ditinjau dari rasio efisiensi tidak efisien karena realisasi belanja daerah masih lebih besar daripada realisasi pendapatan daerah sehingga terjadi defisit.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Accounting Department, Faculty of Economics and Business, Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2024-01-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/akrual/article/view/28368</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.26487/akrual.v17i01.28368</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Akrual: Jurnal Bisnis dan Akuntansi Kontemporer; VOLUME 17 NOMOR 1, JANUARI 2024; 82-96</dc:source>
	<dc:source>2829-0615</dc:source>
	<dc:source>1979-1712</dc:source>
	<dc:source>10.26487/akrual.v17i01</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/akrual/article/view/28368/11231</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Akrual: Jurnal Bisnis dan Akuntansi Kontemporer</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>