Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Analisis Partisipasi Laki-Laki Di Pendidikan Tinggi: Kasus di Kota Makassar

Development Policy and Management Review (DPMR) · Vol. ume (2022) · pp. 119–133

DOI
10.61731/dpmr.vi.24168
ISSN
2830-5094
Published
2022-12-30
Publisher
Pusat Penelitian Kebijakan Pembangunan, Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi berkurangnya jumlah laki-laki pada jenjang perguruan tinggi dibandingkan dengan jenjang-jenjang pendidikan sebelumnya. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Informan utama dari penelitian ini adalah laki-laki yang telah menyelesaikan pendidikannya sampai pada jenjang SMA/sederajat tetapi tidak melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi, serta laki-laki yang melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi sebagai informan pembanding. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi laki-laki tidak melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi, yaitu 1) tidak adanya minat kuliah, 2) ingin bekerja, 3) keterbatasan biaya, dan 4) tidak adanya dorongan/dukungan dari pihak keluarga.

Collaboration network of the authors

24 authors · 46 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hamrullah HamrullahAffiliation unknown2
Syahrul SyahrulAffiliation unknown1
Kurniati MansyurAffiliation unknown1
Sultan SuhabAffiliation unknown1
Rahayu BayanuddinAffiliation unknown1
Rezki AndayaniAffiliation unknown1
Fatmawati FatmawatiAffiliation unknown1
Tenri SyawalAffiliation unknown1
Suryadi LambaliAffiliation unknown1
Sabir SabirAffiliation unknown1
Eka Sri WahyuniAffiliation unknown1
Bakhtiar MustariAffiliation unknown1
Jumeianto PaaisAffiliation unknown1
Eva JohannesAffiliation unknown1
Nur Ramaliani SamsulAffiliation unknown1
Nur HaedarAffiliation unknown1
Magdalena LitaayAffiliation unknown1
Dody PriosambodoAffiliation unknown1
Erviana TahirAffiliation unknown1
Risco G BudjiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/DPMR/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Analisis Partisipasi Laki-Laki Di Pendidikan Tinggi:  Kasus di Kota Makassar</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Mahani, Syakira</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Fatmawati, Fatmawati</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nursini, Nursini</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Syahribulan, Syahribulan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi berkurangnya jumlah laki-laki pada jenjang perguruan tinggi dibandingkan dengan jenjang-jenjang pendidikan sebelumnya. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Informan utama dari penelitian ini adalah laki-laki yang telah menyelesaikan pendidikannya sampai pada jenjang SMA/sederajat tetapi tidak melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi, serta laki-laki yang melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi sebagai informan pembanding. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi laki-laki tidak melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi, yaitu 1) tidak adanya minat kuliah, 2) ingin bekerja, 3) keterbatasan biaya, dan 4) tidak adanya dorongan/dukungan dari pihak keluarga.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Pusat Penelitian Kebijakan Pembangunan, Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/DPMR/article/view/24168</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.61731/dpmr.vi.24168</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Development Policy and Management Review (DPMR); Volume 2 Issue 2 December 2022; 119-133</dc:source>
	<dc:source>2830-5094</dc:source>
	<dc:source>10.61731/dpmr.vi</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/DPMR/article/view/24168/9304</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 Development Policy and Management Review (DPMR)</dc:rights>
</oai_dc:dc>