Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Pengembangan Media Pembelajaran Etnomatematika Candi Prambanan Berbasis Augmented Reality untuk Materi Geometri

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 12 No. 2 (2025) · pp. 301–310

DOI
10.25126/jtiik.2025129330
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2025-04-24
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
id
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Bahasa Indonesia

Pembelajaran matematika adalah materi yang sudah dipelajari sejak sekolah dasar bahkan hingga level perguruan tinggi. Karena dekatnya matematika dengan kehidupan kita, ada sebuah konsep yaitu etnomatematika dimana pembelajaran matematika digabungkan dengan unsur budaya seperti bentuk-bentuk geometri yang bisa kita temukan di lokasi-lokasi budaya salah satunya Candi Prambanan. Hal ini membuka peluang bahwa penerapan etnomatematika Candi Prambanan dapat mempermudah proses belajar geometri. Media pembelajaran berupa Augmented Reality memiliki potensi untuk meningkatkan proses belajar menjadi lebih interaktif dimana siswa harus berpartisipasi jalannya materi serta media lama yang awalnya hanya gambar atau teks dapat diatasi dengan visualisasi dan ilustrasi. Dari uraian diatas dapat diketahui tujuan dari penelitian ini yaitu melibatkan unsur budaya yang saat ini mulai dilupakan, diterapkan pembelajaran etnomatematika. Kedua yaitu mengatasi media sebelumnya yang hanya berupa teks dan gambar pada buku, dengan teknologi Augmented Reality yang dapat memvisualisasikan dan mengilustrasikan objek geometri dalam bentuk 3D. Metode penelitian yang akan digunakan yaitu metode Waterfall. Hasil yang akan diciptakan yaitu berupa aplikasi media pembelajaran Augmented Reality pada android yang didalamnya akan mempelajari mengenai matematika materi geometri pada siswa SMP serta dilengkapi dengan kuis dan game sederhana yang interaktif. Hasil penelitian yang dilakukan mendapatkan yaitu uji aspek tampilan dan animasi dengan hasil perhitungan skala likert 85,17% tergolong pada kategori sangat baik serta uji aspek kebutuhan materi dengan hasil perhitungan skala likert 87,6% tergolong pada kategori sangat baik. Abstract Math learning is material that has been studied since elementary school even up to the college level. Because of the closeness of math to our lives, there is a concept, namely ethnomathematics, where math learning is combined with cultural elements such as geometric shapes that we can find in cultural locations, one of which is Prambanan Temple. This opens up opportunities that the application of Prambanan Temple ethnomathematics can facilitate the geometry learning process. Learning media in the form of Augmented Reality has the potential to improve the learning process to be more interactive where students must participate in the course of the material and old media that was originally only images or text can be overcome with visualization and illustration. The research method that will be used is the Waterfall method. The results will be created in the form of Augmented Reality learning media applications on android in which it will learn about mathematics geometry material in junior high school students and equipped with quizzes and simple interactive games. The results of the research conducted get the display and animation aspect test with the results of the Likert scale calculation of 85.17% classified in the very good category and the test aspect of the material needs with the results of the Likert scale calculation of 87.6% classified in the very good category.

English

Pembelajaran matematika adalah materi yang sudah dipelajari sejak sekolah dasar bahkan hingga level perguruan tinggi. Karena dekatnya matematika dengan kehidupan kita, ada sebuah konsep yaitu etnomatematika dimana pembelajaran matematika digabungkan dengan unsur budaya seperti bentuk-bentuk geometri yang bisa kita temukan di lokasi-lokasi budaya salah satunya Candi Prambanan. Hal ini membuka peluang bahwa penerapan etnomatematika Candi Prambanan dapat mempermudah proses belajar geometri. Media pembelajaran berupa Augmented Reality memiliki potensi untuk meningkatkan proses belajar menjadi lebih interaktif dimana siswa harus berpartisipasi jalannya materi serta media lama yang awalnya hanya gambar atau teks dapat diatasi dengan visualisasi dan ilustrasi. Dari uraian diatas dapat diketahui tujuan dari penelitian ini yaitu melibatkan unsur budaya yang saat ini mulai dilupakan, diterapkan pembelajaran etnomatematika. Kedua yaitu mengatasi media sebelumnya yang hanya berupa teks dan gambar pada buku, dengan teknologi Augmented Reality yang dapat memvisualisasikan dan mengilustrasikan objek geometri dalam bentuk 3D. Metode penelitian yang akan digunakan yaitu metode Waterfall. Hasil yang akan diciptakan yaitu berupa aplikasi media pembelajaran Augmented Reality pada android yang didalamnya akan mempelajari mengenai matematika materi geometri pada siswa SMP serta dilengkapi dengan kuis dan game sederhana yang interaktif. Hasil penelitian yang dilakukan mendapatkan yaitu uji aspek tampilan dan animasi dengan hasil perhitungan skala likert 85,17% tergolong pada kategori sangat baik serta uji aspek kebutuhan materi dengan hasil perhitungan skala likert 87,6% tergolong pada kategori sangat baik. Abstract Math learning is material that has been studied since elementary school even up to the college level. Because of the closeness of math to our lives, there is a concept, namely ethnomathematics, where math learning is combined with cultural elements such as geometric shapes that we can find in cultural locations, one of which is Prambanan Temple. This opens up opportunities that the application of Prambanan Temple ethnomathematics can facilitate the geometry learning process. Learning media in the form of Augmented Reality has the potential to improve the learning process to be more interactive where students must participate in the course of the material and old media that was originally only images or text can be overcome with visualization and illustration. The research method that will be used is the Waterfall method. The results will be created in the form of Augmented Reality learning media applications on android in which it will learn about mathematics geometry material in junior high school students and equipped with quizzes and simple interactive games. The results of the research conducted get the display and animation aspect test with the results of the Likert scale calculation of 85.17% classified in the very good category and the test aspect of the material needs with the results of the Likert scale calculation of 87.6% classified in the very good category.

Keywords

Collaboration network of the authors

5 authors · 10 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Amikom Yogyakarta
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 27 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">Pengembangan Media Pembelajaran Etnomatematika Candi Prambanan Berbasis Augmented Reality untuk Materi Geometri</dc:title>
	<dc:title xml:lang="en">Pengembangan Media Pembelajaran Etnomatematika Candi Prambanan Berbasis Augmented Reality untuk Materi Geometri</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Khoirul Umri, Buyut</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Zaid Rahman, Ahmad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nur Aini, Afifah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Khoirul Umri, Buyut</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Zaid Rahman, Ahmad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Nur Aini, Afifah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Augmented Reality</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Media Pembelajaran</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Candi Prambanan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Matematika</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Etnomatematika</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Augmented Reality</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Media Pembelajaran</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Candi Prambanan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Matematika</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Etnomatematika</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Pembelajaran matematika adalah materi yang sudah dipelajari sejak sekolah dasar bahkan hingga level perguruan tinggi. Karena dekatnya matematika dengan kehidupan kita, ada sebuah konsep yaitu etnomatematika dimana pembelajaran matematika digabungkan dengan unsur budaya seperti bentuk-bentuk geometri yang bisa kita temukan di lokasi-lokasi budaya salah satunya Candi Prambanan. Hal ini membuka peluang bahwa penerapan etnomatematika Candi Prambanan dapat mempermudah proses belajar geometri. Media pembelajaran berupa Augmented Reality memiliki potensi untuk meningkatkan proses belajar menjadi lebih interaktif dimana siswa harus berpartisipasi jalannya materi serta media lama yang awalnya hanya gambar atau teks dapat diatasi dengan visualisasi dan ilustrasi. Dari uraian diatas dapat diketahui tujuan dari penelitian ini yaitu melibatkan unsur budaya yang saat ini mulai dilupakan, diterapkan pembelajaran etnomatematika. Kedua yaitu mengatasi media sebelumnya yang hanya berupa teks dan gambar pada buku, dengan teknologi Augmented Reality yang dapat memvisualisasikan dan mengilustrasikan objek geometri dalam bentuk 3D. Metode penelitian yang akan digunakan yaitu metode Waterfall. Hasil yang akan diciptakan yaitu berupa aplikasi media pembelajaran Augmented Reality pada android yang didalamnya akan mempelajari mengenai matematika materi geometri pada siswa SMP serta dilengkapi dengan kuis dan game sederhana yang interaktif. Hasil penelitian yang dilakukan mendapatkan yaitu uji aspek tampilan dan animasi dengan hasil perhitungan skala likert 85,17% tergolong pada kategori sangat baik serta uji aspek kebutuhan materi dengan hasil perhitungan skala likert 87,6% tergolong pada kategori sangat baik.
 
Abstract
Math learning is material that has been studied since elementary school even up to the college level. Because of the closeness of math to our lives, there is a concept, namely ethnomathematics, where math learning is combined with cultural elements such as geometric shapes that we can find in cultural locations, one of which is Prambanan Temple. This opens up opportunities that the application of Prambanan Temple ethnomathematics can facilitate the geometry learning process. Learning media in the form of Augmented Reality has the potential to improve the learning process to be more interactive where students must participate in the course of the material and old media that was originally only images or text can be overcome with visualization and illustration. The research method that will be used is the Waterfall method. The results will be created in the form of Augmented Reality learning media applications on android in which it will learn about mathematics geometry material in junior high school students and equipped with quizzes and simple interactive games. The results of the research conducted get the display and animation aspect test with the results of the Likert scale calculation of 85.17% classified in the very good category and the test aspect of the material needs with the results of the Likert scale calculation of 87.6% classified in the very good category.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="en">Pembelajaran matematika adalah materi yang sudah dipelajari sejak sekolah dasar bahkan hingga level perguruan tinggi. Karena dekatnya matematika dengan kehidupan kita, ada sebuah konsep yaitu etnomatematika dimana pembelajaran matematika digabungkan dengan unsur budaya seperti bentuk-bentuk geometri yang bisa kita temukan di lokasi-lokasi budaya salah satunya Candi Prambanan. Hal ini membuka peluang bahwa penerapan etnomatematika Candi Prambanan dapat mempermudah proses belajar geometri. Media pembelajaran berupa Augmented Reality memiliki potensi untuk meningkatkan proses belajar menjadi lebih interaktif dimana siswa harus berpartisipasi jalannya materi serta media lama yang awalnya hanya gambar atau teks dapat diatasi dengan visualisasi dan ilustrasi. Dari uraian diatas dapat diketahui tujuan dari penelitian ini yaitu melibatkan unsur budaya yang saat ini mulai dilupakan, diterapkan pembelajaran etnomatematika. Kedua yaitu mengatasi media sebelumnya yang hanya berupa teks dan gambar pada buku, dengan teknologi Augmented Reality yang dapat memvisualisasikan dan mengilustrasikan objek geometri dalam bentuk 3D. Metode penelitian yang akan digunakan yaitu metode Waterfall. Hasil yang akan diciptakan yaitu berupa aplikasi media pembelajaran Augmented Reality pada android yang didalamnya akan mempelajari mengenai matematika materi geometri pada siswa SMP serta dilengkapi dengan kuis dan game sederhana yang interaktif. Hasil penelitian yang dilakukan mendapatkan yaitu uji aspek tampilan dan animasi dengan hasil perhitungan skala likert 85,17% tergolong pada kategori sangat baik serta uji aspek kebutuhan materi dengan hasil perhitungan skala likert 87,6% tergolong pada kategori sangat baik.
 
Abstract
Math learning is material that has been studied since elementary school even up to the college level. Because of the closeness of math to our lives, there is a concept, namely ethnomathematics, where math learning is combined with cultural elements such as geometric shapes that we can find in cultural locations, one of which is Prambanan Temple. This opens up opportunities that the application of Prambanan Temple ethnomathematics can facilitate the geometry learning process. Learning media in the form of Augmented Reality has the potential to improve the learning process to be more interactive where students must participate in the course of the material and old media that was originally only images or text can be overcome with visualization and illustration. The research method that will be used is the Waterfall method. The results will be created in the form of Augmented Reality learning media applications on android in which it will learn about mathematics geometry material in junior high school students and equipped with quizzes and simple interactive games. The results of the research conducted get the display and animation aspect test with the results of the Likert scale calculation of 85.17% classified in the very good category and the test aspect of the material needs with the results of the Likert scale calculation of 87.6% classified in the very good category.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2025-04-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/9330</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.2025129330</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 12 No 2: April 2025; 301-310</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 12 No. 2: April 2025; 301-310</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.122</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/9330/1411</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>