Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Biomass Gasification Equipment Design

Rancang Bangun Alat Gasifikasi Biomassa

Zona Laut Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi Kelautan · Vol. ume No. vember (2021) · pp. 115–119

DOI
10.62012/zl.v2i3.14888
ISSN
2721-5717, 2747-2124
Published
2021-07-29
Publisher
Departemen Teknik Kelautan Universitas Hasanuddin
Language
id
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

English

Indonesia as a country which has a very large area and a high population as well as diverse geographical conditions and a dispersed population, still faces challenges in meeting energy for all its inhabitants. Many Indonesians do not have access to fuel and use traditional stoves for cooking. In fact, as we all know, Indonesia has a high potential for clean and renewable energy. The potential of these renewable energy resources can be utilized to create equitable and clean energy access. By looking at the achievement of using clean and renewable energy in Indonesia which is still low while the potential for renewable energy is quite high and widespread, the idea arises to take advantage of local potentials by creating a design of a biomass gasification tool that can be used in areas that do not yet have access to energy. Using simple tools that are easily obtained locally, the researchers designed a biomass gasification device, which will later be tested whether it is capable of producing gas fuel. This research has succeeded in proving that the gasification equipment that is assembled and uses rice husk and beach sand as fuel is able to produce gas for a fire which can later be used by the community, especially in coastal areas.

Bahasa Indonesia

Indonesia sebagai Negara yang memiliki wilayah sangat luas dan jumlah penduduk yang tinggi serta kondisi geografis yang beragam dan penduduk yang tersebar, masih menghadapi tantangan dalam pemenuhan energi untuk semua penduduknya. Banyak penduduk Indonesia yang tidak memiliki akses bahan bakar dan menggunakan tungku tradisional untuk memasak. Padahal sebagaimana kita ketahui Indonesia memiliki potensi energi bersih dan terbarukan yang tinggi. Potensi sumber daya energi terbarukan ini dapat dimanfaatkan untuk menciptakan akses energi secara merata dan bersih. Dengan melihat capaian penggunaan energi bersih dan terbarukan di Indonesia yang masih rendah sedangkan potensi energi terbarukan cukup tinggi dan tersebar, maka timbul ide untuk memanfaatkan potensi-potensi lokal dengan menciptakan suatu rancang bangun alat gasifikasi biomassa yang dapat digunakan di daerah-daerah yang belum memiliki akses terhadap energi. Menggunakan alat-alat sederhana yang mudah diperoleh secara lokal, peneliti membuat rancangan alat gasifikasi biomassa, yang nantinya akan diuji apakah mampu menghasilkan bahan bakar gas. Penelitian ini berhasil membuktikan bahwa alat gasifikasi yang dirakit dan menggunakan bahan bakar sekam padi dan pasir pantai mampu menghasilkan gas untuk nyala api yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya di daerah pesisir.

Keywords

Collaboration network of the authors

23 authors · 70 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Chairul PaotonanAffiliation unknown6
Sabaruddin RahmanAffiliation unknown5
Taufiqur RachmanAffiliation unknown4
Achmad Yasir BaedaAffiliation unknown3
Firman HusainAffiliation unknown2
Indah Putri HumairahAffiliation unknown2
Ashury AshuryAffiliation unknown1
Muhammad AyyubAffiliation unknown1
Taufiqurrahman TaufiqurrahmanAffiliation unknown1
Ilham AlkhaerAffiliation unknown1
Ariska AriskaAffiliation unknown1
Ichwanul Haq BahtiarAffiliation unknown1
Muhammad AksarAffiliation unknown1
Muhammad Arsyad ThahaAffiliation unknown1
Wasir SamadAffiliation unknown1
Wahyuni HasanAffiliation unknown1
Indah Puspita SariAffiliation unknown1
Teguh PairunanAffiliation unknown1
Abdi KurniawanAffiliation unknown1
Chofifah Datu BulawanAffiliation unknown1
Ratih PurwasihAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/zonalaut/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Biomass Gasification Equipment Design</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Rancang Bangun Alat Gasifikasi Biomassa</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Umar, Hasdinar</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mulyawan, Deni</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Umar, Hasdinar</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Mulyawan, Deni</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Rancang Bangun, Gasifikasi, Sekam Padi, Pasir Pantai, Biomassa.</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">rancang bangun, gasifikasi, sekam padi, pasir pantai, biomassa×</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Design, Gasification, Rice Husk, Beach Sand, Biomass.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Indonesia as a country which has a very large area and a high population as well as diverse geographical conditions and a dispersed population, still faces challenges in meeting energy for all its inhabitants. Many Indonesians do not have access to fuel and use traditional stoves for cooking. In fact, as we all know, Indonesia has a high potential for clean and renewable energy. The potential of these renewable energy resources can be utilized to create equitable and clean energy access. By looking at the achievement of using clean and renewable energy in Indonesia which is still low while the potential for renewable energy is quite high and widespread, the idea arises to take advantage of local potentials by creating a design of a biomass gasification tool that can be used in areas that do not yet have access to energy. Using simple tools that are easily obtained locally, the researchers designed a biomass gasification device, which will later be tested whether it is capable of producing gas fuel. This research has succeeded in proving that the gasification equipment that is assembled and uses rice husk and beach sand as fuel is able to produce gas for a fire which can later be used by the community, especially in coastal areas.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Indonesia sebagai Negara yang memiliki wilayah sangat luas dan jumlah penduduk yang tinggi serta kondisi geografis yang beragam dan penduduk yang tersebar, masih menghadapi tantangan dalam pemenuhan energi untuk semua penduduknya. Banyak penduduk Indonesia yang tidak memiliki akses bahan bakar dan menggunakan tungku tradisional untuk memasak. Padahal sebagaimana kita ketahui Indonesia memiliki potensi energi bersih dan terbarukan yang tinggi. Potensi sumber daya energi terbarukan ini dapat dimanfaatkan untuk menciptakan akses energi secara merata dan bersih. Dengan melihat capaian penggunaan energi bersih dan terbarukan di Indonesia yang masih rendah sedangkan potensi energi terbarukan cukup tinggi dan tersebar, maka timbul ide untuk memanfaatkan potensi-potensi lokal dengan menciptakan suatu rancang bangun alat gasifikasi biomassa yang dapat digunakan di daerah-daerah yang belum memiliki akses terhadap energi. Menggunakan alat-alat sederhana yang mudah diperoleh secara lokal, peneliti membuat rancangan alat gasifikasi biomassa, yang nantinya akan diuji apakah mampu menghasilkan bahan bakar gas. Penelitian ini berhasil membuktikan bahwa alat gasifikasi yang dirakit dan menggunakan bahan bakar sekam padi dan pasir pantai mampu menghasilkan gas untuk nyala api yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya di daerah pesisir.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Teknik Kelautan Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2021-07-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/zonalaut/article/view/14888</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.62012/zl.v2i3.14888</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Zona Laut Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi Kelautan; Volume 2, Number 3, November 2021 Edition; 115-119</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Zona Laut : Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi  Kelautan; Volume 2, Nomor 3, Edisi November 2021; 115-119</dc:source>
	<dc:source>2721-5717</dc:source>
	<dc:source>2747-2124</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/zonalaut/article/view/14888/7523</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 Hasdinar Umar, Deni  Mulyawan</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>