Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Job Safety Analysis: Identifying Potential Hazards An Effort To Prevent Work Accidents In Ship Replating And Coating Works At PT. Dock And Shipping Surabaya (Persero)

Job Safety Analysis Dalam Identifikasi Potensi Bahaya Sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja Pada Pekerjaan Replating Dan Coating Kapal Di Pt. Dok Dan Perkapalan Surabaya (Persero)

Zona Laut Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi Kelautan · Vol. ume (2022) · pp. 13–18

DOI
10.62012/zl.v3i2.15955
ISSN
2721-5717, 2747-2124
Published
2022-07-30
Publisher
Departemen Teknik Kelautan Universitas Hasanuddin
Language
id
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

English

The use of modern machinery and installations and hazardous materials is increasing. In addition, a work environment that does not meet the requirements for occupational safety and health, hazardous work processes and nature, as well as an increase in the intensity of the operational work of the workforce, affects the increase in the number and seriousness of work accidents. The type of research used is descriptive quantitative research so that the data entered are in the form of words, sentences and pictures, which are then scored to determine the level of danger before carrying out the work. In conducting a job safety analysis, what is done is to determine the work to be analyzed, divide the work into several work steps or standard operating procedures, identify potential hazards, risk assessment, evaluate risk and determine the level of risk and prevention. The assessment of the risk value analysis on replating work has a value of up to 8, indicating the need for control measures in the process. Then the coating work on the fuel area and main deck also have a risk value of 8, so it is also necessary to take control measures on the coating process in that area.

Bahasa Indonesia

Penggunaan mesin dan instalasi modern serta bahan berbahaya semakin meningkat. Sehingga membantu kemudahan proses produksi menyebabkan bertambahnya jumlah dan ragam sumber bahaya di tempat kerja. Selain itu lingkungan kerja yang kurang memenuhi syarat keselamatan dan kesehatan kerja, proses dan sifat pekerjaan yang berbahaya, serta peningkatan intensitas kerja operasional tenaga kerja yang mempengaruhi peningkatan jumlah dan tingkat keseriusan kecelakaan kerja. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian deskriptif kuantitatif sehingga data yang dimasukan berupa kata kalimat dan gambar yang kemudian di skoring untuk menentukan tingkat bahaya sebelum melaksanakan pekerjaan. Dalam melakukan job safety analysis hal yang dilakukan adalah menentukan pekerjaan yang akan dianalisis, membagi pekerjaan menjadi beberapa langkah–langkah pekerjaan atau standar operasional prosedur, identifikasi potensi bahaya, penilaian risiko, evaluasi risiko dan menentukan tingkat risiko serta pencegahannya. Penilaian analisa nilai risiko pada pekerjaan replating memiliki nilai hingga 8 menandakan perlu dilakukan tindakan pengendalian pada proses tersebut, lalu pada pekerjaan coating pada area bahan bakar dan geladak utama juga memiliki nilai risiko 8 sehingga juga perlu dilakukan tindakan pengendalian pada proses coating di area tersebut.

Keywords

Collaboration network of the authors

9 authors · 9 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Andriyan AndriyanAffiliation unknown1
Urip PrayogiAffiliation unknown1
Ratna IndriyaniAffiliation unknown1
Sabilil Huda Al HakikiAffiliation unknown1
Teddy Ihza MahendraAffiliation unknown1
Rizal DikrullohAffiliation unknown1
Andre Anggriawan Jaisi Djailani PutraAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/zonalaut/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Job Safety Analysis: Identifying Potential Hazards An Effort To Prevent Work Accidents In Ship Replating And Coating Works At PT. Dock And Shipping Surabaya (Persero)</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Job Safety Analysis Dalam Identifikasi Potensi Bahaya Sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja Pada Pekerjaan Replating Dan Coating Kapal Di Pt. Dok Dan Perkapalan Surabaya (Persero)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Juniarianto, Fachrul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Dwisetiono, Dwisetiono</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Juniarianto, Fachrul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Dwisetiono, Dwisetiono</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Job Safety Analysis</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">JSA</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Keselamatan dan kesehatan kerja</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Kecelakaan kerja</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">K3</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Job savety Analyss</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Job Safety Analysis, JSA, Occupational safety and health, Work accidents, K3</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">The use of modern machinery and installations and hazardous materials is increasing. In addition, a work environment that does not meet the requirements for occupational safety and health, hazardous work processes and nature, as well as an increase in the intensity of the operational work of the workforce, affects the increase in the number and seriousness of work accidents. The type of research used is descriptive quantitative research so that the data entered are in the form of words, sentences and pictures, which are then scored to determine the level of danger before carrying out the work. In conducting a job safety analysis, what is done is to determine the work to be analyzed, divide the work into several work steps or standard operating procedures, identify potential hazards, risk assessment, evaluate risk and determine the level of risk and prevention. The assessment of the risk value analysis on replating work has a value of up to 8, indicating the need for control measures in the process. Then the coating work on the fuel area and main deck also have a risk value of 8, so it is also necessary to take control measures on the coating process in that area.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Penggunaan mesin dan instalasi modern serta bahan berbahaya semakin meningkat. Sehingga membantu kemudahan proses produksi menyebabkan bertambahnya jumlah dan ragam sumber bahaya di tempat kerja. Selain itu lingkungan kerja yang kurang memenuhi syarat keselamatan dan kesehatan kerja, proses dan sifat pekerjaan yang berbahaya, serta peningkatan intensitas kerja operasional tenaga kerja yang mempengaruhi peningkatan jumlah dan tingkat keseriusan kecelakaan kerja. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian deskriptif kuantitatif sehingga data yang dimasukan berupa kata kalimat dan gambar yang kemudian di skoring untuk menentukan tingkat bahaya sebelum melaksanakan pekerjaan. Dalam melakukan job safety analysis hal yang dilakukan adalah menentukan pekerjaan yang akan dianalisis, membagi pekerjaan menjadi beberapa langkah–langkah pekerjaan atau standar operasional prosedur, identifikasi potensi bahaya, penilaian risiko, evaluasi risiko dan menentukan tingkat risiko serta pencegahannya. Penilaian analisa nilai risiko pada pekerjaan replating memiliki nilai hingga 8 menandakan perlu dilakukan tindakan pengendalian pada proses tersebut, lalu pada pekerjaan coating pada area bahan bakar dan geladak utama juga memiliki nilai risiko 8 sehingga juga perlu dilakukan tindakan pengendalian pada proses coating di area tersebut.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Teknik Kelautan Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2022-07-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/zonalaut/article/view/15955</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.62012/zl.v3i2.15955</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Zona Laut Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi Kelautan; Volume 3, Number 2, July 2022 Edition; 13-18</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Zona Laut : Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi  Kelautan; Volume 3, Nomor 2, Edisi Juli 2022; 13-18</dc:source>
	<dc:source>2721-5717</dc:source>
	<dc:source>2747-2124</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/zonalaut/article/view/15955/8513</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 Fachrul Juniarianto</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>