Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Peningkatan Keamanan Pengacakan Soal Ujian Computer Assisted Test (CAT) Penerimaan Mahasiswa UIN Imam Bonjol

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 12 No. 2 (2025) · pp. 457–468

DOI
10.25126/jtiik.2025129381
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2025-04-24
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
id
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Bahasa Indonesia

Teknologi informasi telah membuka akses luas terhadap sumber belajar dan berperan signifikan dalam pelaksanaan tes ujian masuk perguruan tinggi, termasuk adopsi ujian berbasis komputer. Proses penerimaan mahasiswa baru merupakan tugas yang krusial dan menantang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan sistem ujian masuk mahasiswa baru jalur mandiri di UIN Imam Bonjol Padang dengan memperbaiki teknik pengacakan soal pada Computer Assisted Test (CAT). Pengacakan soal dalam sistem CAT yang ada saat ini masih menggunakan prosedur pengacakan standar, yang secara kriptografi tidak aman karena prediktabilitasnya. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian mengusulkan penggunaan kombinasi algoritma Fisher-Yates Shuffle dan Chaos Map. Fisher-Yates Shuffle menawarkan efektivitas pengacakan tinggi dengan kompleksitas optimal (O(n)), sementara Chaos Map sangat sensitif terhadap nilai awal, sehingga cocok digunakan untuk pengacakan yang lebih aman. Dengan algoritma ini, soal dan pilihan jawaban diacak berdasarkan nomor peserta, sehingga setiap peserta mendapat soal yang berbeda, mengurangi kemungkinan kecurangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem CAT dengan teknik pengacakan baru ini lebih aman dan efektif dimana terjadi penurunan kemiripan soal sebesar 67,85% dalam tingkat kemiripan soal dari 0,339 menjadi 0,109, yang menunjukkan bahwa algoritma yang diusulkan menghasilkan pengacakan soal yang lebih merata dan lebih sedikit pengulangan soal di antara peserta ujian. Abstract Information technology has provided wide access to learning resources and played a significant role in the implementation of college entrance exams, including the adoption of computer-based exams. The process of admitting new students is a crucial and challenging task. This study aims to enhance the security of the independent student entrance exam system at UIN Imam Bonjol Padang by improving the question randomization technique in the Computer-Assisted Test (CAT). The current CAT system still uses a standard randomization procedure, which is cryptographically insecure due to its predictability. To address this issue, the study proposes a combination of the Fisher-Yates Shuffle and Chaos Map algorithms. Fisher-Yates Shuffle offers high randomization effectiveness with optimal complexity (O(n)), while Chaos Map is highly sensitive to initial values, making it ideal for more secure randomization. With this approach, questions and answer choices are randomized based on participant numbers, ensuring each participant receives different questions, thus reducing the possibility of cheating. The results show that the CAT system with this new randomization technique is more secure and effective where there is a 67.85% decrease in the question similarity rate from 0.339 to 0.109, which indicates that the proposed algorithm results in more even question randomization and less question repetition among examinees.

English

Teknologi informasi telah membuka akses luas terhadap sumber belajar dan berperan signifikan dalam pelaksanaan tes ujian masuk perguruan tinggi, termasuk adopsi ujian berbasis komputer. Proses penerimaan mahasiswa baru merupakan tugas yang krusial dan menantang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan sistem ujian masuk mahasiswa baru jalur mandiri di UIN Imam Bonjol Padang dengan memperbaiki teknik pengacakan soal pada Computer Assisted Test (CAT). Pengacakan soal dalam sistem CAT yang ada saat ini masih menggunakan prosedur pengacakan standar, yang secara kriptografi tidak aman karena prediktabilitasnya. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian mengusulkan penggunaan kombinasi algoritma Fisher-Yates Shuffle dan Chaos Map. Fisher-Yates Shuffle menawarkan efektivitas pengacakan tinggi dengan kompleksitas optimal (O(n)), sementara Chaos Map sangat sensitif terhadap nilai awal, sehingga cocok digunakan untuk pengacakan yang lebih aman. Dengan algoritma ini, soal dan pilihan jawaban diacak berdasarkan nomor peserta, sehingga setiap peserta mendapat soal yang berbeda, mengurangi kemungkinan kecurangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem CAT dengan teknik pengacakan baru ini lebih aman dan efektif dimana terjadi penurunan kemiripan soal sebesar 67,85% dalam tingkat kemiripan soal dari 0,339 menjadi 0,109, yang menunjukkan bahwa algoritma yang diusulkan menghasilkan pengacakan soal yang lebih merata dan lebih sedikit pengulangan soal di antara peserta ujian. Abstract Information technology has provided wide access to learning resources and played a significant role in the implementation of college entrance exams, including the adoption of computer-based exams. The process of admitting new students is a crucial and challenging task. This study aims to enhance the security of the independent student entrance exam system at UIN Imam Bonjol Padang by improving the question randomization technique in the Computer-Assisted Test (CAT). The current CAT system still uses a standard randomization procedure, which is cryptographically insecure due to its predictability. To address this issue, the study proposes a combination of the Fisher-Yates Shuffle and Chaos Map algorithms. Fisher-Yates Shuffle offers high randomization effectiveness with optimal complexity (O(n)), while Chaos Map is highly sensitive to initial values, making it ideal for more secure randomization. With this approach, questions and answer choices are randomized based on participant numbers, ensuring each participant receives different questions, thus reducing the possibility of cheating. The results show that the CAT system with this new randomization technique is more secure and effective where there is a 67.85% decrease in the question similarity rate from 0.339 to 0.109, which indicates that the proposed algorithm results in more even question randomization and less question repetition among examinees.

Keywords

Collaboration network of the authors

7 authors · 21 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 27 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">Peningkatan Keamanan Pengacakan Soal Ujian Computer Assisted Test (CAT) Penerimaan Mahasiswa UIN Imam Bonjol</dc:title>
	<dc:title xml:lang="en">Peningkatan Keamanan Pengacakan Soal Ujian Computer Assisted Test (CAT) Penerimaan Mahasiswa UIN Imam Bonjol</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Riza, Ozzy Secio</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rosalina</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Saputra, Rendi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Arham, Aulia</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Riza, Ozzy Secio</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Rosalina</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Saputra, Rendi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Arham, Aulia</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Computer Based Test (CBT)</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Kriptografi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Fisher-Yates Shuffle</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Chaos Map</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Computer Based Test (CBT)</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Kriptografi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Fisher-Yates Shuffle</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Chaos Map</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Teknologi informasi telah membuka akses luas terhadap sumber belajar dan berperan signifikan dalam pelaksanaan tes ujian masuk perguruan tinggi, termasuk adopsi ujian berbasis komputer. Proses penerimaan mahasiswa baru merupakan tugas yang krusial dan menantang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan sistem ujian masuk mahasiswa baru jalur mandiri di UIN Imam Bonjol Padang dengan memperbaiki teknik pengacakan soal pada Computer Assisted Test (CAT). Pengacakan soal dalam sistem CAT yang ada saat ini masih menggunakan prosedur pengacakan standar, yang secara kriptografi tidak aman karena prediktabilitasnya. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian mengusulkan penggunaan kombinasi algoritma Fisher-Yates Shuffle dan Chaos Map. Fisher-Yates Shuffle menawarkan efektivitas pengacakan tinggi dengan kompleksitas optimal (O(n)), sementara Chaos Map sangat sensitif terhadap nilai awal, sehingga cocok digunakan untuk pengacakan yang lebih aman. Dengan algoritma ini, soal dan pilihan jawaban diacak berdasarkan nomor peserta, sehingga setiap peserta mendapat soal yang berbeda, mengurangi kemungkinan kecurangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem CAT dengan teknik pengacakan baru ini lebih aman dan efektif dimana terjadi penurunan kemiripan soal sebesar 67,85% dalam tingkat kemiripan soal dari 0,339 menjadi 0,109, yang menunjukkan bahwa algoritma yang diusulkan menghasilkan pengacakan soal yang lebih merata dan lebih sedikit pengulangan soal di antara peserta ujian.
 
Abstract
Information technology has provided wide access to learning resources and played a significant role in the implementation of college entrance exams, including the adoption of computer-based exams. The process of admitting new students is a crucial and challenging task. This study aims to enhance the security of the independent student entrance exam system at UIN Imam Bonjol Padang by improving the question randomization technique in the Computer-Assisted Test (CAT). The current CAT system still uses a standard randomization procedure, which is cryptographically insecure due to its predictability. To address this issue, the study proposes a combination of the Fisher-Yates Shuffle and Chaos Map algorithms. Fisher-Yates Shuffle offers high randomization effectiveness with optimal complexity (O(n)), while Chaos Map is highly sensitive to initial values, making it ideal for more secure randomization. With this approach, questions and answer choices are randomized based on participant numbers, ensuring each participant receives different questions, thus reducing the possibility of cheating. The results show that the CAT system with this new randomization technique is more secure and effective where there is a 67.85% decrease in the question similarity rate from 0.339 to 0.109, which indicates that the proposed algorithm results in more even question randomization and less question repetition among examinees.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="en">Teknologi informasi telah membuka akses luas terhadap sumber belajar dan berperan signifikan dalam pelaksanaan tes ujian masuk perguruan tinggi, termasuk adopsi ujian berbasis komputer. Proses penerimaan mahasiswa baru merupakan tugas yang krusial dan menantang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan sistem ujian masuk mahasiswa baru jalur mandiri di UIN Imam Bonjol Padang dengan memperbaiki teknik pengacakan soal pada Computer Assisted Test (CAT). Pengacakan soal dalam sistem CAT yang ada saat ini masih menggunakan prosedur pengacakan standar, yang secara kriptografi tidak aman karena prediktabilitasnya. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian mengusulkan penggunaan kombinasi algoritma Fisher-Yates Shuffle dan Chaos Map. Fisher-Yates Shuffle menawarkan efektivitas pengacakan tinggi dengan kompleksitas optimal (O(n)), sementara Chaos Map sangat sensitif terhadap nilai awal, sehingga cocok digunakan untuk pengacakan yang lebih aman. Dengan algoritma ini, soal dan pilihan jawaban diacak berdasarkan nomor peserta, sehingga setiap peserta mendapat soal yang berbeda, mengurangi kemungkinan kecurangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem CAT dengan teknik pengacakan baru ini lebih aman dan efektif dimana terjadi penurunan kemiripan soal sebesar 67,85% dalam tingkat kemiripan soal dari 0,339 menjadi 0,109, yang menunjukkan bahwa algoritma yang diusulkan menghasilkan pengacakan soal yang lebih merata dan lebih sedikit pengulangan soal di antara peserta ujian.
 
Abstract
Information technology has provided wide access to learning resources and played a significant role in the implementation of college entrance exams, including the adoption of computer-based exams. The process of admitting new students is a crucial and challenging task. This study aims to enhance the security of the independent student entrance exam system at UIN Imam Bonjol Padang by improving the question randomization technique in the Computer-Assisted Test (CAT). The current CAT system still uses a standard randomization procedure, which is cryptographically insecure due to its predictability. To address this issue, the study proposes a combination of the Fisher-Yates Shuffle and Chaos Map algorithms. Fisher-Yates Shuffle offers high randomization effectiveness with optimal complexity (O(n)), while Chaos Map is highly sensitive to initial values, making it ideal for more secure randomization. With this approach, questions and answer choices are randomized based on participant numbers, ensuring each participant receives different questions, thus reducing the possibility of cheating. The results show that the CAT system with this new randomization technique is more secure and effective where there is a 67.85% decrease in the question similarity rate from 0.339 to 0.109, which indicates that the proposed algorithm results in more even question randomization and less question repetition among examinees.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2025-04-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/9381</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.2025129381</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 12 No 2: April 2025; 457-468</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 12 No. 2: April 2025; 457-468</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.122</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/9381/1427</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>