Vibrio sp. can also be used as an effort to monitor pond water quality. So cultivators must understand the dynamics of pond water quality fluctuations, by periodically controlling pond water quality parameter conditions. The purpose of this study was to determine the relationship between Vibrio populations and environmental factors in Vannamei shrimp ponds. Sampling was carried out for one year in Vannamei shrimp ponds with 4 different locations namely Demung, Panarukan, Jangkar, and Sletreng. Water samples were taken from the inlet (intake channel) in each pond. The data obtained was then analyzed using statistical methods, namely multiple regression analysis. The results of the correlation analysis showed that the relationship between total vibrio and alkalinity and organic matter during the study was shown by a correlation value of R = 0.226, which means the correlation between alkalinity and organic matter to total vibrio was 0.226. The R² value indicates a coefficient of determination of 0.51, which means that the effect of alkalinity and organic matter on total vibrio is very weak, namely 5.10%.
Bahasa Indonesia
Bakteri Vibrio sp. juga dapat digunakan sebagai usaha pemantauan kualitas air tambak. Sehingga pembudidaya harus mengerti dinamika fluktuasi kualitas air tambak, dengan mengontrol secara berkala kondisi parameter kualitas air tambak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara populasi Vibrio terhadap faktor lingkungan di tambak udang Vannamei. Pengambilan sampel dilakukan selama satu tahun di tambak udang Vannamei dengan 4 lokasi yang berbeda yaitu Demung, Panarukan, Jangkar dan Sletreng. Sampel air diambil dari inlet (saluran pemasukan) yang ada di masing-masing tambak. Data yang diperoleh, selanjutnya dianalisis menggunakan metode statistik yaitu analisis regresi berganda. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa hubungan total Vibrio dengan alkalinitas dan bahan organik selama penelitian ditunjukkan dengan nilai korelasi R = 0,226 yang mempunyai arti korelasi antara alkalinitas dan bahan organik terhadap total Vibrio sebesar 0,226. Nilai R² menyatakan koefisien determinasi sebesar 0,51, yang berarti pengaruh alkalinitas dan bahan organik terhadap total vibrio adalah sangat lemah yaitu 5,10%.
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.