Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Optimal Capacity Analysis Of Container Yard In Makassar New Port

Zona Laut Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi Kelautan · Vol. ume No. vember (2023) · pp. 205–210

DOI
10.62012/zl.v4i3.27599
ISSN
2721-5717, 2747-2124
Published
2023-11-08
Publisher
Departemen Teknik Kelautan Universitas Hasanuddin
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

English

Indonesia is an island nation whose two-thirds of its territory is water and is located in a strategic location because it is on a cross of world trade routes; therefore, the role of the port as a marine transportation system is crucial in supporting economic growth. The stacking field used to serve container cargo is one of the main port facilities to store containers originating from ships or going to ships. A buildup field is needed to prevent the risk of ship delay, which results in decreased loading and unloading production and the time of ships and goods being ported for a prolonged time. Makassar New Port is the largest seaport in the Eastern Region of Indonesia. Located in the Makassar Strait, Makassar New Port holds a leading role in the distribution of goods equipped with loading and unloading facilities to and from the ship to the receiving warehouse. This study aims to analyze the fertilization field's capacity for both the operator and the user. The result of this study obtained for the short-term optimum cost Container Yard in Makassar New Port is IDR 1.687.795.482.144 with the width of field dimension is 530.000 m2. While for the Medium Term optimum cost is IDR 1.688.202.882.750 with the width of field dimension is 530.000 m2 and Long Term is IDR 1.689.520.940.921 with the field dimension is 535.000 m2.Times

Bahasa Indonesia

Indonesia merupakan negara kepulauan yang dua per tiga wilayahnya adalah perairan dan terletak pada lokasi yang strategis karena berada di persilangan rute perdagangan dunia, maka dari itu peran pelabuhan menjadi system transportasi laut sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Lapangan penumpukan yang digunakan untuk melayani muatan peti kemas merupakan salah satu fasilitas utama pelabuhan yang digunakan untuk menyimpan peti kemas yang berasal dari kapal atau yang akan ke kapal. Lapangan penumpukan diperlukan untuk mencegah resiko delay kapal yang mengakibatkan produksi bongkar muat menurun dan waktu kapal dan barang dipelabuhan menjadi lama. Makassar New Port merupakan pelabuhan laut terbesar di Kawasan Timur Indonesia yang terletak di selat Makassar, Makassar New Port memegang peran utama dalam pendistribusian barang yang telah dilengkapi dengan fasilitas bongkar muat barang dari dan ke kapal sampai di gudang penerima. Adapun tujuan penelitian ini untuk menganalisis kapasitas lapangan penupukan yang baik bagi oprator maupun penggguna. Hasil peelitian ini menunjukkan untuk jangka waktu pendek diperoleh hasil optimum lapangan penumpukan di Makassar New Port adalah Rp 1.687.795.482.144 dengan luas lapangan penumpukan 530.000 m2, untuk jangka menengah sebesar Rp 1.688.202.882.750 dengan luas 530.000 m2, dan jangka panjang sebesar Rp 1.689.520.940.921 dengan luas 535.000 m2.

Keywords

Collaboration network of the authors

23 authors · 128 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Syamsul AsriAffiliation unknown4
Ganding SitepuAffiliation unknown3
Wihdat DjafarAffiliation unknown3
Farianto FachruddinAffiliation unknown2
M. Risal FirmansyahAffiliation unknown2
Wahyuddin MustafaAffiliation unknown2
RosmaniAffiliation unknown2
Abdul Haris DjalanteAffiliation unknown2
Suandar BasoAffiliation unknown2
Andi St. ChaerunnisaAffiliation unknown2
HamzahAffiliation unknown2
Fadhil Riski ClausthaldiAffiliation unknown2
Muhammad Akbar AzisAffiliation unknown2
Harlian KustiwansaAffiliation unknown1
Andi Sitti ChairunnisaAffiliation unknown1
Abdul Haris DjalanteAffiliation unknown1
Welsy KristiantoAffiliation unknown1
Rifkah FitriahAffiliation unknown1
Rusman RusmanAffiliation unknown1
Muchlisa IbnuAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/zonalaut/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Optimal Capacity Analysis Of Container Yard In Makassar New Port </dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Optimal Capacity Analysis Of Container Yard In Makassar New Port </dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Ningrum, Ainun Chandra Puspa</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Idrus, Misliah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ardianti, Andi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Ningrum, Ainun Chandra Puspa</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Idrus, Misliah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Ardianti, Andi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Lapangan penumpukan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Kapasitas Optimal</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Container Yard</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Level usage</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Optimal</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">-</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Indonesia is an island nation whose two-thirds of its territory is water and is located in a strategic location because it is on a cross of world trade routes; therefore, the role of the port as a marine transportation system is crucial in supporting economic growth. The stacking field used to serve container cargo is one of the main port facilities to store containers originating from ships or going to ships. A buildup field is needed to prevent the risk of ship delay, which results in decreased loading and unloading production and the time of ships and goods being ported for a prolonged time. Makassar New Port is the largest seaport in the Eastern Region of Indonesia. Located in the Makassar Strait, Makassar New Port holds a leading role in the distribution of goods equipped with loading and unloading facilities to and from the ship to the receiving warehouse. This study aims to analyze the fertilization field's capacity for both the operator and the user. The result of this study obtained for the short-term optimum cost Container Yard in Makassar New Port is IDR 1.687.795.482.144 with the width of field dimension is 530.000 m2 . While for the Medium Term optimum cost is IDR 1.688.202.882.750 with the width of field dimension is 530.000 m2 and Long Term is IDR 1.689.520.940.921 with the field dimension is 535.000 m2.Times</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Indonesia merupakan negara kepulauan yang dua per tiga wilayahnya adalah perairan dan terletak pada lokasi yang strategis karena berada di persilangan rute perdagangan dunia, maka dari itu peran pelabuhan menjadi system transportasi laut sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Lapangan penumpukan yang digunakan untuk melayani muatan peti kemas merupakan salah satu fasilitas utama pelabuhan yang digunakan untuk menyimpan peti kemas yang berasal dari kapal atau yang akan ke kapal. Lapangan penumpukan diperlukan untuk mencegah resiko delay kapal yang mengakibatkan produksi bongkar muat menurun dan waktu kapal dan barang dipelabuhan menjadi lama. Makassar New Port merupakan pelabuhan&amp;nbsp; laut&amp;nbsp; terbesar&amp;nbsp; di&amp;nbsp; Kawasan&amp;nbsp; Timur&amp;nbsp; Indonesia&amp;nbsp; yang terletak di selat Makassar, Makassar New Port memegang peran utama dalam&amp;nbsp; pendistribusian&amp;nbsp; barang&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; telah dilengkapi&amp;nbsp; dengan&amp;nbsp; fasilitas&amp;nbsp; bongkar&amp;nbsp; muat&amp;nbsp; barang&amp;nbsp; dari&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; ke&amp;nbsp; kapal&amp;nbsp; sampai&amp;nbsp; di gudang penerima. Adapun tujuan penelitian ini untuk menganalisis kapasitas lapangan penupukan yang baik bagi oprator maupun penggguna. Hasil peelitian ini menunjukkan untuk jangka waktu pendek diperoleh hasil optimum lapangan penumpukan di Makassar New Port adalah Rp 1.687.795.482.144 dengan luas lapangan penumpukan 530.000 m2, untuk jangka menengah sebesar Rp 1.688.202.882.750 dengan luas 530.000 m2, dan jangka panjang sebesar Rp 1.689.520.940.921 dengan luas 535.000 m2.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Teknik Kelautan Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2023-11-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/zonalaut/article/view/27599</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.62012/zl.v4i3.27599</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Zona Laut Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi Kelautan; Volume 4, Number 3, November 2023 Edition; 205-210</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Zona Laut : Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi  Kelautan; Volume 4, Nomor 3, Edisi November 2023; 205-210</dc:source>
	<dc:source>2721-5717</dc:source>
	<dc:source>2747-2124</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/zonalaut/article/view/27599/10534</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 Ainun Chandra Puspa Ningrum, Misliah Idrus, Andi Ardianti</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>