Open access Jurnal
Operational Performance Of Oily Water Separator Kl Sultan Hasanuddin 02 Pip Makassar In Protecting The Maritime Environment
Zona Laut Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi Kelautan · Vol. ume No. vember (2024) · pp. 338–343
- ISSN
- 2721-5717, 2747-2124
- Published
- 2024-11-27
- Publisher
- Departemen Teknik Kelautan Universitas Hasanuddin
- Language
- en
Abstract
English
Sultan Hasanuddin 02 Training Ship which is a place for learning theory and practice of students at the Makassar Maritime Polytechnic. So that in supporting its operations requires periodic maintenance management that will ensure smooth and optimal performance in all supporting aspects. Likewise in the implementation of regulations that have required all ships to operate to install an Oil Water Separator that can separate oil and water before being dumped / falling into the sea. The use of Oil Water Separator must be maximized so that it can work properly, so it is necessary to carry out periodic and regular maintenance, the importance of maintenance management aims to evaluate the performance and effectiveness of the Oil Water Separator (OWS) in managing oil waste on ships by improving and increasing effectiveness and productivity in the utilization process to support smooth ship operations. Before making preparations in the maintenance stage, it is better to first make a proper plan and in accordance with the guidelines and also pay attention to field conditions both in terms of human resources and supporting spare parts and appropriate equipment. This study aims to evaluate the performance and effectiveness of the Oil Water Separator (OWS) in managing oil waste on the Sultan Hasanuddin training ship. By looking at the ship's ability to manage oil waste properly which will provide a positive image for the ship's Officers and Crew who are responsible for the environment, support sustainable practices and can increase trust from regulators and customers. Based on the results of field observations, there is still effectiveness in OWS performance with routine maintenance showing better separation efficiency than those that are rarely checked. However, the level of cleanliness of the effluent of the maintained OWS ranges from 5-10 ppm, while the unmaintained OWS reaches 20-50 ppm. The availability of spare parts and the level of personnel training are significant challenges.
Bahasa Indonesia
Kapal Latih Sultan Hasannuddin 02 yang menjadi tempat pembelajaran teori dan pada praktek peserta didik di Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar. Sehingga dengan demikian, dalam mendukung operasionalnya membutuhkan manajemen perawatan secara berkala yang akan menjamin kelancaran dan optimalnya kinerja pada segala aspek pendukung. Begitupun dalam penerapan regulasi yang telah mewajibkan seluruh kapal beroperasi agar memasang sebuah pesawat Oil Water Separator yang dapat memisahkan antara minyak dan air sebelum terbuang/jatuh ke dalam laut. Pemanfaatan Oil Water Separator harus dimaksimalkan agar mampu bekerja dengan baik maka perlu dilakukan perawatan secara berkala dan teratur, pentingnya manajemen perawatan bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dan efektivitas Oil Water Separator (OWS) dalam pengelolaan limbah minyak di kapal dengan memperbaiki serta meningkatkan efektivitas dan produktivitas dalam proses pemanfaatan menjadi dukungan kelancaran operasional kapal. Sebelum dilakukan persiapan dalam tahapan perawatan, sebaiknya terlebih dahulu dibuatkan rencana yang tepat dan sesuai dengan panduan dan juga memperhatikan keadaan lapangan baik dari segi sumber daya manusianya maupun suku cadang yang menunjang dan peralatan yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dan efektivitas Oil Water Separator (OWS) dalam pengelolaan limbah minyak di kapal latih Sultan Hasanuddin. Dengan melihat kemampuan kapal dalam mengelola limbah minyak dengan baik yang akan memberikan citra positif pada Perwira dan ABK kapal yang bertanggung jawab secara baik pada lingkungan, mendukung praktik berkelanjutan dan dapat meningkatkan kepercayaan dari regulator dan pelanggan. Berdasarkan hasil observasi lapangan, masih terdapat efektifitas kinerja OWS dengan maintenance secara rutin menunjukkan efisiensi pemisahan yang lebih baik dibandingkan yang jarang diperiksa. Namun pada tingkat kebersihan effluent OWS yang terawat berkisar antara 5-10 ppm, sementara OWS yang tidak terawat mencapai 20-50 ppm. Ketersediaan suku cadang dan tingkat pelatihan personel menjadi tantangan signifikan.
Keywords
Collaboration network of the authors
40 authors · 82 co-authorship links · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Universitas Muhammadiyah Kendari
- Institut Agama Islam Negeri Kendari
- University of Mataram
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Emi Prasetyawati Umar | Affiliation unknown | 6 |
| Maria Maria | Affiliation unknown | 4 |
| Muhammad Fawzy Ismullah Massinai | Affiliation unknown | 2 |
| Aryadi Nurfalaq | Affiliation unknown | 2 |
| Hamriani Ryka | Affiliation unknown | 2 |
| Jamaluddin | University of Mataram | 2 |
| Musriady | Affiliation unknown | 2 |
| La Sensu | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Deity Yuningsih | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Muhammad Sabaruddin Sinapoy | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Indria Hafizah | Affiliation unknown | 1 |
| Juminten Saimin | Affiliation unknown | 1 |
| Satrio Wicaksono | Affiliation unknown | 1 |
| Ashaeryanto Ashaeryanto | Affiliation unknown | 1 |
| Amiruddin Eso | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Nur Jana | Affiliation unknown | 1 |
| Arimaswati Arimaswati | Affiliation unknown | 1 |
| Andy Rafdi Al Bagiz | Affiliation unknown | 1 |
| Irawaty Irawaty | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Fercee Primula | Affiliation unknown | 1 |
| Wa Ode Sitti Musnina | Affiliation unknown | 1 |
| Yonelian Yuyun | Affiliation unknown | 1 |
| M. Sulaiman Zubair | Affiliation unknown | 1 |
| Ritha Pratiwi | Affiliation unknown | 1 |
| Budi Budi | Affiliation unknown | 1 |
| Darman Darman | Universitas Muhammadiyah Kendari | 1 |
| Irwan Gani | Affiliation unknown | 1 |
| Reski Amalia | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Arifin Dandduru | Affiliation unknown | 1 |
| Ahmad Rif'an Khoirul Lisan | Affiliation unknown | 1 |
| Romuald Sohores | Affiliation unknown | 1 |
| Erfan Syamsuddin | Affiliation unknown | 1 |
| Septian Tri Nugraha | Affiliation unknown | 1 |
| Wahyuni Wahyuni | Affiliation unknown | 1 |
| Sabrianto Aswad | Affiliation unknown | 1 |
| La Ode Armin | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.