Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Strategi Gerakan Sosial Transnasioal dalam Kampanye Perdamaian Internasional (Studi Kasus: Food Not Bombs)

Hasanuddin Journal of International Affairs · Vol. 1 No. 1 (2021) · pp. 36–52

DOI
10.31947/hjirs.v1i1.12721
ISSN
2775-3336, 2774-7328
Published
2021-02-01
Publisher
Department of International Relations, Hasanuddin University
Language
en

Abstract

This study focused on transnational social movement strategies in international peace campaign with Food Not Bombs as study case. This study used analytical descriptive method with library research as data collection method. The data type is secondary one which obtained from literatures, books, journals, and information accessed via internet that related with the issues. Analytical techniques used by the author in this paper are qualitative data analysis and quantitative data analysis which used to complement the first one. The result of this study are food distribution as antiwar and poverty symbol and message to public, transnational coalition building, and nonviolence method usage. Transnational coalition used to bring more people to their collective claim. Food Not Bombs dedication towards nonviolence shown in its nonviolence protest act such as blockade, marches, and camps. Penelitian ini membahas tentang strategi transnational social movement – gerakan sosial transnasional dalam kampanye perdamaian internasional dengan menggunakan studi kasus Food Not Bombs. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik, dengan tehnik pengumpulan data yakni dengan studi kepustakaan, kemudian jenis data yang digunakan adalah data sekunder, yang diperoleh dari literatur-literatur, buku-buku, dokumen, jurnal, dan informasi yang diakses melalui internet yang berkaitan dengan masalah yang dibahas, dan tehnik analisis yang digunakan penulis dalam penulisan ini adalah tehnik analisis data kualitatif, adapun data kuantitatif merupakan data pelengkap untuk menjelaskan data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi Food Not Bombs berupa membagikan makanan sebagai pesan anti perang dan kelaparan kepada publik, membangun koalisi transnasional, dan menggunakan metode nonkekerasan. Koalisi transnasional digunakan untuk membawa pesan kolektif dengan massa yang lebih besar. Begitu pula dengan dedikasi Food Not Bombs terhadap nonkekerasan ditandai dengan aksi protes nonkekerasan seperti blokade, kemah, dan pawai.

Collaboration network of the authors

8 authors · 12 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
DarwisAffiliation unknown2
Adriansyah WijayaAffiliation unknown1
Sevy Annesa PutriAffiliation unknown1
Nurul Anisa AsriAffiliation unknown1
Muhammad Nasir BaduAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hujia/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Strategi Gerakan Sosial Transnasioal dalam Kampanye Perdamaian Internasional (Studi Kasus: Food Not Bombs)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Haq, Ahmad Tarikhul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Syahdan, Pusparida</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Abdullah, Husein</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">This study focused on transnational social movement strategies in international peace campaign with Food Not Bombs as study case. This study used analytical descriptive method with library research as data collection method. The data type is secondary one which obtained from literatures, books, journals, and information accessed via internet that related with the issues. Analytical techniques used by the author in this paper are qualitative data analysis and quantitative data analysis which used to complement the first one. The result of this study are food distribution as antiwar and poverty symbol and message to public, transnational coalition building, and nonviolence method usage. Transnational coalition used to bring more people to their collective claim. Food Not Bombs dedication towards nonviolence shown in its nonviolence protest act such as blockade, marches, and camps.
&amp;nbsp;
Penelitian ini membahas tentang strategi transnational social movement – gerakan sosial transnasional dalam kampanye perdamaian internasional dengan menggunakan studi kasus Food Not Bombs. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik, dengan tehnik pengumpulan data yakni dengan studi kepustakaan, kemudian jenis data yang digunakan adalah data sekunder, yang diperoleh dari literatur-literatur, buku-buku, dokumen, jurnal, dan informasi yang diakses melalui internet yang berkaitan dengan masalah yang dibahas, dan tehnik analisis yang digunakan penulis dalam penulisan ini adalah tehnik analisis data kualitatif, adapun data kuantitatif merupakan data pelengkap untuk menjelaskan data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi Food Not Bombs berupa membagikan makanan sebagai pesan anti perang dan kelaparan kepada publik, membangun koalisi transnasional, dan menggunakan metode nonkekerasan. Koalisi transnasional digunakan untuk membawa pesan kolektif dengan massa yang lebih besar. Begitu pula dengan dedikasi Food Not Bombs terhadap nonkekerasan ditandai dengan aksi protes nonkekerasan seperti blokade, kemah, dan pawai.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Department of International Relations, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2021-02-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hujia/article/view/12721</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31947/hjirs.v1i1.12721</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of International Affairs; Vol. 1 No. 1 (2021); 36-52</dc:source>
	<dc:source>2775-3336</dc:source>
	<dc:source>2774-7328</dc:source>
	<dc:source>10.31947/hjirs.v1i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hujia/article/view/12721/6421</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 Hasanuddin Journal of International Affairs</dc:rights>
</oai_dc:dc>