Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

UJI FITOKIMIA EKSTRAK TAPAK KUDA (Ipomea pes-caprae) TERHADAP PENYAKIT BUSUK BUAH PADA KAKAO (Phytophtora palmivora Butler.)

Jurnal ABDI (Sosial, Budaya dan Sains) · Vol. 2 No. 1 (2020)

ISSN
2716-0122, 2655-5697
Published
2020-01-15
Publisher
Jurnal ABDI (Sosial, Budaya dan Sains)
Language
en

Abstract

Kehadiran hama dan penyakit berdampak pada penurunan produksi dan produktivitas komoditas kakao yakni sebesar 60%. Salah satu gejala penyakit tanaman yang mampu menurunkan produksi dan produktivitas tanaman kakao yaitu kehadiran cendawan Phytophtora palmivora Butl. Upaya yang dapat dilakukan adalah pemanfaatan sumberdaya alam yang ada sebagai pestisida nabati yaitu tanaman Ipomea pes-caprae. I. pes-caprae mengandung metabolit sekunder berupa senyawa alkaloid, flavonoid, tanin dan steroid yang mampu mengendalikan dan mengganggu metabolisme patogen tanaman Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimental secara In Vitro dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak I. pes-caprae dan konsentrasi yang efektif dalam menghambat pertumbuhan P. palmivora. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Hama dan Penyakit Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin dan Laboratorium Karantina Pertanian Makassar selama 2 bulan. Pelaksanaan penelitian dimulai dari pembuatan ekstrak Ipomea pes-caprae, perhitungan rendemen ekstrak, uji fitokimia ekstrak dan uji aktivitas fitokimia ekstrak terhadap pertumbuhan linear P. palmivora. Ekstraksi dilakukan dengan total waktu selama 16 jam pada suhu 50˚C dengan kecepatan 150 rpm. Sampel I. pes-caprae yang digunakan untuk ekstraksi sebanyak 1.600 gram, ekstrak cair sebanyak 7.000 mL dan ekstrak kental sebanyak 151,72. Setelah proses ekstraksi, diperoleh hasil rendemen ekstrak I. pes-caprae sebesar 9,48%. Semakin besar rendemen yang dihasilkan, maka semakin efisien perlakuan yang diterapkan dengan tidak mengesampingkan sifat-sifat lain. Hasil uji fitokimia ekstrak I. pes-caprae terbukti mengandung senyawa flavonoid, terpenoid, saponin dan tanin. Berdasarkan hasil analisis lanjutan ekstrak I. pes-caprae yang dibandingkan dengan kontrol, memperlihatkan bahwa yang memiliki daya hambat berdasarkan nilai koefisiennya adalah ekstrak konsentrasi 15%, kemudian konsentrasi 10% dan konsentrasi 15%. Diharapkan penelitian ini dapat berkontribusi dalam mencanangkan pembangunan berbasis pertanian.Kata Kunci: Ipomea pes-caprae, Phytophthora palmivora, Theobroma cacao.

Collaboration network of the authors

No co-authors found in Melola yet.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/kpiunhas/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">UJI FITOKIMIA EKSTRAK TAPAK KUDA (Ipomea pes-caprae) TERHADAP PENYAKIT BUSUK BUAH PADA KAKAO (Phytophtora palmivora Butler.)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Membalik, Vietgar</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Kehadiran hama dan penyakit berdampak pada penurunan produksi dan produktivitas komoditas kakao yakni sebesar 60%. Salah satu gejala penyakit tanaman yang mampu menurunkan produksi dan produktivitas tanaman kakao yaitu kehadiran cendawan Phytophtora palmivora Butl. Upaya yang dapat dilakukan adalah pemanfaatan sumberdaya alam yang ada sebagai pestisida nabati yaitu tanaman Ipomea pes-caprae. I. pes-caprae mengandung metabolit sekunder berupa senyawa alkaloid, flavonoid, tanin dan steroid yang mampu mengendalikan dan mengganggu metabolisme patogen tanaman Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimental secara In Vitro dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak I. pes-caprae dan konsentrasi yang&amp;nbsp; efektif dalam menghambat pertumbuhan P. palmivora. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Hama dan Penyakit Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin dan Laboratorium Karantina Pertanian&amp;nbsp; Makassar selama 2 bulan. Pelaksanaan penelitian dimulai dari pembuatan ekstrak Ipomea pes-caprae, perhitungan rendemen ekstrak, uji fitokimia ekstrak dan uji aktivitas fitokimia ekstrak terhadap pertumbuhan linear P. palmivora. Ekstraksi dilakukan dengan total waktu selama 16 jam pada suhu 50˚C dengan kecepatan 150 rpm. Sampel I. pes-caprae yang digunakan untuk ekstraksi sebanyak 1.600 gram, ekstrak cair sebanyak 7.000 mL dan ekstrak kental sebanyak 151,72. Setelah proses ekstraksi, diperoleh hasil rendemen ekstrak I. pes-caprae sebesar 9,48%. Semakin besar rendemen yang dihasilkan, maka semakin efisien perlakuan yang diterapkan dengan tidak mengesampingkan sifat-sifat lain. Hasil uji fitokimia ekstrak I. pes-caprae terbukti mengandung senyawa flavonoid, terpenoid, saponin dan tanin. Berdasarkan hasil analisis lanjutan ekstrak I. pes-caprae yang dibandingkan dengan kontrol, memperlihatkan bahwa yang memiliki daya hambat berdasarkan nilai koefisiennya adalah ekstrak konsentrasi 15%, kemudian konsentrasi 10% dan konsentrasi 15%. Diharapkan penelitian ini dapat berkontribusi dalam mencanangkan pembangunan berbasis pertanian.Kata Kunci: Ipomea pes-caprae, Phytophthora palmivora, Theobroma cacao. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Jurnal ABDI (Sosial, Budaya dan Sains)</dc:publisher>
	<dc:date>2020-01-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/kpiunhas/article/view/9079</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal ABDI (Sosial, Budaya dan Sains); Vol. 2 No. 1 (2020): Vol. 2 No.1 Januari 2020</dc:source>
	<dc:source>2716-0122</dc:source>
	<dc:source>2655-5697</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/kpiunhas/article/view/9079/4688</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 Jurnal ABDI (Sosial, Budaya dan Sains)</dc:rights>
</oai_dc:dc>