Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Hutan dan Masyarakat: Keteraturan Sosial dalam Pengelolaan Hutan di Sidrap

Jurnal Mahasiswa Antropologi · Vol. 1 No. 2 (2022) · pp. 133–144

DOI
10.31947/jma.v1i2.14740
ISSN
2830-4950
Published
2022-12-27
Publisher
Departemen Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Kondisi kritis Danau Tempe kian hari makin mengkhawatirkan. Kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya spesies flora dan fauna serta ancaman pada kondisi sosial budaya dan ekonomi masyarakat. Fenomena ini diakibatkan adanya kerusakan hutan (antropogenik) di daerah hulu sehingga menghilangkan fungsi hutan seperti penyangga air dan mencegah banjir. Penulisan narrative review bertujuan untuk mencari sejauh mana keteraturan sosial dalam pengelolaan dan pemafaatan serta pelestarian hutan berbasis kemasyarakatan. Metode dalam pelaksanaan kegiatan yaitu desk research dan menggunakan bantuan tools Nvivo untuk mengelola data dan mencari research gap. Hasil penelitian menemukan bahwa hukum formal dan hukum informal secara konseptual dapat menciptakan dan membangun keteraturan sosial. Namun di lain sisi, sebagai berlakunya berbagai hukum mengakibatkan pluralisme hukum di tengah masyarakat. Pluralisme hukum bersifat positif dapat meningkatkan solidaritas sosial, namun yang besifat negatif dapat memantik konflik di tengah masyarakat. Dalam konteks pengelolaan hutan, keteraturan sosial sangat penting diwujudkan melalui hukum formal dan informal demi mewujudkan keselarasan antara pemanfaatan dan pengelolaan dengan asas kelestarian hutan.

Keywords

Collaboration network of the authors

32 authors · 90 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hardiyanti MunsiAffiliation unknown4
Pawennari HijjangAffiliation unknown3
Muhammad BasirAffiliation unknown1
Alberto Alves PereiraAffiliation unknown1
Andi Muhammad YusufAffiliation unknown1
Laden arissalAffiliation unknown1
Noprianti AndauAffiliation unknown1
Iis IndrawatiAffiliation unknown1
Muhammad NeilAffiliation unknown1
Nadila NadilaAffiliation unknown1
M. Irwan Firdaus IrwanAffiliation unknown1
Muh SyamsirAffiliation unknown1
Muh Habibie Syahid BAffiliation unknown1
Muh Faiq QushasyiAffiliation unknown1
Annisa SalsabilaAffiliation unknown1
Andi EdliAffiliation unknown1
Muhammad Rayhan RifaldiAffiliation unknown1
Syahruni Widyastuti RAffiliation unknown1
Vergita Astrid Ana Maria LakeboAffiliation unknown1
Yusril YusufAffiliation unknown1
Moh. Abib SafaqdillahAffiliation unknown1
Muhammad YusranAffiliation unknown1
Ibnu RahianAffiliation unknown1
Andi Fadhil Al FaridAffiliation unknown1
Muh. Attariq Idham I.Affiliation unknown1
Muhammad Kautsar ErnandaAffiliation unknown1
Muhammad Ilham Nur FurqanAffiliation unknown1
Muhammad Aqsa RamadhanAffiliation unknown1
Putri Awaliyah NurAffiliation unknown1
Nurul KhalisahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jma/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Hutan dan Masyarakat:  Keteraturan Sosial dalam Pengelolaan Hutan di Sidrap</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Ratmanda</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ismail, Ahmad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Hutan Lindung</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Keteraturan Sosial</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Pelestarian Hutan </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Pengelolaan Hutan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Kondisi kritis Danau Tempe kian hari makin mengkhawatirkan. Kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya spesies flora dan fauna serta ancaman pada kondisi sosial budaya dan ekonomi masyarakat. Fenomena ini diakibatkan adanya kerusakan hutan (antropogenik) di daerah hulu sehingga menghilangkan fungsi hutan seperti penyangga air dan mencegah banjir. Penulisan narrative review bertujuan untuk mencari sejauh mana keteraturan sosial dalam pengelolaan dan pemafaatan serta pelestarian hutan berbasis kemasyarakatan. Metode dalam pelaksanaan kegiatan yaitu desk research dan menggunakan bantuan tools Nvivo untuk mengelola data dan mencari research gap. Hasil penelitian menemukan bahwa hukum formal dan hukum informal secara konseptual dapat menciptakan dan membangun keteraturan sosial. Namun di lain sisi, sebagai berlakunya berbagai hukum mengakibatkan pluralisme hukum di tengah masyarakat. Pluralisme hukum bersifat positif dapat meningkatkan solidaritas sosial, namun yang besifat negatif dapat memantik konflik di tengah masyarakat. Dalam konteks pengelolaan hutan, keteraturan sosial sangat penting diwujudkan melalui hukum formal dan informal demi mewujudkan keselarasan antara pemanfaatan dan pengelolaan dengan asas kelestarian hutan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jma/article/view/14740</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31947/jma.v1i2.14740</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Mahasiswa Antropologi; Vol. 1 No. 2 (2022); 133 - 144</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Mahasiswa Antropologi; Vol 1 No 2 (2022); 133 - 144</dc:source>
	<dc:source>2830-4950</dc:source>
	<dc:source>10.31947/jma.v1i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jma/article/view/14740/9343</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 Jurnal Mahasiswa Antropologi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>