Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Mengulik Jenis Alat Tangkap yang Digunakan Nelayan di Kabupaten Takalar

Jurnal Mahasiswa Antropologi · Vol. 1 No. 1 (2022) · pp. 36–55

DOI
10.31947/jma.v1i1.20202
ISSN
2830-4950
Published
2022-06-09
Publisher
Departemen Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana nelayan di Desa Tamasaju memilih alat tangkap yang mereka gunakan dengan melihat beberapa hal yang menjadi pertimbangan nelayan untuk memilihnya, serta bagaimana kemudian teknologi bisa membawa pengaruh besar dalam kehidupan nelayan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dimana, metode ini digunakan untuk menekankan sifat realita yang terbangun secara sosial, hubungan erat antara peneliti dan subjek yang diteliti dan tekanan situasi yang membentuk penyelidikan. Teknik penentuan informan dilakukan dengan snowball sampling, yaitu melalui informan yang satu dapat kemudian memperoleh informan baru yang lebih sesuai dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Desa Tamasaju terdapat tiga alat tangkap yang dominan digunakan oleh nelayan, yaitu lanraq, rengge dan rere. Dalam memilih salah satu dari ketiga alat tangkap tersebut, nelayan di Desa Tamasaju melihat tiga hal utama, yaitu: a) Kebiasaan dan keahlian; b) Modal yang dibutuhkan oleh Nelayan, dan; c) Kemudahan mengoperasikan alat tangkap tersebut. Selain itu, terdapat pula dinamika penggunaan alat tangkap nelayan yang melihat bagaimana bentuk perubahan alat tangkap yang tradisional (panambe dan parempaq) ke modern (lanraq, rengge, rere) dan alat transportasi nelayan dari tidak menggunakan mesin hingga menggunakan mesin (akibat perkembangan teknologi), serta dinamika ketenagakerjaan nelayan di Desa Tamasaju yang melihat dinamika yang dirasakan para nelayan sebelum dan setelah menggunakan alat tangkap mereka.

Collaboration network of the authors

12 authors · 42 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhammad Andiansyah KamuAffiliation unknown2
Muhammad HafifAffiliation unknown2
Muhammad PajrilAffiliation unknown2
Ramadhan MaulanaAffiliation unknown2
Wikhrajul Fathir MAffiliation unknown2
Hizbul Hadi NawawiAffiliation unknown2

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jma/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Mengulik Jenis Alat Tangkap yang Digunakan Nelayan di Kabupaten Takalar</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Ananda Dwi Pratiwi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Alya Rohali</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Muhammad Anzar</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Andi Tenri Bintang A. Djamil</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Muhammad Irfan Jamal</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurul Wani Zul Hajrah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">



Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana nelayan di Desa Tamasaju memilih alat tangkap yang mereka gunakan dengan melihat beberapa hal yang menjadi pertimbangan nelayan untuk memilihnya, serta bagaimana kemudian teknologi bisa membawa pengaruh besar dalam kehidupan nelayan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dimana, metode ini digunakan untuk menekankan sifat realita yang terbangun secara sosial, hubungan erat antara peneliti dan subjek yang diteliti dan tekanan situasi yang membentuk penyelidikan. Teknik penentuan informan dilakukan dengan snowball sampling, yaitu melalui informan yang satu dapat kemudian memperoleh informan baru yang lebih sesuai dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Desa Tamasaju terdapat tiga alat tangkap yang dominan digunakan oleh nelayan, yaitu lanraq, rengge dan rere. Dalam memilih salah satu dari ketiga alat tangkap tersebut, nelayan di Desa Tamasaju melihat tiga hal utama, yaitu: a) Kebiasaan dan keahlian; b) Modal yang dibutuhkan oleh Nelayan, dan; c) Kemudahan mengoperasikan alat tangkap tersebut. Selain itu, terdapat pula dinamika penggunaan alat tangkap nelayan yang melihat bagaimana bentuk perubahan alat tangkap yang tradisional (panambe dan parempaq) ke modern (lanraq, rengge, rere) dan alat transportasi nelayan dari tidak menggunakan mesin hingga menggunakan mesin (akibat perkembangan teknologi), serta dinamika ketenagakerjaan nelayan di Desa Tamasaju yang melihat dinamika yang dirasakan para nelayan sebelum dan setelah menggunakan alat tangkap mereka.



</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jma/article/view/20202</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31947/jma.v1i1.20202</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Mahasiswa Antropologi; Vol. 1 No. 1 (2022); 36 - 55</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Mahasiswa Antropologi; Vol 1 No 1 (2022); 36 - 55</dc:source>
	<dc:source>2830-4950</dc:source>
	<dc:source>10.31947/jma.v1i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jma/article/view/20202/8247</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 Jurnal Mahasiswa Antropologi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>