Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Optimasi Klasifikasi Gaya Belajar Mahasiswa Inklusif Berdasarkan Model VAK dengan Stratified Split dan Multilayer Perceptron

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 12 No. 5 (2025) · pp. 1163–1172

DOI
10.25126/jtiik.2025125
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2025-10-31
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
id
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Bahasa Indonesia

Identifikasi gaya belajar mahasiswa dengan mempertimbangkan fitur disabilitas memiliki peran penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang inklusif dan personal. Namun, ketidakseimbangan data dalam kategori gaya belajar dan disabilitas menimbulkan tantangan yang signifikan bagi model klasifikasi. Penelitian ini bertujuan mengatasi tantangan tersebut dengan menerapkan teknik stratified split untuk menjaga keseimbangan distribusi kelas, khususnya pada variabel disabilitas dan gaya belajar. Algoritma Random Forest dan Multilayer Perceptron (MLP) digunakan untuk mengklasifikasikan gaya belajar mahasiswa berdasarkan model Visual, Auditory, dan Kinesthetic (VAK). Data yang digunakan berasal dari Open University Learning Analytics Dataset (OULAD), yang diproses melalui penggabungan data, pengkodean label, dan transformasi fitur untuk meningkatkan kinerja model. Evaluasi model dilakukan menggunakan metrik akurasi, presisi, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model MLP mencapai kinerja sempurna dengan skor 100% pada semua metrik, sementara Random Forest menunjukkan performa sangat baik dengan skor 99%. Implementasi stratified split terbukti efektif dalam menjaga keseimbangan distribusi data, memastikan representasi yang memadai untuk semua kelas, termasuk mahasiswa dengan disabilitas. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam mengembangkan model klasifikasi gaya belajar yang lebih akurat dan mendukung pendekatan pembelajaran yang lebih inklusif. Abstract Identifying students' learning styles by considering disability features plays an important role in creating an inclusive and personalized learning experience. However, the imbalance of data in learning style and disability categories poses significant challenges for classification models. This research aims to overcome these challenges by applying a stratified split technique to maintain a balanced class distribution, especially in the disability and learning style variables. Random Forest and Multilayer Perceptron (MLP) algorithms are used to classify student learning styles based on the Visual, Auditory, and Kinesthetic (VAK) model. The data used comes from the Open University Learning Analytics Dataset (OULAD), which is processed through data merging, label coding, and feature transformation to improve model performance. Model evaluation was conducted using accuracy, precision, recall, and F1-score metrics. The results showed that the MLP model achieved perfect performance with a score of 100% on all metrics, while Random Forest showed excellent performance with a score of 99%. The implementation of stratified split proved effective in maintaining the balance of data distribution, ensuring adequate representation for all classes, including students with disabilities. This research makes an important contribution in developing more accurate learning style classification models and supporting more inclusive learning approaches.

English

Identifikasi gaya belajar mahasiswa dengan mempertimbangkan fitur disabilitas memiliki peran penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang inklusif dan personal. Namun, ketidakseimbangan data dalam kategori gaya belajar dan disabilitas menimbulkan tantangan yang signifikan bagi model klasifikasi. Penelitian ini bertujuan mengatasi tantangan tersebut dengan menerapkan teknik stratified split untuk menjaga keseimbangan distribusi kelas, khususnya pada variabel disabilitas dan gaya belajar. Algoritma Random Forest dan Multilayer Perceptron (MLP) digunakan untuk mengklasifikasikan gaya belajar mahasiswa berdasarkan model Visual, Auditory, dan Kinesthetic (VAK). Data yang digunakan berasal dari Open University Learning Analytics Dataset (OULAD), yang diproses melalui penggabungan data, pengkodean label, dan transformasi fitur untuk meningkatkan kinerja model. Evaluasi model dilakukan menggunakan metrik akurasi, presisi, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model MLP mencapai kinerja sempurna dengan skor 100% pada semua metrik, sementara Random Forest menunjukkan performa sangat baik dengan skor 99%. Implementasi stratified split terbukti efektif dalam menjaga keseimbangan distribusi data, memastikan representasi yang memadai untuk semua kelas, termasuk mahasiswa dengan disabilitas. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam mengembangkan model klasifikasi gaya belajar yang lebih akurat dan mendukung pendekatan pembelajaran yang lebih inklusif. Abstract Identifying students' learning styles by considering disability features plays an important role in creating an inclusive and personalized learning experience. However, the imbalance of data in learning style and disability categories poses significant challenges for classification models. This research aims to overcome these challenges by applying a stratified split technique to maintain a balanced class distribution, especially in the disability and learning style variables. Random Forest and Multilayer Perceptron (MLP) algorithms are used to classify student learning styles based on the Visual, Auditory, and Kinesthetic (VAK) model. The data used comes from the Open University Learning Analytics Dataset (OULAD), which is processed through data merging, label coding, and feature transformation to improve model performance. Model evaluation was conducted using accuracy, precision, recall, and F1-score metrics. The results showed that the MLP model achieved perfect performance with a score of 100% on all metrics, while Random Forest showed excellent performance with a score of 99%. The implementation of stratified split proved effective in maintaining the balance of data distribution, ensuring adequate representation for all classes, including students with disabilities. This research makes an important contribution in developing more accurate learning style classification models and supporting more inclusive learning approaches.

Keywords

Collaboration network of the authors

23 authors · 50 co-authorship links · 1 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Amikom Purwokerto
  • Universitas Amikom Yogyakarta
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Fandy Setyo UtomoUniversitas Amikom Purwokerto2
Yuli PurwatiUniversitas Amikom Purwokerto2
Irma DamayantiAffiliation unknown1
Arief Rachman HakimAffiliation unknown1
Dias Ayu Budi UtamiAffiliation unknown1
Prastyadi Wibawa RahayuAffiliation unknown1
Berlilana BerlilanaUniversitas Amikom Purwokerto1
Diah Ratna IsmawatiAffiliation unknown1
Agung Budi PrasetyoUniversitas Amikom Yogyakarta1
Iqbaluddin Syam HadAffiliation unknown1
Selvi SagitaUniversitas Amikom Purwokerto1
Dadang Wahyu UtomoUniversitas Amikom Purwokerto1
Muliasari PinilihAffiliation unknown1
Miftakhul RohmahAffiliation unknown1
Utomo Fandy SetyoAffiliation unknown1
Rujianto Eko SaputroAffiliation unknown1
SarminiAffiliation unknown1
BerlilanaAffiliation unknown1
Naufal Yogi AptanaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 27 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">Optimasi Klasifikasi Gaya Belajar Mahasiswa Inklusif Berdasarkan Model VAK dengan Stratified Split dan Multilayer Perceptron</dc:title>
	<dc:title xml:lang="en">Optimasi Klasifikasi Gaya Belajar Mahasiswa Inklusif Berdasarkan Model VAK dengan Stratified Split dan Multilayer Perceptron</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Setyo Utomo, Fandy </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Kusuma, Velizha Sandy</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Baihaqi, Wiga Maulana</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Subarkah, Pungkas</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Setyo Utomo, Fandy </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Baihaqi, Wiga Maulana</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Subarkah, Pungkas</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">learning styles</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">stratified split</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">random forest</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">MLP</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">disability</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">e-learning</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">gaya belajar </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">stratified split</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">MLP</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">disabilitas</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">e-learning</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">random forest</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Identifikasi gaya belajar mahasiswa dengan mempertimbangkan fitur disabilitas memiliki peran penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang inklusif dan personal. Namun, ketidakseimbangan data dalam kategori gaya belajar dan disabilitas menimbulkan tantangan yang signifikan bagi model klasifikasi. Penelitian ini bertujuan mengatasi tantangan tersebut dengan menerapkan teknik stratified split untuk menjaga keseimbangan distribusi kelas, khususnya pada variabel disabilitas dan gaya belajar. Algoritma Random Forest dan Multilayer Perceptron (MLP) digunakan untuk mengklasifikasikan gaya belajar mahasiswa berdasarkan model Visual, Auditory, dan Kinesthetic (VAK). Data yang digunakan berasal dari Open University Learning Analytics Dataset (OULAD), yang diproses melalui penggabungan data, pengkodean label, dan transformasi fitur untuk meningkatkan kinerja model. Evaluasi model dilakukan menggunakan metrik akurasi, presisi, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model MLP mencapai kinerja sempurna dengan skor 100% pada semua metrik, sementara Random Forest menunjukkan performa sangat baik dengan skor 99%. Implementasi stratified split terbukti efektif dalam menjaga keseimbangan distribusi data, memastikan representasi yang memadai untuk semua kelas, termasuk mahasiswa dengan disabilitas. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam mengembangkan model klasifikasi gaya belajar yang lebih akurat dan mendukung pendekatan pembelajaran yang lebih inklusif.
 
Abstract
Identifying students' learning styles by considering disability features plays an important role in creating an inclusive and personalized learning experience. However, the imbalance of data in learning style and disability categories poses significant challenges for classification models. This research aims to overcome these challenges by applying a stratified split technique to maintain a balanced class distribution, especially in the disability and learning style variables. Random Forest and Multilayer Perceptron (MLP) algorithms are used to classify student learning styles based on the Visual, Auditory, and Kinesthetic (VAK) model. The data used comes from the Open University Learning Analytics Dataset (OULAD), which is processed through data merging, label coding, and feature transformation to improve model performance. Model evaluation was conducted using accuracy, precision, recall, and F1-score metrics. The results showed that the MLP model achieved perfect performance with a score of 100% on all metrics, while Random Forest showed excellent performance with a score of 99%. The implementation of stratified split proved effective in maintaining the balance of data distribution, ensuring adequate representation for all classes, including students with disabilities. This research makes an important contribution in developing more accurate learning style classification models and supporting more inclusive learning approaches.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="en">Identifikasi gaya belajar mahasiswa dengan mempertimbangkan fitur disabilitas memiliki peran penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang inklusif dan personal. Namun, ketidakseimbangan data dalam kategori gaya belajar dan disabilitas menimbulkan tantangan yang signifikan bagi model klasifikasi. Penelitian ini bertujuan mengatasi tantangan tersebut dengan menerapkan teknik stratified split untuk menjaga keseimbangan distribusi kelas, khususnya pada variabel disabilitas dan gaya belajar. Algoritma Random Forest dan Multilayer Perceptron (MLP) digunakan untuk mengklasifikasikan gaya belajar mahasiswa berdasarkan model Visual, Auditory, dan Kinesthetic (VAK). Data yang digunakan berasal dari Open University Learning Analytics Dataset (OULAD), yang diproses melalui penggabungan data, pengkodean label, dan transformasi fitur untuk meningkatkan kinerja model. Evaluasi model dilakukan menggunakan metrik akurasi, presisi, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model MLP mencapai kinerja sempurna dengan skor 100% pada semua metrik, sementara Random Forest menunjukkan performa sangat baik dengan skor 99%. Implementasi stratified split terbukti efektif dalam menjaga keseimbangan distribusi data, memastikan representasi yang memadai untuk semua kelas, termasuk mahasiswa dengan disabilitas. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam mengembangkan model klasifikasi gaya belajar yang lebih akurat dan mendukung pendekatan pembelajaran yang lebih inklusif.
 
Abstract
Identifying students' learning styles by considering disability features plays an important role in creating an inclusive and personalized learning experience. However, the imbalance of data in learning style and disability categories poses significant challenges for classification models. This research aims to overcome these challenges by applying a stratified split technique to maintain a balanced class distribution, especially in the disability and learning style variables. Random Forest and Multilayer Perceptron (MLP) algorithms are used to classify student learning styles based on the Visual, Auditory, and Kinesthetic (VAK) model. The data used comes from the Open University Learning Analytics Dataset (OULAD), which is processed through data merging, label coding, and feature transformation to improve model performance. Model evaluation was conducted using accuracy, precision, recall, and F1-score metrics. The results showed that the MLP model achieved perfect performance with a score of 100% on all metrics, while Random Forest showed excellent performance with a score of 99%. The implementation of stratified split proved effective in maintaining the balance of data distribution, ensuring adequate representation for all classes, including students with disabilities. This research makes an important contribution in developing more accurate learning style classification models and supporting more inclusive learning approaches.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2025-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/9526</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.2025125</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 12 No 5: Oktober 2025; 1163-1172</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 12 No. 5: Oktober 2025; 1163-1172</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.2025125</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/9526/1500</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>