Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Sistem Pakar Fuzzy Modular untuk Identifikasi Dosis Obat Leukemia

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 12 No. 2 (2025) · pp. 437–446

DOI
10.25126/jtiik.2025129545
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2025-04-24
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
id
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Bahasa Indonesia

Diagnosis dan pengambilan keputusan tentang penyakit dalam bidang medis menghadapi ketidakpastian yang dapat memengaruhi proses pengobatan. Keputusan ini dibuat berdasarkan pengetahuan pakar dan cara seorang pakar dalam mendefinisikan kondisi pasien, gejala yang dialami dan faktor-faktor lain yang memengaruhi. Hasil definisi setiap pakar mungkin saja terdapat perbedaan berdasarkan faktor-faktor tersebut. Fuzzy modular expert system adalah suatu sistem berbasis pengetahuan yang memanfaatkan logika fuzzy untuk menangani ketidakpastian dan modularitas dalam pengambilan keputusan. Dalam sistem dengan ketidakpastian tinggi dan kompleksitas tinggi, logika fuzzy merupakan metode yang cocok untuk pemodelan. Dalam penelitian ini, fuzzy modular expert system untuk pemodelan ketidakpastian dalam pemberian dosis obat untuk terapi penyakit leukemia. Variabel output yang digunakan pada penelitian ini adalah tingkat toksisitas yang dihasilkan dari proses pemberian dosis obat yang dibagi menjadi lima kategori yaitu sangat rendah, rendah, sedang, tinggi dan sangat tinggi. Variabel output yang kedua adalah kategori stadium leukemia yang diderita oleh pasien yang dibagi menjadi empat kategori yaitu stadium 1, stadium 2, stadium 3 dan stadium 4. Penelitian ini menggunakan 128 data latih pasien dengan dua variabel output. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa fuzzy modular expert system dalam mengindentifikasi dosis obat yang diberikan sebagai terapi obat leukemia dengan akurasi rata-rata sekitar 94,8% berdasarkan data yang telah diuji dan dibandingkan dengan informasi dari pakar. Abstract Diagnosis and decision-making about diseases in the medical field face uncertainties that can affect the treatment process. These decisions are based on expert knowledge and how an expert defines the patient's condition, symptoms experienced, and other influencing factors. The results of each expert's definition may differ based on these factors. A fuzzy modular expert system is a knowledge-based system that utilizes fuzzy logic to handle uncertainty and modularity in decision-making. In systems with high uncertainty and high complexity, fuzzy logic is a suitable method for modeling. In this study, a fuzzy modular expert system for modeling uncertainty in leukemia diagnosis. The output variables used in this study are the level of toxicity resulting from the drug dosing process which is divided into five categories, namely shallow, low, medium, high, and very high. The second output variable is the category of leukemia stage suffered by the patient which is divided into four categories, namely stage 1, stage 2, stage 3, and stage 4. This study used 128 patient training data with 2 output variable. The results indicate that the fuzzy modular expert system can diagnose leukemia with an average accuracy of around 94.8% based on data that has been tested and compared with expert diagnoses.

English

Diagnosis dan pengambilan keputusan tentang penyakit dalam bidang medis menghadapi ketidakpastian yang dapat memengaruhi proses pengobatan. Keputusan ini dibuat berdasarkan pengetahuan pakar dan cara seorang pakar dalam mendefinisikan kondisi pasien, gejala yang dialami dan faktor-faktor lain yang memengaruhi. Hasil definisi setiap pakar mungkin saja terdapat perbedaan berdasarkan faktor-faktor tersebut. Fuzzy modular expert system adalah suatu sistem berbasis pengetahuan yang memanfaatkan logika fuzzy untuk menangani ketidakpastian dan modularitas dalam pengambilan keputusan. Dalam sistem dengan ketidakpastian tinggi dan kompleksitas tinggi, logika fuzzy merupakan metode yang cocok untuk pemodelan. Dalam penelitian ini, fuzzy modular expert system untuk pemodelan ketidakpastian dalam pemberian dosis obat untuk terapi penyakit leukemia. Variabel output yang digunakan pada penelitian ini adalah tingkat toksisitas yang dihasilkan dari proses pemberian dosis obat yang dibagi menjadi lima kategori yaitu sangat rendah, rendah, sedang, tinggi dan sangat tinggi. Variabel output yang kedua adalah kategori stadium leukemia yang diderita oleh pasien yang dibagi menjadi empat kategori yaitu stadium 1, stadium 2, stadium 3 dan stadium 4. Penelitian ini menggunakan 128 data latih pasien dengan dua variabel output. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa fuzzy modular expert system dalam mengindentifikasi dosis obat yang diberikan sebagai terapi obat leukemia dengan akurasi rata-rata sekitar 94,8% berdasarkan data yang telah diuji dan dibandingkan dengan informasi dari pakar. Abstract Diagnosis and decision-making about diseases in the medical field face uncertainties that can affect the treatment process. These decisions are based on expert knowledge and how an expert defines the patient's condition, symptoms experienced, and other influencing factors. The results of each expert's definition may differ based on these factors. A fuzzy modular expert system is a knowledge-based system that utilizes fuzzy logic to handle uncertainty and modularity in decision-making. In systems with high uncertainty and high complexity, fuzzy logic is a suitable method for modeling. In this study, a fuzzy modular expert system for modeling uncertainty in leukemia diagnosis. The output variables used in this study are the level of toxicity resulting from the drug dosing process which is divided into five categories, namely shallow, low, medium, high, and very high. The second output variable is the category of leukemia stage suffered by the patient which is divided into four categories, namely stage 1, stage 2, stage 3, and stage 4. This study used 128 patient training data with 2 output variable. The results indicate that the fuzzy modular expert system can diagnose leukemia with an average accuracy of around 94.8% based on data that has been tested and compared with expert diagnoses.

Keywords

Collaboration network of the authors

10 authors · 37 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Politeknik Negeri Cilacap
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Oman SomantriPoliteknik Negeri Cilacap1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 27 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">Sistem Pakar Fuzzy Modular untuk Identifikasi Dosis Obat Leukemia</dc:title>
	<dc:title xml:lang="en">Sistem Pakar Fuzzy Modular untuk Identifikasi Dosis Obat Leukemia</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Wanti, Linda Perdana</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Prasetya, Nur Wachid Adi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nafisa, Zahrun</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ramadani, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hidayat, Rahmat</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Wanti, Linda Perdana</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Prasetya, Nur Wachid Adi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Nafisa, Zahrun</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Ramadani, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Hidayat, Rahmat</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Fuzzy Modular</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Expert System</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Leukemia</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Diagnosis</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Input Variables</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Modular Fuzzy</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Sistem Pakar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Leukemia</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Diagnosis</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Variabel Masukan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Diagnosis dan pengambilan keputusan tentang penyakit dalam bidang medis menghadapi ketidakpastian yang dapat memengaruhi proses pengobatan. Keputusan ini dibuat berdasarkan pengetahuan pakar dan cara seorang pakar dalam mendefinisikan kondisi pasien, gejala yang dialami dan faktor-faktor lain yang memengaruhi. Hasil definisi setiap pakar mungkin saja terdapat perbedaan berdasarkan faktor-faktor tersebut. Fuzzy modular expert system adalah suatu sistem berbasis pengetahuan yang memanfaatkan logika fuzzy untuk menangani ketidakpastian dan modularitas dalam pengambilan keputusan. Dalam sistem dengan ketidakpastian tinggi dan kompleksitas tinggi, logika fuzzy merupakan metode yang cocok untuk pemodelan. Dalam penelitian ini, fuzzy modular expert system untuk pemodelan ketidakpastian dalam pemberian dosis obat untuk terapi penyakit leukemia.  Variabel output yang digunakan pada penelitian ini adalah tingkat toksisitas yang dihasilkan dari proses pemberian dosis obat yang dibagi menjadi lima kategori yaitu sangat rendah, rendah, sedang, tinggi dan sangat tinggi. Variabel output yang kedua adalah kategori stadium leukemia yang diderita oleh pasien yang dibagi menjadi empat kategori yaitu stadium 1, stadium 2, stadium 3 dan stadium 4. Penelitian ini menggunakan 128 data latih pasien dengan dua variabel output. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa fuzzy modular expert system dalam mengindentifikasi dosis obat yang diberikan sebagai terapi obat leukemia dengan akurasi rata-rata sekitar 94,8% berdasarkan data yang telah diuji dan dibandingkan dengan informasi dari pakar.
 
Abstract
Diagnosis and decision-making about diseases in the medical field face uncertainties that can affect the treatment process. These decisions are based on expert knowledge and how an expert defines the patient's condition, symptoms experienced, and other influencing factors. The results of each expert's definition may differ based on these factors. A fuzzy modular expert system is a knowledge-based system that utilizes fuzzy logic to handle uncertainty and modularity in decision-making. In systems with high uncertainty and high complexity, fuzzy logic is a suitable method for modeling. In this study, a fuzzy modular expert system for modeling uncertainty in leukemia diagnosis. The output variables used in this study are the level of toxicity resulting from the drug dosing process which is divided into five categories, namely shallow, low, medium, high, and very high. The second output variable is the category of leukemia stage suffered by the patient which is divided into four categories, namely stage 1, stage 2, stage 3, and stage 4. This study used 128 patient training data with 2 output variable. The results indicate that the fuzzy modular expert system can diagnose leukemia with an average accuracy of around 94.8% based on data that has been tested and compared with expert diagnoses.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="en">Diagnosis dan pengambilan keputusan tentang penyakit dalam bidang medis menghadapi ketidakpastian yang dapat memengaruhi proses pengobatan. Keputusan ini dibuat berdasarkan pengetahuan pakar dan cara seorang pakar dalam mendefinisikan kondisi pasien, gejala yang dialami dan faktor-faktor lain yang memengaruhi. Hasil definisi setiap pakar mungkin saja terdapat perbedaan berdasarkan faktor-faktor tersebut. Fuzzy modular expert system adalah suatu sistem berbasis pengetahuan yang memanfaatkan logika fuzzy untuk menangani ketidakpastian dan modularitas dalam pengambilan keputusan. Dalam sistem dengan ketidakpastian tinggi dan kompleksitas tinggi, logika fuzzy merupakan metode yang cocok untuk pemodelan. Dalam penelitian ini, fuzzy modular expert system untuk pemodelan ketidakpastian dalam pemberian dosis obat untuk terapi penyakit leukemia.  Variabel output yang digunakan pada penelitian ini adalah tingkat toksisitas yang dihasilkan dari proses pemberian dosis obat yang dibagi menjadi lima kategori yaitu sangat rendah, rendah, sedang, tinggi dan sangat tinggi. Variabel output yang kedua adalah kategori stadium leukemia yang diderita oleh pasien yang dibagi menjadi empat kategori yaitu stadium 1, stadium 2, stadium 3 dan stadium 4. Penelitian ini menggunakan 128 data latih pasien dengan dua variabel output. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa fuzzy modular expert system dalam mengindentifikasi dosis obat yang diberikan sebagai terapi obat leukemia dengan akurasi rata-rata sekitar 94,8% berdasarkan data yang telah diuji dan dibandingkan dengan informasi dari pakar.
 
Abstract
Diagnosis and decision-making about diseases in the medical field face uncertainties that can affect the treatment process. These decisions are based on expert knowledge and how an expert defines the patient's condition, symptoms experienced, and other influencing factors. The results of each expert's definition may differ based on these factors. A fuzzy modular expert system is a knowledge-based system that utilizes fuzzy logic to handle uncertainty and modularity in decision-making. In systems with high uncertainty and high complexity, fuzzy logic is a suitable method for modeling. In this study, a fuzzy modular expert system for modeling uncertainty in leukemia diagnosis. The output variables used in this study are the level of toxicity resulting from the drug dosing process which is divided into five categories, namely shallow, low, medium, high, and very high. The second output variable is the category of leukemia stage suffered by the patient which is divided into four categories, namely stage 1, stage 2, stage 3, and stage 4. This study used 128 patient training data with 2 output variable. The results indicate that the fuzzy modular expert system can diagnose leukemia with an average accuracy of around 94.8% based on data that has been tested and compared with expert diagnoses.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2025-04-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/9545</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.2025129545</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 12 No 2: April 2025; 437-446</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 12 No. 2: April 2025; 437-446</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.122</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/9545/1424</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>