Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

MENGGALI OPINI PUBLIK: SENTIMEN TERHADAP KEBIJAKAN MAKAN SIANG GRATIS DENGAN SUPERVISED LEARNING

Menggali Opini Publik: Sentimen Terhadap Kebijakan Makan Siang Gratis Dengan Supervised Learning

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 12 No. 3 (2025) · pp. 533–538

DOI
10.25126/jtiik.2025129565
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2025-06-30
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
id
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Bahasa Indonesia

Di era informasi saat ini, opini publik menjadi aset penting dalam membentuk kebijakan sosial dan politik. Salah satu kebijakan yang sering menarik perhatian adalah program makan siang gratis yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial. Kebijakan yang direncanakan bertujuan untuk memberikan manfaat bagi anak-anak di Indonesia agar dapat meningkatkan asupan gizi dan nutrisi, tetapi sering kali menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat, terutama di media sosial. Penelitian ini dilakukan untuk menggali sentimen berdasarkan opini tentang rencana kebijakan makan siang gratis oleh pemerintah Indonesia pada media sosial twitter. Total dataset yang dikumpulkan sebanyak 1359 yang telah di-preprocessing, terbagi atas 1000 sentimen negatif, dan 359 sentimen positif. Metode klasifikasi yang digunakan dan menjadi pembanding yaitu Support Vector Machine (SVM), Naïve Bayes (NB), dan Random Forest (RF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SVM memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi (85%) dibanding dua metode lainnya

English

Di era informasi saat ini, opini publik menjadi aset penting dalam membentuk kebijakan sosial dan politik. Salah satu kebijakan yang sering menarik perhatian adalah program makan siang gratis yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial. Kebijakan yang direncanakan bertujuan untuk memberikan manfaat bagi anak-anak di Indonesia agar dapat meningkatkan asupan gizi dan nutrisi, tetapi sering kali menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat, terutama di media sosial. Penelitian ini dilakukan untuk menggali sentimen berdasarkan opini tentang rencana kebijakan makan siang gratis oleh pemerintah Indonesia pada media sosial twitter. Total dataset yang dikumpulkan sebanyak 1359 yang telah di-preprocessing, terbagi atas 1000 sentimen negatif, dan 359 sentimen positif. Metode klasifikasi yang digunakan dan menjadi pembanding yaitu Support Vector Machine (SVM), Naïve Bayes (NB), dan Random Forest (RF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SVM memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi (85%) dibanding dua metode lainnya. Abstract In today's information technology era, public opinion is an important asset in shaping social and political policies. One policy that often attracts attention is the free lunch program aimed at improving social welfare. The planned policy aims to benefit children in Indonesia in order to improve their nutritional intake, but it often generates various reactions from the public, especially on social media. This study was conducted to explore opinion-based sentiment about the free lunch policy plan by the Indonesian government on social media Twitter. The total dataset collected was 1359 that had been cleaned, divided into 1000 negative sentiments, and 359 positive sentiments. The classification methods used for comparison are Support Vector Machine (SVM), Naïve Bayes (NB), and Random Forest (RF). The results show that the SVM method has a higher accuracy rate (85%) than the other two methods.

Keywords

Collaboration network of the authors

10 authors · 26 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • University of Brawijaya
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nanang Yudi SetiawanUniversity of Brawijaya2
Dion Ricky SaputraUniversity of Brawijaya1
Novriani Dewi AnwarUniversity of Brawijaya1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 27 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">MENGGALI OPINI PUBLIK: SENTIMEN TERHADAP KEBIJAKAN MAKAN SIANG GRATIS DENGAN SUPERVISED LEARNING</dc:title>
	<dc:title xml:lang="en">Menggali Opini Publik: Sentimen Terhadap Kebijakan Makan Siang Gratis Dengan Supervised Learning</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Brata, Dwija Wisnu</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Purnomo, Welly</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Farisi, Hariz</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Kevin Marcelino Ratu, Henry</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Brata, Dwija Wisnu</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Purnomo, Welly</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Farisi, Hariz</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Kevin Marcelino Ratu, Henry</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">free lunch opinion</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">supervised learning</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">sentiment</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">social media opinion</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">opini makan siang gratis</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">supervised learning</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">sentimen</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">opini media sosial</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Di era informasi saat ini, opini publik menjadi aset penting dalam membentuk kebijakan sosial dan politik. Salah satu kebijakan yang sering menarik perhatian adalah program makan siang gratis yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial. Kebijakan yang direncanakan bertujuan untuk memberikan manfaat bagi anak-anak di Indonesia agar dapat meningkatkan asupan gizi dan nutrisi, tetapi sering kali menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat, terutama di media sosial. Penelitian ini dilakukan untuk menggali sentimen berdasarkan opini tentang rencana kebijakan makan siang gratis oleh pemerintah Indonesia pada media sosial twitter. Total dataset yang dikumpulkan sebanyak 1359 yang telah di-preprocessing, terbagi atas 1000 sentimen negatif, dan 359 sentimen positif. Metode klasifikasi yang digunakan dan menjadi pembanding yaitu Support Vector Machine (SVM), Naïve Bayes (NB), dan Random Forest (RF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SVM memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi (85%) dibanding dua metode lainnya</dc:description>
	<dc:description xml:lang="en">Di era informasi saat ini, opini publik menjadi aset penting dalam membentuk kebijakan sosial dan politik. Salah satu kebijakan yang sering menarik perhatian adalah program makan siang gratis yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial. Kebijakan yang direncanakan bertujuan untuk memberikan manfaat bagi anak-anak di Indonesia agar dapat meningkatkan asupan gizi dan nutrisi, tetapi sering kali menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat, terutama di media sosial. Penelitian ini dilakukan untuk menggali sentimen berdasarkan opini tentang rencana kebijakan makan siang gratis oleh pemerintah Indonesia pada media sosial twitter. Total dataset yang dikumpulkan sebanyak 1359 yang telah di-preprocessing, terbagi atas 1000 sentimen negatif, dan 359 sentimen positif. Metode klasifikasi yang digunakan dan menjadi pembanding yaitu Support Vector Machine (SVM), Naïve Bayes (NB), dan Random Forest (RF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SVM memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi (85%) dibanding dua metode lainnya.
 
Abstract
In today's information technology era, public opinion is an important asset in shaping social and political policies. One policy that often attracts attention is the free lunch program aimed at improving social welfare. The planned policy aims to benefit children in Indonesia in order to improve their nutritional intake, but it often generates various reactions from the public, especially on social media. This study was conducted to explore opinion-based sentiment about the free lunch policy plan by the Indonesian government on social media Twitter. The total dataset collected was 1359 that had been cleaned, divided into 1000 negative sentiments, and 359 positive sentiments. The classification methods used for comparison are Support Vector Machine (SVM), Naïve Bayes (NB), and Random Forest (RF). The results show that the SVM method has a higher accuracy rate (85%) than the other two methods.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2025-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/9565</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.2025129565</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 12 No 3: Juni 2025; 533-538</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 12 No. 3: Juni 2025; 533-538</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.123</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/9565/1435</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>