Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KETIDAKPATUHAN PESERTA BPJS KESEHATAN MENGIKUTI KEGIATAN PROLANIS DI PUSKESMASRANGAS KABUPATEN MAMUJU

Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim · Vol. 1 No. 1 (2020)

DOI
10.30597/jkmm.v1i1.8689
ISSN
2599-1167
Published
2020-07-14
Publisher
Public Health Faculty, Hasanuddin University
Language
en

Abstract

Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) bertujuan mendorong peserta penyandang penyakit kronis (Diabetes Melitus Tipe 2 dan Hipertensi) mencapai kualitas optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab dari ketidakpatuhan peserta BPJS Kesehatan penyandang penyakit Diabetes Melitus tipe 2 dan Hipertensi dalam mengikuti kegiatan PROLANIS di Puskesmas Rangas Kabupaten Mamuju. Jenis penelitian dengan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta BPJS kesehatan yang terindikasi menderita penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 dan Hipertensi yang terdaftar pada data bulan Juli – Desember 2016 yaitu 42 penderita Diabates eilitus Tipe 2 dan 136 penderita Hipertensi. Penarikan sampel menggunakan simple random sampling sebanyak 130 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah chi square dan regresi logistik berganda. Hasil menunjukkan bahwa persentase ketidakpatuhan mengikuti kegiatan PROLANIS sebesar 80,8%. Ada hubungan antara pemahaman tentang instruksi (97,6%,p=0,000), kualitas interaksi (97,9%,p=0,000), dukungan keluarga (94,9%,p=0,000), keyakinan (95,1%,p=0,000), sikap (93,2%,p=0,000) dengan ketidakpatuhan mengikuti kegiatan PROLANIS. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa kualitas interaksi dan sikap merupakan faktor yang paling dominan dalam hubunganya dengan ketidakpatuhan mengikuti kegiatan prolanis.Penelitian ini menyarankan agar penderita penyakit kronis mengikuti kegiatan PROLANIS karena dapat meningkatkan kualitas hidup penderita dan petugas kesehatan lebih aktif memberikan informasi tentang PROLANIS kepada penderita serta mengajak merekauntuk mengikuti kegiatan PROLANIS.

Collaboration network of the authors

28 authors · 43 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Aswar Zulkifli SyamAffiliation unknown1
Muhammad Tahir AbdullahAffiliation unknown1
Ridwan M. ThahaAffiliation unknown1
Reni SuhelmiAffiliation unknown1
Lalu M SalehAffiliation unknown1
Anggih Trii CahyadiAffiliation unknown1
Jumriani JumrianiAffiliation unknown1
Muhammad RachmatAffiliation unknown1
Sri Indi Rahmadanti HaryonoAffiliation unknown1
Syamsuar ManyulleiAffiliation unknown1
Anwar MallongiAffiliation unknown1
Maldi PrasetyoAffiliation unknown1
Yosinta YosintaAffiliation unknown1
Muh RachmatAffiliation unknown1
nurul rida ainun da rusmanAffiliation unknown1
Syamsuar MannyulleiAffiliation unknown1
Ulfa Athiyah SabrulAffiliation unknown1
Muhammad Arsyad RahmanAffiliation unknown1
Karmilasari KarmilasariAffiliation unknown1
Muh. Arsyad RahmanAffiliation unknown1
Sudirman NasirAffiliation unknown1
Andi Nurul FitriAffiliation unknown1
Ruslan RuslanAffiliation unknown1
Anas NugrahaAffiliation unknown1
Aisyah Azzahrah ArfajahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jkmmunhas/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">KETIDAKPATUHAN PESERTA BPJS KESEHATAN MENGIKUTI KEGIATAN PROLANIS DI PUSKESMASRANGAS KABUPATEN MAMUJU</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Harniati, Andi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Suriah, Suriah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Amqam, Hasnawati</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) bertujuan mendorong peserta penyandang penyakit kronis (Diabetes Melitus Tipe 2 dan Hipertensi) mencapai kualitas optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab dari ketidakpatuhan peserta BPJS Kesehatan penyandang penyakit Diabetes Melitus tipe 2 dan Hipertensi dalam mengikuti kegiatan PROLANIS di Puskesmas Rangas Kabupaten Mamuju. Jenis penelitian dengan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta BPJS kesehatan yang terindikasi menderita penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 dan Hipertensi yang terdaftar pada data bulan Juli &amp;ndash; Desember 2016 yaitu 42 penderita Diabates eilitus Tipe 2 dan 136 penderita Hipertensi. Penarikan sampel menggunakan simple random sampling sebanyak 130 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah chi square dan regresi logistik berganda. Hasil menunjukkan bahwa persentase ketidakpatuhan mengikuti kegiatan PROLANIS sebesar 80,8%. Ada hubungan antara pemahaman tentang instruksi (97,6%,p=0,000), kualitas interaksi (97,9%,p=0,000), dukungan keluarga (94,9%,p=0,000), keyakinan (95,1%,p=0,000), sikap (93,2%,p=0,000) dengan ketidakpatuhan mengikuti kegiatan PROLANIS. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa kualitas interaksi dan sikap merupakan faktor yang paling dominan dalam hubunganya dengan ketidakpatuhan mengikuti kegiatan prolanis.Penelitian ini menyarankan agar penderita penyakit kronis mengikuti kegiatan PROLANIS karena dapat meningkatkan kualitas hidup penderita dan petugas kesehatan lebih aktif memberikan informasi tentang PROLANIS kepada penderita serta mengajak merekauntuk mengikuti kegiatan PROLANIS.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Public Health Faculty, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2020-07-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jkmmunhas/article/view/8689</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/jkmm.v1i1.8689</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim; Vol. 1 No. 1: Januari 2018</dc:source>
	<dc:source>2599-1167</dc:source>
	<dc:source>10.30597/jkmm.v1i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jkmmunhas/article/view/8689/4493</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim</dc:rights>
</oai_dc:dc>