Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KESINTASAN PASIEN LEUKEMIA LIMFOBLASTIK AKUT PADA ANAK DI RSUP.DR.WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR

Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim · Vol. 1 No. 3 (2019)

DOI
10.30597/jkmm.v1i3.8819
ISSN
2599-1167
Published
2019-12-24
Publisher
Public Health Faculty, Hasanuddin University
Language
en

Abstract

Leukemia Limfoblastik Akut (LLA) merupakan salah satu keganasan hematologi yang paling banyak dideritaoleh anak-anak. Tolak ukur keberhasilan pengobatan pada pasien leukemia dapat dilihat berdasarkan angkakesintasan. Penelitian ini bertujuan mengetahui proporsi kesintasan pasien LLA pada anak di RSUP Dr.WahidinSudirohusodo dan faktor prognosis yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan desain studiobservasional analitik dengan rancangan kohort retrospektif. Sampel pada penelitian ini adalah pasien LLA yangdidiagnosis tahun 2014-2017 di RSUP Dr.Wahidin Sudirohusodo. Sebanyak 109 pasien dipilih secara simplerandom sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan melakukan penelusuran rekam medik pasien. Datadianalisis menggunakan analisis Kaplan-Meier dan Cox Regression. Hasil penelitian menunjukkan bahwaproporsi kesintasan 48 bulan pasien LLA pada anak di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar sebesar 26%.Faktor prognosis yang berhubungan secara statistik dengan kesintasan pasien LLA adalah status gizi (p=0,028),sedangkan umur dan jenis kelamin tidak berhubungan dengan kesintasan pasien LLA (p>0,05). Berdasarkananalisis multivariat dengan cox regression model interaksi, faktor prognosis yang paling berpengaruh terhadapkesintasan pasien LLA adalah status gizi (p=0,040; HR=1,739 CI 95% 1,024-2,952). Pasien LLA dengan statusgizi abnormal memiliki risiko kematian 1,739 kali lebih tinggi dibandingkan pasien LLA dengan status gizinormal.

Collaboration network of the authors

39 authors · 85 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Hasanuddin University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Yahya ThamrinAffiliation unknown5
Awaluddin AwaluddinAffiliation unknown3
Syamsiar S. RussengAffiliation unknown2
Indra DwinataAffiliation unknown2
A. Ummu SalamahAffiliation unknown1
A. Rifkah FauziahAffiliation unknown1
Mayang Amalia AngaradiptaAffiliation unknown1
Muhammad Akbar NurdinAffiliation unknown1
Ridwan M. ThahaAffiliation unknown1
Furqaan NaiemAffiliation unknown1
Tahir AbdullahAffiliation unknown1
Furqaan NaeimAffiliation unknown1
Iin Karmila YusriAffiliation unknown1
Andi HardiantiAffiliation unknown1
Idar MappangaraHasanuddin University1
Ummu KalsumAffiliation unknown1
Veny HadjuAffiliation unknown1
Jumriani AnsarAffiliation unknown1
Surya Darmawan SyamAffiliation unknown1
Hasbullah HAffiliation unknown1
A. Syalsa Rizkyah Imasya PutriAffiliation unknown1
Sheren Maria Birgita DanurAffiliation unknown1
Tina Gelati PutriAffiliation unknown1
Masyita MuisAffiliation unknown1
Cristiyanti CristiyantiAffiliation unknown1
Julia Monika PutriAffiliation unknown1
Muhammad Furqaan NaiemAffiliation unknown1
Ruri Khallaj Al-FarabiAffiliation unknown1
Waode Sitti Nurul AulyahAffiliation unknown1
Auliah KhoirunnisaAffiliation unknown1
Tiara Maharani Nur Hiliyatin Nisaa AbastianAffiliation unknown1
Dwita MaulidyahAffiliation unknown1
Ridwan AmiruddinAffiliation unknown1
La Ode RasyidAffiliation unknown1
Ryza Jazid Baharuddin NurAffiliation unknown1
Muh. Fakhran Farezi AkhyarAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jkmmunhas/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">KESINTASAN PASIEN LEUKEMIA LIMFOBLASTIK AKUT PADA ANAK DI RSUP.DR.WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Elisafitri, Rezki</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Arsin, A. Arsunan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wahyu, Atjo</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Leukemia Limfoblastik Akut (LLA) merupakan salah satu keganasan hematologi yang paling banyak dideritaoleh anak-anak. Tolak ukur keberhasilan pengobatan pada pasien leukemia dapat dilihat berdasarkan angkakesintasan. Penelitian ini bertujuan mengetahui proporsi kesintasan pasien LLA pada anak di RSUP Dr.WahidinSudirohusodo dan faktor prognosis yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan desain studiobservasional analitik dengan rancangan kohort retrospektif. Sampel pada penelitian ini adalah pasien LLA yangdidiagnosis tahun 2014-2017 di RSUP Dr.Wahidin Sudirohusodo. Sebanyak 109 pasien dipilih secara simplerandom sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan melakukan penelusuran rekam medik pasien. Datadianalisis menggunakan analisis Kaplan-Meier dan Cox Regression. Hasil penelitian menunjukkan bahwaproporsi kesintasan 48 bulan pasien LLA pada anak di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar sebesar 26%.Faktor prognosis yang berhubungan secara statistik dengan kesintasan pasien LLA adalah status gizi (p=0,028),sedangkan umur dan jenis kelamin tidak berhubungan dengan kesintasan pasien LLA (p&amp;gt;0,05). Berdasarkananalisis multivariat dengan cox regression model interaksi, faktor prognosis yang paling berpengaruh terhadapkesintasan pasien LLA adalah status gizi (p=0,040; HR=1,739 CI 95% 1,024-2,952). Pasien LLA dengan statusgizi abnormal memiliki risiko kematian 1,739 kali lebih tinggi dibandingkan pasien LLA dengan status gizinormal.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Public Health Faculty, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2019-12-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jkmmunhas/article/view/8819</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/jkmm.v1i3.8819</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim; Vol. 1 No. 3: Agustus 2018</dc:source>
	<dc:source>2599-1167</dc:source>
	<dc:source>10.30597/jkmm.v1i3</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jkmmunhas/article/view/8819/4566</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim</dc:rights>
</oai_dc:dc>