Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

FAKTOR RISIKO MASA KERJA DAN WAKTU ISTIRAHAT TERHADAP KEJADIAN PENYAKIT DEKOMPRESI PADA NELAYAN PENYELAM DI PULAU BARRANG LOMPO

Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim · Vol. 1 No. 3 (2019)

DOI
10.30597/jkmm.v1i3.8823
ISSN
2599-1167
Published
2019-12-24
Publisher
Public Health Faculty, Hasanuddin University
Language
en

Abstract

Penyakit dekompresi (Decompression Sickness) merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh pembentukandan peningkatan ukuran gelembung ketika tekanan parsial gas inert dalam darah dan jaringan melebihi tekananambient yang dapat menimbulkan gejala seperti rasa sakit di persendian, sakit kepala, gatal-gatal, mati rasa(numbness) kelumpuhan (paralysis) bahkan dapat menyebabkan kematian. Penelitian ini bertujuan menganalisisfaktor risiko kejadian penyakit dekompresi pada nelayan penyelam di Pulau Barrang Lompo Kota Makassartahun 2011-2017. Penelitian ini menggunakan rancangan Case Control Study yang dilakukan di Pulau BarrangLompo dengan sampel sebanyak 47 kasus dan 94 kontrol. Kasus adalah nelayan penyelam yang menderitapenyakit dekompresi, sedangkan kontrol adalah nelayan penyelam yang tidak menderita penyakit dekompresi.Penarikan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Analisis regresi logistik digunakan untuk melihatfaktor risiko yang paling berpengaruh terhadap kejadian penyakit dekompresi.Hasil penelitian menunjukkanbahwa faktor risiko yang berpengaruh secara statistik dengan kejadian penyakit dekompresi pada nelayanpenyelam adalah masa kerja (OR=4,110; Cl 95%: 1,341-12,595) dan cara naik ke permukaan (OR=2,575; Cl95%: 1,210-5,478). Sedangkan waktu istirahat tidak berpengaruh secara statistik dengan kejadian penyakitdekompresi pada nelayan penyelam (OR=3,611; Cl 95%: 0,824-15,821). Analisis multivariat menunjukkanbahwa masa kerja merupakan variabel yang paling berisiko terhadap kejadian penyakit dekompresi pada nelayanpenyelam di Pulau Barrang Lompo (OR=3,900, Cl 95%: 1,241-12,253).

Collaboration network of the authors

22 authors · 34 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Andi Selvi YusnitasariAffiliation unknown2
Samuel Tandi SallaAffiliation unknown1
Andi ZuklifliAffiliation unknown1
Fridawaty RivaiAffiliation unknown1
Marsella Wahyuni OliiAffiliation unknown1
Kuntum Hartomo PujosiswantoAffiliation unknown1
Hasanuddin IshakAffiliation unknown1
Alfiah Ramadhani AmranAffiliation unknown1
Nurhayani NurhayaniAffiliation unknown1
SUCI RAHMADANIAffiliation unknown1
Zul Fatiha LukmayaniAffiliation unknown1
Andi Ainun NururrahmiAffiliation unknown1
Darmawansyah DarmawansyahAffiliation unknown1
Siti Fadia ChairunnisaAffiliation unknown1
Nichlasul DienullahAffiliation unknown1
Ridwan AmiruddinAffiliation unknown1
Salsabila Aulia FaizalAffiliation unknown1
Latifah RahmaniahAffiliation unknown1
Ida Leida MariaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jkmmunhas/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">FAKTOR RISIKO MASA KERJA DAN WAKTU ISTIRAHAT TERHADAP KEJADIAN PENYAKIT DEKOMPRESI PADA NELAYAN PENYELAM DI PULAU BARRANG LOMPO</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Wijaya, Dian Rezki</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Abdullah, Andi Zulkifli</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Palutturi, Sukri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penyakit dekompresi (Decompression Sickness) merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh pembentukandan peningkatan ukuran gelembung ketika tekanan parsial gas inert dalam darah dan jaringan melebihi tekananambient yang dapat menimbulkan gejala seperti rasa sakit di persendian, sakit kepala, gatal-gatal, mati rasa(numbness) kelumpuhan (paralysis) bahkan dapat menyebabkan kematian. Penelitian ini bertujuan menganalisisfaktor risiko kejadian penyakit dekompresi pada nelayan penyelam di Pulau Barrang Lompo Kota Makassartahun 2011-2017. Penelitian ini menggunakan rancangan Case Control Study yang dilakukan di Pulau BarrangLompo dengan sampel sebanyak 47 kasus dan 94 kontrol. Kasus adalah nelayan penyelam yang menderitapenyakit dekompresi, sedangkan kontrol adalah nelayan penyelam yang tidak menderita penyakit dekompresi.Penarikan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Analisis regresi logistik digunakan untuk melihatfaktor risiko yang paling berpengaruh terhadap kejadian penyakit dekompresi.Hasil penelitian menunjukkanbahwa faktor risiko yang berpengaruh secara statistik dengan kejadian penyakit dekompresi pada nelayanpenyelam adalah masa kerja (OR=4,110; Cl 95% : 1,341-12,595) dan cara naik ke permukaan (OR=2,575; Cl95% : 1,210-5,478). Sedangkan waktu istirahat tidak berpengaruh secara statistik dengan kejadian penyakitdekompresi pada nelayan penyelam (OR=3,611; Cl 95% : 0,824-15,821). Analisis multivariat menunjukkanbahwa masa kerja merupakan variabel yang paling berisiko terhadap kejadian penyakit dekompresi pada nelayanpenyelam di Pulau Barrang Lompo (OR=3,900, Cl 95% : 1,241-12,253).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Public Health Faculty, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2019-12-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jkmmunhas/article/view/8823</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/jkmm.v1i3.8823</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim; Vol. 1 No. 3: Agustus 2018</dc:source>
	<dc:source>2599-1167</dc:source>
	<dc:source>10.30597/jkmm.v1i3</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jkmmunhas/article/view/8823/4571</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim</dc:rights>
</oai_dc:dc>