Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENGARUH KONSUMSI BERAS ORGANIK NUTRI RICE TERHADAP STATUS BESI SANTRI PUTRI YANG MENGALAMI KEK (KURANG ENERGI KRONIS) DI PESANTREN PUTRI YATAMA MANDIRI KABUPATEN GOWA

Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim · Vol. 3 No. 1 (2020)

DOI
10.30597/jkmm.v3i1.10293
ISSN
2599-1167
Published
2020-03-07
Publisher
Public Health Faculty, Hasanuddin University
Language
en

Abstract

Pertanian Organik merupakan salah satu upaya peningkatan zat gizi pada tanaman pertanian, utamanya tanaman pokok seperti beras dengan meningkatkan kualitas tanah dan meminimalisir penggunaan bahan kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi beras organik nutri rice terhadap status besi, yaitu hemoglobin, hematokrit dan besi serum remaja putri yang mengalami KEK. Penelitian ini merupakan penelitian true experiment dengan rancangan randomized pretest-postest with control group design. Pengambilan darah untuk menilai status besi dilakukan oleh tenaga berpengalaman dan dilakukan sebanyak dua kali, yakni sebelum dan setelah intervensi (pretest dan posttest). Penelitian ini dilaksanakan di Pesantren Putri Yatama Mandiri Kabupaten Gowa. Sampel terdiri atas 36 orang santri putri berusia 15-18 tahun dengan ukuran LiLA<23.5 atau dengan purposive sampling. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok, yakni kelompok intervensi dan kelompok kontrol, dimana kelompok intervensi diberikan nutri rice, sementara kelompok kontrol mengonsumsi beras non-organik. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan pada konsumsi beras organik terhadap kadar hemoglobin (p= 0.551), hematokrit (p=0.346) dan serum besi (p=0.690) sebelum dan setelah intervensi. Kesimpulan yang dapat diperoleh adalah tidak ada pengaruh konsumsi beras organik nutri rice terhadap kadar hemoglobin, hematokrit dan serum besi santri putri. Sebagai saran untuk penelitian selanjutnya agar penelitian difokuskan pada sampel yang menderita anemia untuk melihat sejauh mana pengaruhnya terhadap perbaikan status besi sampel.

Collaboration network of the authors

36 authors · 71 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Hasanuddin University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Yahya ThamrinAffiliation unknown5
Awaluddin AwaluddinAffiliation unknown3
Syamsiar S. RussengAffiliation unknown2
Muhammad NiswarHasanuddin University1
Muhammad NurHasanuddin University1
Edi Suhardi RahmanAffiliation unknown1
Dyah VitaloccaAffiliation unknown1
A. Ummu SalamahAffiliation unknown1
A. Rifkah FauziahAffiliation unknown1
Mayang Amalia AngaradiptaAffiliation unknown1
Furqaan NaiemAffiliation unknown1
Tahir AbdullahAffiliation unknown1
Furqaan NaeimAffiliation unknown1
Iin Karmila YusriAffiliation unknown1
Andi HardiantiAffiliation unknown1
A. Arsunan ArsinAffiliation unknown1
Rezki ElisafitriAffiliation unknown1
Irma IrmaAffiliation unknown1
Zainal ZainalAffiliation unknown1
Nuryahya AbdullahAffiliation unknown1
Dwi MaryanaAffiliation unknown1
Hasbullah HAffiliation unknown1
A. Syalsa Rizkyah Imasya PutriAffiliation unknown1
Sheren Maria Birgita DanurAffiliation unknown1
Tina Gelati PutriAffiliation unknown1
Masyita MuisAffiliation unknown1
Cristiyanti CristiyantiAffiliation unknown1
Julia Monika PutriAffiliation unknown1
Muhammad Furqaan NaiemAffiliation unknown1
Waode Sitti Nurul AulyahAffiliation unknown1
Tiara Maharani Nur Hiliyatin Nisaa AbastianAffiliation unknown1
Dwita MaulidyahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jkmmunhas/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENGARUH KONSUMSI BERAS ORGANIK NUTRI RICE TERHADAP STATUS BESI SANTRI PUTRI YANG MENGALAMI KEK (KURANG ENERGI KRONIS) DI PESANTREN PUTRI YATAMA MANDIRI KABUPATEN GOWA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Kalsum, Ummu</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hadju, Veny</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wahyu, Atjo</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mappangara, Idar</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pertanian Organik merupakan salah satu upaya peningkatan zat gizi pada tanaman pertanian, utamanya tanaman pokok seperti beras dengan meningkatkan kualitas tanah dan meminimalisir penggunaan bahan kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi beras organik nutri rice terhadap status besi, yaitu hemoglobin, hematokrit dan besi serum remaja putri yang mengalami KEK. Penelitian ini merupakan penelitian true experiment dengan rancangan randomized pretest-postest with control group design. Pengambilan darah untuk menilai status besi dilakukan oleh tenaga berpengalaman dan dilakukan sebanyak dua kali, yakni sebelum dan setelah intervensi (pretest dan posttest). Penelitian ini dilaksanakan di Pesantren Putri Yatama Mandiri Kabupaten Gowa. Sampel terdiri atas 36 orang santri putri berusia 15-18 tahun dengan ukuran LiLA&amp;lt;23.5 atau dengan purposive sampling. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok, yakni kelompok intervensi dan kelompok kontrol, dimana kelompok intervensi diberikan nutri rice, sementara kelompok kontrol mengonsumsi beras non-organik. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan pada konsumsi beras organik terhadap kadar hemoglobin (p= 0.551), hematokrit (p=0.346) dan serum besi (p=0.690) sebelum dan setelah intervensi. Kesimpulan yang dapat diperoleh adalah tidak ada pengaruh konsumsi beras organik nutri rice terhadap kadar hemoglobin, hematokrit dan serum besi santri putri. Sebagai saran untuk penelitian selanjutnya agar penelitian difokuskan pada sampel yang menderita anemia untuk melihat sejauh mana pengaruhnya terhadap perbaikan status besi sampel.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Public Health Faculty, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2020-03-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jkmmunhas/article/view/10293</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/jkmm.v3i1.10293</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim; Vol. 3 No. 1: Maret 2020</dc:source>
	<dc:source>2599-1167</dc:source>
	<dc:source>10.30597/jkmm.v3i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jkmmunhas/article/view/10293/5350</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim</dc:rights>
</oai_dc:dc>