Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Tindak Tutur Ekspresif pada Saluran Youtube "Qalby Etmaan"

Jurnal Sarjana Ilmu Budaya · Vol. 4 No. 02 (2024) · pp. 13–31

DOI
10.12259/jsib.v4i02
ISSN
2986-0504, 0000-0000
Published
2024-05-31
Publisher
Departemen Sastra Asia Barat, Fakultas Ilmu budaya, Universitas Hasanuddin
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

English

Qalby Etmaan YouTube channel serves as a digital platform presenting a variety of humanitarian programs in Arab countries. The aim of this research is to examine the form and function of expressive speech acts as proposed by Searle by using the YouTube channel "Qalby Etmaan" as the object of this study. Employing the theoretical framework of SPEAKING by Dell Hymes, the research concentrates on the analysis of situation, participants, purpose, act sequence, key, instrumentalities, norms, and genre within expressive speech acts. Data collection techniques include observation-note-taking and documentation. The research methodology is qualitative descriptive analysis, involving data collection from transcripts of dialogues in the channel's videos, followed by an analysis considering keywords, expressions, and expressive nuances reflecting the functions of expressive speech acts in various contexts. The results reveal a diverse range of expressive speech acts, such as acts of apologizing, expressing gratitude, greeting, condolence, and congratulating. In the function of apologizing, there is a direct use of apology expressions, both as the beginning or end of a conversation, as well as expressions of solidarity in grief. In the function of expressing gratitude, there are direct expressions of thanks that reflect belonging and solidarity, as well as expressions laden with cultural and religious values. The function of welcoming includes greetings, welcoming expressions, inquiring about the condition and health, and positive responses and prayers. In the function of condoling, there are expressions of hope and patience, as well as expressions of prayer. In the function of congratulating, there are expressions of joy and happiness for someone's achievement. Keywords: Speech Acts, Expressive Speech Acts, YouTube

Bahasa Indonesia

Saluran YouTube Qalby Etmaan adalah platform digital yang menghadirkan berbagai program kemanusiaan di negara-negara Arab. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji ungkapan dan fungsi tindak tutur ekspresif yang telah dikemukakan oleh Searle dengan menjadikan saluran YouTube "Qalby Etmaan" sebagai objek dalam penelitian ini. Dengan menggunakan kerangka teoretis SPEAKING oleh Dell Hymes, penelitian ini memfokuskan pada analisis situasi, peserta, tujuan, tindakan, kunci, instrumen, norma, dan genre dalam tindak tutur ekspresif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik simak-catat dan teknik dokumentasi. Metode analisis penelitian bersifat deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data dari transkrip dialog dalam video saluran tersebut kemudian dianalisis dengan memperhatikan kata-kata kunci, ungkapan, dan nuansa ekspresif yang mencerminkan fungsi tindak tutur ekspresif dalam berbagai konteks. Hasil penelitian menunjukkan variasi bentuk tindak tutur ekspresif, seperti tindak tutur meminta maaf, berterimakasih, memberi sambutan, berduka, dan memberi selamat. Dalam fungsi permintaan maaf, terdapat penggunaan ekspresi permintaan maaf secara langsung, sebagai awal atau akhir pembicaraan, dan sikap turut berduka. Sementara dalam fungsi berterimakasih, terdapat ekspresi terimakasih secara langsung yang mencerminkan rasa kebersamaan dan solidaritas, serta ekspresi yang sarat nilai budaya dan agama. Fungsi tindak tutur penyambutan mencakup pemberian salam, ucapan sambutan, pertanyaan tentang kondisi dan kesehatan, serta tanggapan positif dan doa. Dalam fungsi tindak tutur berdukacita, terdapat ekspresi harapan dan kesabaran, serta ungkapan doa. Sedangkan dalam fungsi tindak tutur memberi selamat, terdapat ungkapan gembira dan bersukacita terhadap pencapaian seseorang. Kata kunci: Tindak Tutur, Tindak Tutur Ekspresif, Youtube

Collaboration network of the authors

18 authors · 42 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Andi AgussalimAffiliation unknown6
Faridah RahmanAffiliation unknown4
Najmuddin H. Abd SafaAffiliation unknown4
Andi MisrawatiAffiliation unknown2
Zuhriah ZuhriahAffiliation unknown1
Sahrul Ramadhan SulemanAffiliation unknown1
Ilham RamadhanAffiliation unknown1
Mutiara Annisa MarlinaAffiliation unknown1
Muhammad RidwanAffiliation unknown1
MasnahAffiliation unknown1
HaeruddinAffiliation unknown1
Sri Rahmayanti RukmanaAffiliation unknown1
SupratmanAffiliation unknown1
sitiAffiliation unknown1
Supratman SupratmanUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsbsk/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Tindak Tutur Ekspresif pada Saluran Youtube "Qalby Etmaan"</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Tindak Tutur Ekspresif pada Saluran Youtube "Qalby Etmaan"</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Husnul Raja</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Baso, Yusring Sanusi </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ahmad, Fadlan </dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Qalby Etmaan YouTube channel serves as a digital platform presenting a variety of humanitarian programs in Arab countries. The aim of this research is to examine the form and function of expressive speech acts as proposed by Searle by using the YouTube channel "Qalby Etmaan" as the object of this study. Employing the theoretical framework of SPEAKING by Dell Hymes, the research concentrates on the analysis of situation, participants, purpose, act sequence, key, instrumentalities, norms, and genre within expressive speech acts. Data collection techniques include observation-note-taking and documentation. The research methodology is qualitative descriptive analysis, involving data collection from transcripts of dialogues in the channel's videos, followed by an analysis considering keywords, expressions, and expressive nuances reflecting the functions of expressive speech acts in various contexts.
The results reveal a diverse range of expressive speech acts, such as acts of apologizing, expressing gratitude, greeting, condolence, and congratulating. In the function of apologizing, there is a direct use of apology expressions, both as the beginning or end of a conversation, as well as expressions of solidarity in grief. In the function of expressing gratitude, there are direct expressions of thanks that reflect belonging and solidarity, as well as expressions laden with cultural and religious values. The function of welcoming includes greetings, welcoming expressions, inquiring about the condition and health, and positive responses and prayers. In the function of condoling, there are expressions of hope and patience, as well as expressions of prayer. In the function of congratulating, there are expressions of joy and happiness for someone's achievement.
Keywords: Speech Acts, Expressive Speech Acts, YouTube</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Saluran YouTube Qalby Etmaan adalah platform digital yang menghadirkan berbagai program kemanusiaan di negara-negara Arab. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji ungkapan dan fungsi tindak tutur ekspresif yang telah dikemukakan oleh Searle dengan menjadikan saluran YouTube "Qalby Etmaan" sebagai objek dalam penelitian ini. Dengan menggunakan kerangka teoretis SPEAKING oleh Dell Hymes, penelitian ini memfokuskan pada analisis situasi, peserta, tujuan, tindakan, kunci, instrumen, norma, dan genre dalam tindak tutur ekspresif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik simak-catat dan teknik dokumentasi. Metode analisis penelitian bersifat deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data dari transkrip dialog dalam video saluran tersebut kemudian dianalisis dengan memperhatikan kata-kata kunci, ungkapan, dan nuansa ekspresif yang mencerminkan fungsi tindak tutur ekspresif dalam berbagai konteks.
Hasil penelitian menunjukkan variasi bentuk tindak tutur ekspresif, seperti tindak tutur meminta maaf, berterimakasih, memberi sambutan, berduka, dan memberi selamat. Dalam fungsi permintaan maaf, terdapat penggunaan ekspresi permintaan maaf secara langsung, sebagai awal atau akhir pembicaraan, dan sikap turut berduka. Sementara dalam fungsi berterimakasih, terdapat ekspresi terimakasih secara langsung yang mencerminkan rasa kebersamaan dan solidaritas, serta ekspresi yang sarat nilai budaya dan agama. Fungsi tindak tutur penyambutan mencakup pemberian salam, ucapan sambutan, pertanyaan tentang kondisi dan kesehatan, serta tanggapan positif dan doa. Dalam fungsi tindak tutur berdukacita, terdapat ekspresi harapan dan kesabaran, serta ungkapan doa. Sedangkan dalam fungsi tindak tutur memberi selamat, terdapat ungkapan gembira dan bersukacita terhadap pencapaian seseorang.
Kata kunci: Tindak Tutur, Tindak Tutur Ekspresif, Youtube</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Sastra Asia Barat, Fakultas Ilmu budaya, Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2024-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsbsk/article/view/33920</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.12259/jsib.v4i02 (Mei).33920</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Sarjana Ilmu Budaya; Vol. 4 No. 02 (Mei) (2024): Jurnal Sarjana Ilmu Budaya; 13-31</dc:source>
	<dc:source>2986-0504</dc:source>
	<dc:source>0000-0000</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsbsk/article/view/33920/11577</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="en">Linguistic</dc:coverage>
	<dc:coverage xml:lang="id">Linguistik</dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>