Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Deteksi Plagiarisme Dokumen Tugas Menggunakan Algoritma Shingling dan MD5 Fingerprint

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 13 No. 1 (2026) · pp. 161–170

DOI
10.25126/jtiik.2026131
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2026-02-26
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
id
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Bahasa Indonesia

Masalah utama dalam lingkungan akademik adalah plagiarisme, yang dapat merusak reputasi institusi dan menghambat proses pembelajaran mahasiswa. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah ini diperlukan sistem deteksi plagiarisme yang efektif dan efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah mengimplementasikan algoritma Shingling dan MD5 Fingerprint menggunakan Python untuk mendeteksi kemiripan teks dalam tugas mahasiswa. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa dokumen Word (.docx) berupa tugas akademik, seperti esai dan laporan, yang dikumpulkan dari mata kuliah Data Warehouse. Metode yang digunakan meliputi pra-pemrosesan teks, pembentukan shingle berbasis kata, dan perhitungan Jaccard Similarity untuk mengukur tingkat kemiripan antara dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Shingling dan MD5 Fingerprint efektif dalam mendeteksi kemiripan teks, bahkan ketika terdapat variasi dalam struktur kalimat atau penggunaan bahasa. Hasil kemiripan divisualisasikan dalam grafik batang, yang menyajikan tingkat kemiripan antar dokumen secara jelas dan ringkas. Sistem ini diharapkan menjadi alat bantu andal bagi dosen dan institusi dalam memantau keaslian karya tulis mahasiswa secara real-time. Abstract The main issue in the academic environment is plagiarism, which can damage the reputation of institutions and hinder the student learning process. Therefore, an effective and efficient plagiarism detection system is necessary to address this problem. The aim of this study is to implement the Shingling algorithm and MD5 Fingerprint using Python to detect text similarity in student assignments. The data used in this research consists of Word documents (.docx) of academic assignments, such as essays and reports, collected from the Data Warehouse course. The methods used include text preprocessing, word-based shingle formation, and Jaccard Similarity calculation to measure the similarity level between documents. The research results show that the Shingling algorithm and MD5 Fingerprint are effective in detecting text similarity, even when there are variations in sentence structure or language use. Visualization of the results in the form of graphs facilitates the identification of documents with high levels of plagiarism, allowing for further action to maintain academic integrity. This system is expected to be a reliable tool for lecturers and institutions to monitor the authenticity of student writings in real-time.

English

Masalah utama dalam lingkungan akademik adalah plagiarisme, yang dapat merusak reputasi institusi dan menghambat proses pembelajaran mahasiswa. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah ini diperlukan sistem deteksi plagiarisme yang efektif dan efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah mengimplementasikan algoritma Shingling dan MD5 Fingerprint menggunakan Python untuk mendeteksi kemiripan teks dalam tugas mahasiswa. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa dokumen Word (.docx) berupa tugas akademik, seperti esai dan laporan, yang dikumpulkan dari mata kuliah Data Warehouse. Metode yang digunakan meliputi pra-pemrosesan teks, pembentukan shingle berbasis kata, dan perhitungan Jaccard Similarity untuk mengukur tingkat kemiripan antara dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Shingling dan MD5 Fingerprint efektif dalam mendeteksi kemiripan teks, bahkan ketika terdapat variasi dalam struktur kalimat atau penggunaan bahasa. Hasil kemiripan divisualisasikan dalam grafik batang, yang menyajikan tingkat kemiripan antar dokumen secara jelas dan ringkas. Sistem ini diharapkan menjadi alat bantu andal bagi dosen dan institusi dalam memantau keaslian karya tulis mahasiswa secara real-time. Abstract The main issue in the academic environment is plagiarism, which can damage the reputation of institutions and hinder the student learning process. Therefore, an effective and efficient plagiarism detection system is necessary to address this problem. The aim of this study is to implement the Shingling algorithm and MD5 Fingerprint using Python to detect text similarity in student assignments. The data used in this research consists of Word documents (.docx) of academic assignments, such as essays and reports, collected from the Data Warehouse course. The methods used include text preprocessing, word-based shingle formation, and Jaccard Similarity calculation to measure the similarity level between documents. The research results show that the Shingling algorithm and MD5 Fingerprint are effective in detecting text similarity, even when there are variations in sentence structure or language use. Visualization of the results in the form of graphs facilitates the identification of documents with high levels of plagiarism, allowing for further action to maintain academic integrity. This system is expected to be a reliable tool for lecturers and institutions to monitor the authenticity of student writings in real-time.

Keywords

Collaboration network of the authors

6 authors · 9 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Krisantus Jumarto Tey SeranAffiliation unknown1
Yasinta Oktaviana Legu RemaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 27 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">Deteksi Plagiarisme Dokumen Tugas Menggunakan Algoritma Shingling dan MD5 Fingerprint</dc:title>
	<dc:title xml:lang="en">Deteksi Plagiarisme Dokumen Tugas Menggunakan Algoritma Shingling dan MD5 Fingerprint</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Chrisinta, Debora</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Simarmata, Justin Eduardo </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Purnomo, Miko </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en"> Santoso, Jaya</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Chrisinta, Debora</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Simarmata, Justin Eduardo </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Purnomo, Miko </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id"> Santoso, Jaya</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">plagiarisme</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">dokumen</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">shingling</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">MD5 fingerprint</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">plagiarisme, dokumen, shingling, MD5 fingerprint</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Masalah utama dalam lingkungan akademik adalah plagiarisme, yang dapat merusak reputasi institusi dan menghambat proses pembelajaran mahasiswa. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah ini diperlukan sistem deteksi plagiarisme yang efektif dan efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah mengimplementasikan algoritma Shingling dan MD5 Fingerprint menggunakan Python untuk mendeteksi kemiripan teks dalam tugas mahasiswa. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa dokumen Word (.docx) berupa tugas akademik, seperti esai dan laporan, yang dikumpulkan dari mata kuliah Data Warehouse. Metode yang digunakan meliputi pra-pemrosesan teks, pembentukan shingle berbasis kata, dan perhitungan Jaccard Similarity untuk mengukur tingkat kemiripan antara dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Shingling dan MD5 Fingerprint efektif dalam mendeteksi kemiripan teks, bahkan ketika terdapat variasi dalam struktur kalimat atau penggunaan bahasa. Hasil kemiripan divisualisasikan dalam grafik batang, yang menyajikan tingkat kemiripan antar dokumen secara jelas dan ringkas. Sistem ini diharapkan menjadi alat bantu andal bagi dosen dan institusi dalam memantau keaslian karya tulis mahasiswa secara real-time.
 
Abstract
The main issue in the academic environment is plagiarism, which can damage the reputation of institutions and hinder the student learning process. Therefore, an effective and efficient plagiarism detection system is necessary to address this problem. The aim of this study is to implement the Shingling algorithm and MD5 Fingerprint using Python to detect text similarity in student assignments. The data used in this research consists of Word documents (.docx) of academic assignments, such as essays and reports, collected from the Data Warehouse course. The methods used include text preprocessing, word-based shingle formation, and Jaccard Similarity calculation to measure the similarity level between documents. The research results show that the Shingling algorithm and MD5 Fingerprint are effective in detecting text similarity, even when there are variations in sentence structure or language use. Visualization of the results in the form of graphs facilitates the identification of documents with high levels of plagiarism, allowing for further action to maintain academic integrity. This system is expected to be a reliable tool for lecturers and institutions to monitor the authenticity of student writings in real-time.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="en">Masalah utama dalam lingkungan akademik adalah plagiarisme, yang dapat merusak reputasi institusi dan menghambat proses pembelajaran mahasiswa. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah ini diperlukan sistem deteksi plagiarisme yang efektif dan efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah mengimplementasikan algoritma Shingling dan MD5 Fingerprint menggunakan Python untuk mendeteksi kemiripan teks dalam tugas mahasiswa. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa dokumen Word (.docx) berupa tugas akademik, seperti esai dan laporan, yang dikumpulkan dari mata kuliah Data Warehouse. Metode yang digunakan meliputi pra-pemrosesan teks, pembentukan shingle berbasis kata, dan perhitungan Jaccard Similarity untuk mengukur tingkat kemiripan antara dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Shingling dan MD5 Fingerprint efektif dalam mendeteksi kemiripan teks, bahkan ketika terdapat variasi dalam struktur kalimat atau penggunaan bahasa. Hasil kemiripan divisualisasikan dalam grafik batang, yang menyajikan tingkat kemiripan antar dokumen secara jelas dan ringkas. Sistem ini diharapkan menjadi alat bantu andal bagi dosen dan institusi dalam memantau keaslian karya tulis mahasiswa secara real-time.
 
Abstract
The main issue in the academic environment is plagiarism, which can damage the reputation of institutions and hinder the student learning process. Therefore, an effective and efficient plagiarism detection system is necessary to address this problem. The aim of this study is to implement the Shingling algorithm and MD5 Fingerprint using Python to detect text similarity in student assignments. The data used in this research consists of Word documents (.docx) of academic assignments, such as essays and reports, collected from the Data Warehouse course. The methods used include text preprocessing, word-based shingle formation, and Jaccard Similarity calculation to measure the similarity level between documents. The research results show that the Shingling algorithm and MD5 Fingerprint are effective in detecting text similarity, even when there are variations in sentence structure or language use. Visualization of the results in the form of graphs facilitates the identification of documents with high levels of plagiarism, allowing for further action to maintain academic integrity. This system is expected to be a reliable tool for lecturers and institutions to monitor the authenticity of student writings in real-time.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2026-02-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/9715</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.2026131</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 13 No 1: Februari 2026; 161-170</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 13 No. 1: Februari 2026; 161-170</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.2026131</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/9715/1552</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 Debora Chrisinta, Justin Eduardo Simarmata, Miko Purnomo, Jaya Santoso</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>