Penelitian ini membahas tentang pengaruh bahasa bugis dalam melafadzkan ayat-ayat suci Al-Qur’an khususnya pada surah Al-Fatihah. Peneliti memilih Imam-Imam Masjid di Kecamatan Bone-Bone karena pada wilayah ini terdapat banyak Imam yang bersuku asli Bugis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh bahasa Bugis pada pelafalan surah al-Fatihah. Populasi pada penelitian ini adalah semua Imam-Imam Masjid yang bersuku Bugis di Kecamatan Bone-Bone dengan mengambil 19 imam sebagai sampelnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode simak dengan teknik rekam. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, klasifikasi data dan analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh Bahasa Bugis terjadi pada lafaz yang diakhiri konsonan nasal /m/ dan /n/, adanya menambahkan vocal (e) pada ayat-ayat tertentu, menghilangkan fonem pada ayat ayat tertentu, mengganti bunyi konsonan ط) ) menjadi (ت) dan konsonan (ص) menjadi (س), mengubah bacaan ayat yang bersifat Tafkhim/tebal menjadi Tarqiq/tipis dan yang terakhir mengubah bunyi vocal (a) menjadi konsonan (ng).
Bahasa Indonesia
Penelitian ini membahas tentang pengaruh bahasa bugis dalam melafadzkan ayat-ayat suci Al-Qur’an khususnya pada surah Al-Fatihah. Peneliti memilih Imam-Imam Masjid di Kecamatan Bone-Bone karena pada wilayah ini terdapat banyak Imam yang bersuku asli Bugis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh bahasa Bugis pada pelafalan surah al-Fatihah. Populasi pada penelitian ini adalah semua Imam-Imam Masjid yang bersuku Bugis di Kecamatan Bone-Bone dengan mengambil 19 imam sebagai sampelnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode simak dengan teknik rekam. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, klasifikasi data dan analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh Bahasa Bugis terjadi pada lafaz yang diakhiri konsonan nasal /m/ dan /n/, adanya menambahkan vocal (e) pada ayat-ayat tertentu, menghilangkan fonem pada ayat ayat tertentu, mengganti bunyi konsonan ط) ) menjadi (ت) dan konsonan (ص) menjadi (س), mengubah bacaan ayat yang bersifat Tafkhim/tebal menjadi Tarqiq/tipis dan yang terakhir mengubah bunyi vocal (a) menjadi konsonan (ng).
Collaboration network of the authors
23 authors ·
52 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Cenderawasih University
Sebelas Maret University
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.