Latar Belakang. Diwan al amalul ulaa 1 ini terdapat banyak gaya bahasa didalamnya. Tasybih adalah salah satu gaya bahasa yang paling dasar yang harus diketahui sebelum melangkah ke gaya bahasa lainnya. Banyak karakteristik tasybih yang digunakan oleh Mahmoud Darwis namun tidak diketahui secara spesifik jenis serta tujuan dari tasybih tersebut. Tujuan. Tujuan penelitian ini untuk 1) Menampilkan kandungan tasybih dalam diwan Mahmoud Darwish, 2) Menganalisis jenis-jenis tasybih yang digunakan dalam diwan Mahmoud Darwish, dan 3) Mengidentifikasi tujuan dari penggunaan tasybih dalam diwan Mahmoud Darwish. Metode. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dengan menggunakan teknik catat. Peneliti membaca dan menyimak bait syair dalam diwan kemudian menandai bait yang mengandung tasybih dan mencatat bait tersebut. Data dianalisis secara deskriptif, yaitu dengan menggambarkan data sesuai kenyataan. Langkah-langkah analisis meliputi reduksi data, mengelompokkan data, menyajikan dat, dan menarik kesimpula. Hasil. Terdapat 42 bait yang termasuk dalam uslub tasybih. Bait-bait tersebut terbagi menjadi empat jenis yaitu tasybih mursal mufasshal, tasybih mursal mujmal, tasybih muakkad mufasshal dan tasybih baligh. Tujuan dari bait-bait tersebut kemudian terbagi menjadi tujuh yakni menjelaskan keadaannya, menjelaskan kemungkinan keadaannya, menjelaskan tingkat keadaannya, menetapkan keadaannya di benak pendengar, memujinya dan meperindahnya, mencelanya dan memperburuknya, menganggapnya sebagai sesuatu yang baru. Kesimpulan. Mahmoud Darwis menggunakan semua jenis tasybih dan dari delapan tujuan tasybih, beliau tidak menggunakan tujuan taybih yang menjelaskan kemungkinan keberadaan musyabbah.
Collaboration network of the authors
10 authors ·
17 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.