Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Penggunaan Idhofah Dalam Kitab Qasidah Burdah Karya Imam Al-Bushiri (Dirasah Tahliliyah Nahwiyah)

Jurnal Sarjana Ilmu Budaya · Vol. 5 No. 02 (2025) · pp. 81–105

DOI
10.12259/jsib.v5i02
ISSN
2986-0504, 0000-0000
Published
2025-06-02
Publisher
Departemen Sastra Asia Barat, Fakultas Ilmu budaya, Universitas Hasanuddin
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Kitab Qaṣīdah al-Burdah karya al-Būṣīrī merupakan karya sastra Arab yang terkenal, terutama dalam pujian terhadap Nabi Muhammad SAW. Salah satu elemen penting dalam karya ini adalah penggunaan uslūb idhāfah (الإضافة), yang berfungsi menghubungkan dua kata benda untuk menciptakan makna yang lebih spesifik. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi penggunaan idhāfah dalam Qaṣīdah al-Burdah dan mengidentifikasi kontribusinya terhadap struktur bahasa Arab. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan library research, di mana data diambil dari teks Qaṣīdah al-Burdah yang terdiri dari 10 bab dan 189 bait. Hasil, penelitian menunjukkan bahwa dari 189 bait, ditemukan 244 uslub idhofah, dan penggunaan idhāfah, yang terbagi menjadi dua jenis: idhāfah lafdhīyah (44 kasus) dan idhāfah maknawīyah (200 kasus). Fungsi idhāfah ini meliputi berbagai peran sintaksis, seperti mubtada’, Khobar, fai’il, maf’ul bih, maf’ul fih, maf’ul ma’ah, maf’ul lah, badl, ismul khobar, kaana wa akhwatuha, isim dan khobar inna wa akhwatuha, isim majrur (muta’alliq), shifah, munada mudhof, naaibul fa’il, harf naafi, taukiid, maf’ul muthlak, ma’thuf, dan haal. Kesimpulan, penelitian ini menunjukkan bahwa idhāfah bukan hanya sekadar penggabungan kata benda, melainkan juga memainkan peran penting dalam memperkaya makna dan estetika karya sastra Arab. Pemahaman yang mendalam tentang penggunaan idhāfah sangat penting dalam menelaah teks-teks sastra klasik untuk menggali makna yang terkandung dalam bahasa yang kompleks.

Collaboration network of the authors

25 authors · 49 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
HaeriyyahAffiliation unknown2
Sitti Wahidah MasnaniAffiliation unknown2
Muhammad RidwanAffiliation unknown2
Mujadilah nurAffiliation unknown2
Rini CahyaniAffiliation unknown2
La SawaliAffiliation unknown1
La Ode Maklum SabrinAffiliation unknown1
Muh. Fauzi IrwanAffiliation unknown1
Fikriyah Nadia AlkatiriAffiliation unknown1
Haeriyyah HaeriyyahAffiliation unknown1
LindaAffiliation unknown1
Muh Risaldi PAffiliation unknown1
Yusring Sanusi BasoAffiliation unknown1
Mutiara Annisa MarlinaAffiliation unknown1
Najiyah Nur Ismirah -Affiliation unknown1
rina jufriAffiliation unknown1
Syamsul Bahri Abd. HamidAffiliation unknown1
Jihan Dhiya Ulhaq IdrisAffiliation unknown1
SupratmanAffiliation unknown1
Putri Gita CahyaniAffiliation unknown1
A. NurhalifaAffiliation unknown1
Fitya Kamila SassabilaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsbsk/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Penggunaan Idhofah Dalam Kitab Qasidah Burdah Karya Imam Al-Bushiri (Dirasah Tahliliyah Nahwiyah)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Suardi, A.M. Asnam</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Zuhriah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ramadhan, Ilham</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Kitab Qaṣīdah al-Burdah karya al-Būṣīrī merupakan karya sastra Arab yang terkenal, terutama dalam pujian terhadap Nabi Muhammad SAW. Salah satu elemen penting dalam karya ini adalah penggunaan uslūb idhāfah (الإضافة), yang berfungsi menghubungkan dua kata benda untuk menciptakan makna yang lebih spesifik. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi penggunaan idhāfah dalam Qaṣīdah al-Burdah dan mengidentifikasi kontribusinya terhadap struktur bahasa Arab. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan library research, di mana data diambil dari teks Qaṣīdah al-Burdah yang terdiri dari 10 bab dan 189 bait. Hasil, penelitian menunjukkan bahwa dari 189 bait, ditemukan 244 uslub idhofah, dan penggunaan idhāfah, yang terbagi menjadi dua jenis: idhāfah lafdhīyah (44 kasus) dan idhāfah maknawīyah (200 kasus). Fungsi idhāfah ini meliputi berbagai peran sintaksis, seperti mubtada’, Khobar, fai’il, maf’ul bih, maf’ul fih, maf’ul ma’ah, maf’ul lah, badl, ismul khobar, kaana wa akhwatuha, isim dan khobar inna wa akhwatuha, isim majrur (muta’alliq), shifah, munada mudhof, naaibul fa’il, harf naafi, taukiid, maf’ul muthlak, ma’thuf, dan haal. Kesimpulan, penelitian ini menunjukkan bahwa idhāfah bukan hanya sekadar penggabungan kata benda, melainkan juga memainkan peran penting dalam memperkaya makna dan estetika karya sastra Arab. Pemahaman yang mendalam tentang penggunaan idhāfah sangat penting dalam menelaah teks-teks sastra klasik untuk menggali makna yang terkandung dalam bahasa yang kompleks.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Sastra Asia Barat, Fakultas Ilmu budaya, Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2025-06-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsbsk/article/view/44502</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.12259/jsib.v5i02 (Mei).44502</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Sarjana Ilmu Budaya; Vol. 5 No. 02 (Mei) (2025): Jurnal Sarjana Ilmu Budaya; 81-105</dc:source>
	<dc:source>2986-0504</dc:source>
	<dc:source>0000-0000</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsbsk/article/view/44502/12896</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="en">Idhāfah, Ilmu Nahwu, Burdah. </dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>