Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Amanat dalam Lirik Lagu Arab yang Viral di Masyarakat Indonesia

Jurnal Sarjana Ilmu Budaya · Vol. 5 No. 03 (2025) · pp. 45–59

DOI
10.12259/jsib.v5i03
ISSN
2986-0504, 0000-0000
Published
2025-10-01
Publisher
Departemen Sastra Asia Barat, Fakultas Ilmu budaya, Universitas Hasanuddin
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Latar Belakang. Lagu merupakan salah satu karya sastra yang akhir-akhir ini banyak masyarakat indonesia. Lagu merupakan sarana untuk menyampaikan pesan dari pencipta kepada pendengarnya. Saat ini, lagu-lagu berbahasa Arab semakin viral, khususnya di Indonesia. Generasi milenial cenderung lebih mudah terpengaruh oleh lagu-lagu yang mereka temukan di media sosial seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan platform lainnya. Namun, tidak semua lagu berbahasa Arab memiliki makna yang islami. Dalam beberapa kasus di Indonesia, terdapat penyalahgunaan lagu yang tidak sesuai dengan konteksnya, sehingga dapat menimbulkan kesalahpahaman dan menggiring masyarakat pada interpretasi yang keliru. Teori intrinsik diharapkan bisa menjawab permasalahan terhadap penyalahgunaan terhadap lagu-lagu arab viral. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja jenis-jenis amanat dan bentuk-bentuk penyampaian dalam teori intrinsik. Metode. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan library research. Data penelitian yaitu 3 lagu arab viral yang dipilih (Ya Tab-tab, Sabry Aalil, dan Haga Mestakhbeya). Hasil. Dari ke 3 lagu-lagu arab viral tersebut, yaitu jenis-jenis amanat ditemukan 8 bait lagu hubungan manusia dengan dirinya sendiri, dan 45 bait lagu hubungan manusia dengan lingkungan sosial. Bentuk penyampaian amanat, yaitu penyampaian langsung terdapat 15 bait lagu Ya Tab-tab, 10 bait lagu Sabry Aalil, dan 6 bait lagu Haga Mestakhbeya. Sedangkan bentuk penyampaian tidak langsung terdapat 6 bait lagu dalam lagu Ya Tab-tab, 11 bait lagu dalam lagu Sabry Aalil, dan 11 bait lagu dalam lagu Haga Mestakhbeya. Kesimpulan. Tidak semua lagu berbahasa Arab itu membahas tentang keagamaan. Penting untuk terlebih dahulu memahami makna dan pesan yang terkandung dalam lagu, agar dapat digunakan sesuai konteksnya.

Collaboration network of the authors

21 authors · 48 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Cenderawasih University
  • Sebelas Maret University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Andi AgussalimAffiliation unknown4
Sitti Wahidah MasnaniAffiliation unknown3
Mujadilah nurAffiliation unknown3
Muhammad RidwanAffiliation unknown2
Nurul Ishlah MaulidaAffiliation unknown1
Yuliana YulianaCenderawasih University1
St Wijdana RamAffiliation unknown1
Yusring S. BasoAffiliation unknown1
Sahrul Ramadhan SulemanAffiliation unknown1
Fadlan AhmadAffiliation unknown1
Syamsul Bahri Abd. HamidAffiliation unknown1
Muhammad Fadil ArifinAffiliation unknown1
Fitrah NurhidayahAffiliation unknown1
Ahmad FadlanSebelas Maret University1
Andhika Misbachul FuadiAffiliation unknown1
Syamsul Bahri Abd. HamidAffiliation unknown1
Haeriyyah HaeriyyahAffiliation unknown1
Yusring Sanusi B.Affiliation unknown1
Haeruddin HaeruddinAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsbsk/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Amanat dalam Lirik Lagu Arab yang Viral di Masyarakat Indonesia</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Widiyawati Nasir, Nur Putri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Zuhriah, Zuhriah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang. Lagu merupakan salah satu karya sastra yang akhir-akhir ini banyak masyarakat indonesia. Lagu merupakan sarana untuk menyampaikan pesan dari pencipta kepada pendengarnya. Saat ini, lagu-lagu berbahasa Arab semakin viral, khususnya di Indonesia. Generasi milenial cenderung lebih mudah terpengaruh oleh lagu-lagu yang mereka temukan di media sosial seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan platform lainnya. Namun, tidak semua lagu berbahasa Arab memiliki makna yang islami. Dalam beberapa kasus di Indonesia, terdapat penyalahgunaan lagu yang tidak sesuai dengan konteksnya, sehingga dapat menimbulkan kesalahpahaman dan menggiring masyarakat pada interpretasi yang keliru. Teori intrinsik diharapkan bisa menjawab permasalahan terhadap penyalahgunaan terhadap lagu-lagu arab viral. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja jenis-jenis amanat dan bentuk-bentuk penyampaian dalam teori intrinsik. Metode. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan library research. Data penelitian yaitu 3 lagu arab viral yang dipilih (Ya Tab-tab, Sabry Aalil, dan Haga Mestakhbeya). Hasil. Dari ke 3 lagu-lagu arab viral tersebut, yaitu jenis-jenis amanat ditemukan 8 bait lagu hubungan manusia dengan dirinya sendiri, dan 45 bait lagu hubungan manusia dengan lingkungan sosial. Bentuk penyampaian amanat, yaitu penyampaian langsung terdapat 15 bait lagu Ya Tab-tab, 10 bait lagu Sabry Aalil, dan 6 bait lagu Haga Mestakhbeya. Sedangkan bentuk penyampaian tidak langsung terdapat 6 bait lagu dalam lagu Ya Tab-tab, 11 bait lagu dalam lagu Sabry Aalil, dan 11 bait lagu dalam lagu Haga Mestakhbeya. Kesimpulan. Tidak semua lagu berbahasa Arab itu membahas tentang keagamaan. Penting untuk terlebih dahulu memahami makna dan pesan yang terkandung dalam lagu, agar dapat digunakan sesuai konteksnya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Sastra Asia Barat, Fakultas Ilmu budaya, Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2025-10-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsbsk/article/view/47439</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.12259/jsib.v5i03 (September).47439</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Sarjana Ilmu Budaya; Vol. 5 No. 03 (September) (2025): Jurnal Sarjana Ilmu Budaya; 45-59</dc:source>
	<dc:source>2986-0504</dc:source>
	<dc:source>0000-0000</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsbsk/article/view/47439/13431</dc:relation>
	<dc:coverage xml:lang="en">Intrinsik, Jenis Amanat, Bentuk Penyampaian, Lagu Arab</dc:coverage>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>