Open access Jurnal
PERGULATAN PEREMPUAN DALAM RUANG TRADISI DAN MODERNITAS PADA NOVEL SAYYIDAT AL-QAMAR KARYA JOKHA ALHARTHI
Jurnal Sarjana Ilmu Budaya · Vol. 6 No. 02 (2026) · pp. 21–37
- ISSN
- 2986-0504, 0000-0000
- Published
- 2026-07-11
- Publisher
- Departemen Sastra Asia Barat, Fakultas Ilmu budaya, Universitas Hasanuddin
- Language
- en
Abstract
Tulisan ini membahas pergulatan perempuan dalam ruang tradisi dan modernitas pada novel Sayyidat al-Qamar karya Jokha Alharthi. Permasalahan utama penelitian ini adalah bagaimana tokoh-tokoh perempuan, terutama Mayya, Asma, dan Khawla, menghadapi konflik internal dan eksternal yang berkaitan dengan kewajiban keluarga, struktur patriarki, kelas sosial, warisan perbudakan, serta perubahan sosial masyarakat Oman. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan intrinsik yang diperkuat oleh pembacaan sosiologi sastra. Data primer penelitian berupa kutipan naratif dan dialog dalam novel Sayyidat al-Qamar, sedangkan data sekunder berupa buku, artikel ilmiah, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan teori konflik, novel, dan transformasi sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pembacaan mendalam, studi pustaka, pencatatan, pelabelan, dan pengkodean data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik dalam novel tidak hanya hadir sebagai unsur pembangun alur, tetapi juga sebagai representasi ketegangan sosial yang dialami perempuan dalam masyarakat Oman. Mayya merepresentasikan perempuan yang terjebak dalam pernikahan yang tidak sepenuhnya dipilih, Asma memperlihatkan kepatuhan terhadap struktur sosial, sedangkan Khawla menunjukkan keberanian dalam menegosiasikan norma. Novel ini memperlihatkan bahwa modernitas membuka ruang perubahan, tetapi tidak serta-merta membebaskan Perempuan dari tradisi, patriarki dan hierarki sosial
Collaboration network of the authors
25 authors · 59 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Islam Negeri Palangka Raya
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Andi Agussalim | Affiliation unknown | 8 |
| Mujadilah nur | Affiliation unknown | 4 |
| Muhammad Ridwan | Affiliation unknown | 4 |
| Zuhriah Zuhriah | Affiliation unknown | 3 |
| Ilham Ramadhan | Affiliation unknown | 2 |
| Amalia Dzulqaidah | Affiliation unknown | 2 |
| Syamsul Bahri | Affiliation unknown | 1 |
| Tirsa Aminah | Affiliation unknown | 1 |
| St Wijdana Ram | Affiliation unknown | 1 |
| Hasniar Hasniar | Affiliation unknown | 1 |
| Inka Pratiwi Hamka | Affiliation unknown | 1 |
| Syamsul Bahri Abd. Hamid | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Naufal Asagaf | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Luthfi | Universitas Islam Negeri Palangka Raya | 1 |
| Munif Mutawalli | Affiliation unknown | 1 |
| Putri Gita Cahyani | Affiliation unknown | 1 |
| A. Nurhalifa | Affiliation unknown | 1 |
| Supratman | Affiliation unknown | 1 |
| Diah Vita | Affiliation unknown | 1 |
| Haeriyyah Haeriyyah | Affiliation unknown | 1 |
| Haeruddin Haeruddin | Affiliation unknown | 1 |
| Inayah Amaliah Mutmainnah | Affiliation unknown | 1 |
| Nurhidayah Asgar | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.