Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Rambu Solo’ Menurut Perspektif Eksistensialisme Sartre dalam Masyarakat Modern di Lembang Saloso, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara

Hasanuddin Journal of Sociology (HJS) · Vol. UME (2019) · pp. 25–34

DOI
10.31947/hjs.v1i1.6931
ISSN
2685-4333, 2685-5348
Published
2019-07-03
Publisher
Department of Sociology Faculty of Social and Political Sciences
Language
en

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelaksanaan upacara pemakaman Rambu Solo’ di kalangan masyarakat Toraja yang semakin tahun semakin meriah, dan mewah meskipun hal tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar, masyarakat tetap berusaha keras untuk dapat melaksanakan upacara pemakaman yang meriah, mewah, dan mahal. Dan Rambu Solo’ yang dilakukan masyarakat modern saat ini sudah mulai bersifat kekinian dan ada nilai-nilai adat Rambu Solo’ yang sudah mulai ditinggalkan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang eksistensi Rambu Solo’ menurut perspektif Sartre yang terdiri dari pandangan masyarakat terhadap strata sosial dalam pelaksanaan Rambu Solo’, pengetahuan, antusias, dan penilaian masyarakat terhadap upacara pemakaman Rambu Solo’ di Lembang Saloso Kecamatan Rantepao Kabupaten Toraja Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran konvergen. Masyarakat dalam penelitian ini berjumlah 78 orang dan 2 orang informan yaitu masyarakat yang terdiri dari kepala keluarga yang ada di Lembang Saloso dan Pemangku adat serta Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Toraja. Teknik Sampling menggunakan metode disproportionate stratified random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik melalui kuesioner (angket), observasi, wawancara semiterstruktur dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Rambu Solo’ menurut Eksistensialisme Sartre dalam Masyarakat Modern di Lembang Saloso berada pada kategori sedang yang menandakan bahwa Rambu Solo’ yang eksis dilakukan oleh masyarakat modern saat ini bersifat kekinian dan ada nilai-nilai adat Rambu Solo’ yang sesungguhnya yang sudah mulai hilang. Hal ini dibuktikan dari hasil penilitian fokus masalah penelitian yaitu pandangan terhadap strata sosial dalam Rambu Solo’, pengetahuan, antusias, dan penilaian yang masuk dalam kategori sedang. Sehingga diperlukan peranan pemangku adat setempat dalam rangka penguatan nilai-nilai adat dan peningkatan pengetahuan tentang Rambu Solo’ kepada masyarakat Lembang Saloso.

Collaboration network of the authors

9 authors · 12 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Jenderal Soedirman University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Suryanto SuryantoJenderal Soedirman University1
Hariashari RahimAffiliation unknown1
Mansyur RadjabAffiliation unknown1
Isdiana Holida BaharyAffiliation unknown1
Ridwan SyamAffiliation unknown1
Hadrian FebrianaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/HJS/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Rambu Solo’ Menurut Perspektif Eksistensialisme Sartre dalam Masyarakat Modern di Lembang Saloso, Kecamatan Rantepao,  Kabupaten Toraja Utara</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Tulaktondok, Glory</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Lolo, T.R. Andi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Abdullah, Suparman</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini  dilatarbelakangi oleh pelaksanaan upacara pemakaman Rambu Solo’  di kalangan masyarakat Toraja yang semakin tahun semakin meriah, dan mewah meskipun hal tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar, masyarakat tetap berusaha keras untuk dapat melaksanakan upacara pemakaman yang meriah, mewah, dan mahal. Dan  Rambu Solo’ yang dilakukan masyarakat modern saat ini sudah mulai bersifat kekinian dan ada nilai-nilai adat Rambu Solo’ yang sudah mulai ditinggalkan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang eksistensi Rambu  Solo’ menurut  perspektif  Sartre yang terdiri dari pandangan masyarakat terhadap strata sosial dalam pelaksanaan Rambu Solo’,  pengetahuan, antusias, dan penilaian masyarakat  terhadap  upacara pemakaman Rambu Solo’ di Lembang Saloso Kecamatan Rantepao  Kabupaten Toraja Utara. Penelitian ini menggunakan  pendekatan  campuran konvergen . Masyarakat dalam penelitian ini berjumlah 78 orang  dan 2 orang informan yaitu masyarakat yang terdiri dari kepala keluarga yang ada di Lembang Saloso dan Pemangku adat serta Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Toraja. Teknik Sampling menggunakan metode disproportionate stratified random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik melalui kuesioner (angket), observasi, wawancara semiterstruktur dan studi dokumentasi.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Rambu Solo’ menurut Eksistensialisme Sartre dalam Masyarakat Modern di Lembang Saloso berada pada kategori sedang yang menandakan bahwa Rambu Solo’ yang eksis dilakukan oleh masyarakat modern saat ini bersifat kekinian dan ada nilai-nilai adat Rambu Solo’ yang sesungguhnya yang sudah mulai hilang. Hal ini dibuktikan dari hasil penilitian fokus masalah penelitian yaitu pandangan terhadap strata sosial dalam Rambu Solo’, pengetahuan,  antusias, dan penilaian yang masuk dalam kategori sedang. Sehingga diperlukan peranan pemangku adat setempat dalam rangka penguatan nilai-nilai adat dan peningkatan pengetahuan tentang Rambu Solo’ kepada masyarakat Lembang Saloso.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Department of Sociology Faculty of Social and Political Sciences</dc:publisher>
	<dc:date>2019-07-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/HJS/article/view/6931</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31947/hjs.v1i1.6931</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Sociology (HJS); VOLUME 1, ISSUE 1, 2019; 25-34</dc:source>
	<dc:source>2685-4333</dc:source>
	<dc:source>2685-5348</dc:source>
	<dc:source>10.31947/hjs.v1i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/HJS/article/view/6931/3836</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Hasanuddin Journal of Sociology</dc:rights>
</oai_dc:dc>