Jurnal
Pilkada yang Membelah Media (Relasi Kuasa di Balik Kontestasi Wacana Pilgub Sulsel 2018)
Hasanuddin Journal of Sociology (HJS) · Vol. UME (2019) · pp. 43–55
- ISSN
- 2685-4333, 2685-5348
- Published
- 2019-07-03
- Publisher
- Department of Sociology Faculty of Social and Political Sciences
- Language
- en
Abstract
Pemilihan gubernur Sulawesi Selatan (Pilgub Sulsel) yang digelar serentak pada 27 Juni bersama dengan 11 pemilihan kepala daerah (Pilkada) kabupaten/kota, berhasil membuat dua media yakni harian Radar Makassar dan Rakyat Sulsel menjadi terbelah dalam mengemas berita terkait empat pasangan calon guna memenuhi kepentingan ekonomi politik tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji wacana media dalam hubungannya dengan kekuasaan dan kepentingan yang mengitarinya dalam konteks praktik politik di Pemilihan Gubernur (Pilgub)Sulsel, dan dinamika apa yang terjadi di dalam ruang redaksi (politic of redactur) serta relasi kuasa yang tercipta lewat teks yang akan dibentuk menjadi berita politik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan paradigma kritis sebagai metodologinya, dan data primer dan sekunder yang diperoleh dengan melakukan wawancara mendalam terhadap wartawan yang terlibat dalam produksi pemberitaan, termasuk redaktur dan pimpinan media yang menjadi objek penelitian ini.Hasil penelitian menunjukkan kedua media ini menjadikan kontestasi wacana sebagai mekanisme kontrol atau swasentor atas pemberitaan mereka. Dalam penelitian ini, kuasa ekonomi politik di balik praktik swasensor ini diperkaya dengan dimensi permainan kuasa di antara individu wartawan dan praktik swasensor yang telah menjadi habitus harian Radar Makassar dan Rakyat Sulsel. Praktik swasensor itu dilakukan demi melayani kepentingan kapital dan kepentingan “raja-raja kecil” yang berkuasa di jajaran redaksi.
Collaboration network of the authors
26 authors · 56 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Andi Haris | Affiliation unknown | 2 |
| Lukman Irwan | Affiliation unknown | 2 |
| Saharuddin Saharmd | Affiliation unknown | 2 |
| Juanda Nawawi | Affiliation unknown | 1 |
| Sakaria To Anwar | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Sabiq | Affiliation unknown | 1 |
| Arisnawawi Arisnawawi | Affiliation unknown | 1 |
| Andi Rewo Batari Wanti | Affiliation unknown | 1 |
| Reonaldi Hairuddin | Affiliation unknown | 1 |
| Hariashari Rahim | Affiliation unknown | 1 |
| Syahrul Syam | Affiliation unknown | 1 |
| Zakaria Zakaria | Affiliation unknown | 1 |
| Syaifullah Kasim | Affiliation unknown | 1 |
| Ramli AT | Affiliation unknown | 1 |
| Mahmud Tang | Affiliation unknown | 1 |
| Rahmatullah Rahmatullah | Affiliation unknown | 1 |
| Sakaria Anwar | Affiliation unknown | 1 |
| Maulana Ahsan | Affiliation unknown | 1 |
| Suryanto Arifin | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Iqbal Latief | Affiliation unknown | 1 |
| Islam Faruk Zaini | Affiliation unknown | 1 |
| Abd. Rasyid J | Affiliation unknown | 1 |
| Indrayani Musrayani Usman | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.