Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PEMIMPIN PERUBAHAN: REFLEKSI MUNCULNYA DAN PENGEMBANGAN STUDI SOSIOLOGIS

Hasanuddin Journal of Sociology (HJS) · Vol. UME (2020) · pp. 35–49

DOI
10.31947/hjs.v2i1.10558
ISSN
2685-4333, 2685-5348
Published
2020-06-30
Publisher
Department of Sociology Faculty of Social and Political Sciences
Language
en

Abstract

Tulisan ini, menjelaskan tiga poin penting. Pertama, pengetahuan manusia dan konteksnya, kedua, kaitan pengetahuan manusia dan ideologi terhadap perilaku manusia dan ketiga, konteks perilaku manusia (pemimpin perubahan) dan kaitan dengan munculnya pemikiran yang bersifat sosiologis atau studi sosiologi. Berbagai jenis pengetahuan manusia, sebagaimana yang dikemukakan oleh Comte, Durkheim, Turner dan ahli lainnya berbeda, tetapi pada dasarnya tidak bertentangan. Peran para ahli dan atau pemimpin perubahan tidak hanya berkontribusi secara signifikan terhadap lahir dan berkembangnya ilmu pengetahuan (khususnya studi sosiologi), tetapi yang lebih mendasar adalah membangun nilai-nilai moral dan kemanusiaan. Pemimpin perubahan yang dimaksud, antara lain; Mohandas Karamchand Gandhi, Nelson Mandela, Jr.Martin Luther, Bung Karno, Bung Hatta, B.J. Habibie dan M. Jusuf Kalla. Muncul dan berkembangnya studi sosiologi, tidak dapat dilepaskan dengan kontribusi dari berbagai ahli atau tokoh perubahan. Termasuk J.J. Rousseau, Thomas Hobbes, Comte, Spencer, Durkheim, Weber, Marx dan Simmel). Pertanyaan penting dari Simmel “How society is possible”. Esai Georg Simmel ini, dibangun di atas gagasan bahwa seorang individu dapat mengembangkan dirinya sendiri sepenuhnya hanya dengan masuk ke dalam masyarakat tetapi tetap ditandai dengan "tambahan" atau "inti individualitas" yang tidak pernah sepenuhnya disosialisasikan. Pertanyaan/esai Simmel ini, mengispirasi banyak ahli dalam mengembangkan studi sosiologi. Akhirnya, tulisan ini menganggap penting memahami secara utuh setiap pemimpin perubahan (lokal/regional, nasional dan dunia) yang berorientasi dalam membangun nilai-nilai kemanusiaan dan untuk kemaslahatan manusia dan masyarakat.

Collaboration network of the authors

27 authors · 71 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • University of Mataram
  • Jenderal Soedirman University
  • Hasanuddin University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Andi HarisAffiliation unknown3
Muhammad Iqbal LatiefAffiliation unknown3
Dwia Aries Tina PulubuhuHasanuddin University2
Mansyur RadjabAffiliation unknown2
Nufida RAFAffiliation unknown2
Meigi Marulina PatadingAffiliation unknown2
Juanda NawawiAffiliation unknown1
Sakaria To AnwarAffiliation unknown1
Sawedi MuhammadAffiliation unknown1
Arisnawawi ArisnawawiAffiliation unknown1
Andi Rewo Batari WantiAffiliation unknown1
Sultan SultanUniversity of Mataram1
Lutfi Fadhel MubaraqAffiliation unknown1
Nur AlifAffiliation unknown1
Suryanto SuryantoJenderal Soedirman University1
Arini Enar Lestari ARAffiliation unknown1
Sakaria SakariaAffiliation unknown1
Yusran SuhanAffiliation unknown1
Andi Rusdayani AminAffiliation unknown1
silda sildaAffiliation unknown1
Sultan DjibeAffiliation unknown1
Rahma RaisAffiliation unknown1
Rahmat MuhammadAffiliation unknown1
Islam Faruk ZainiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/HJS/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PEMIMPIN PERUBAHAN: REFLEKSI MUNCULNYA DAN PENGEMBANGAN STUDI SOSIOLOGIS</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Genda, Arsyad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Arifin, Suryanto</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sabiq, Muhammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Tulisan ini, menjelaskan tiga poin penting. Pertama, pengetahuan manusia dan konteksnya, kedua, kaitan pengetahuan manusia dan ideologi terhadap perilaku manusia dan ketiga, konteks perilaku manusia (pemimpin perubahan) dan kaitan dengan munculnya pemikiran yang bersifat sosiologis atau studi sosiologi. Berbagai jenis pengetahuan manusia, sebagaimana yang dikemukakan oleh Comte, Durkheim, Turner  dan ahli lainnya berbeda, tetapi pada dasarnya tidak bertentangan. Peran para ahli dan atau pemimpin perubahan tidak hanya berkontribusi secara signifikan terhadap lahir dan berkembangnya ilmu pengetahuan (khususnya studi sosiologi), tetapi yang lebih mendasar adalah membangun nilai-nilai moral dan kemanusiaan. Pemimpin  perubahan yang dimaksud, antara lain; Mohandas Karamchand Gandhi, Nelson Mandela, Jr.Martin Luther, Bung Karno, Bung Hatta, B.J. Habibie dan M. Jusuf Kalla. Muncul dan berkembangnya studi sosiologi, tidak dapat dilepaskan dengan kontribusi dari berbagai ahli atau tokoh perubahan. Termasuk J.J. Rousseau, Thomas Hobbes, Comte, Spencer, Durkheim, Weber,  Marx dan Simmel). Pertanyaan penting dari Simmel “How society is possible”. Esai Georg Simmel ini,  dibangun di atas gagasan bahwa seorang individu dapat mengembangkan dirinya sendiri sepenuhnya hanya dengan masuk ke dalam masyarakat tetapi tetap ditandai dengan "tambahan" atau "inti individualitas" yang tidak pernah sepenuhnya disosialisasikan. Pertanyaan/esai Simmel ini, mengispirasi banyak ahli dalam mengembangkan studi sosiologi. Akhirnya, tulisan ini menganggap penting memahami secara utuh setiap pemimpin perubahan (lokal/regional, nasional dan dunia) yang berorientasi dalam membangun nilai-nilai kemanusiaan dan untuk kemaslahatan manusia dan masyarakat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Department of Sociology Faculty of Social and Political Sciences</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/HJS/article/view/10558</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31947/hjs.v2i1.10558</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Sociology (HJS); VOLUME, 2 ISSUE 1, 2020; 35-49</dc:source>
	<dc:source>2685-4333</dc:source>
	<dc:source>2685-5348</dc:source>
	<dc:source>10.31947/hjs.v2i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/HJS/article/view/10558/5486</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Hasanuddin Journal of Sociology</dc:rights>
</oai_dc:dc>