Jurnal
PENYULUHAN KESEHATAN GIGI, STATUS GIZI, LITERASI DAN WAWASAN KEBANGSAAN PADA ANAK STATELESS INDONESIA DI MALAYSIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Hasanuddin · Vol. 4 No. 2 (2023) · pp. 70–81
- ISSN
- 2722-6662
- Published
- 2023-11-04
- Publisher
- Universitas Hasanuddin
- Language
- en
Abstract
Meningkatkan kualitas taraf hidup masyarakat dalam program pembangunan diberbagai bidang, perguruan tinggi dituntut untuk senantiasa terus menerus meningkatkan kualitas pelaksanaan Tridharma perguruan tinggi secara terpadu dan bersistem, terutama dalam hal pengabdian kepada masyarakat. Program service community yang dilaksanakan di Sanggar Bimbingan SENTUL Kuala Lumpur Malaysia berguna untuk meningkatkan taraf pendidikan dan kesehatan anak-anak pekerja migran Indonesia yang berstatus stateless yang berjumlah sebanyak 41 orang anak. Program ini ditujukan bagi anak-anak yang tidak bisa mengenyam pendidikan dan kesehatan, karena tidak ada peluang sekolah di Malaysia. kebanyakan pekerja migran Indonesia yang ada bekerja di Negara Malaysia bekerja di sektor Non Formal dengan rata-rata masih berpendidikan rendah. Sanggar Belajar Bimbingan muncul sebagai jawaban dari pemenuhan pendidikan anak-anak WNI pekerja migran ilegal karena tidak memiliki dokumen seperti paspor dan izin tinggal. Kegiatan ini konsen kepada 2 bidang, yaitu pendidikan dan kesehatan yang meliputi beberapa program diantaranya adalah penyuluhan mengenai wawasan kebangsaan dengan tujuan memperkuat rasa rasa nasionalisme dan ke-Indonesiaannya, selain itu juga ada program penyuluhan dan latihan menyikat gigi, pemerikasaan status gizi, literasi dengan pembagian buku bacaan. Pengabdian kepada Masyarakat yang bertaraf Internasional berkolaborasi dengan Universitas Hasanuddin (UNHAS), Universitas Negeri Makassar(UNM), Universitas Kebangsaaan Malaysia (UKM) Malaysia, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), Kementerian Kesihatan Malaysia, Institut Terjemahan Buku Malaysia(ITBM). Output kebijakan dari program ini adalah menjadikan Universitas berstandar internasional (World Class University) yang menjadi motor penggerak pada kegiatan pengabdian masyarakat pada skala Internasional.
Keywords
Collaboration network of the authors
27 authors · 108 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Marhamah Marhamah | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Harun Achmad | Affiliation unknown | 1 |
| Sherly Horax | Affiliation unknown | 1 |
| Cahya Arumdani | Affiliation unknown | 1 |
| Emmy Riska | Affiliation unknown | 1 |
| Nurdhian Afriani | Affiliation unknown | 1 |
| Nika Permata | Affiliation unknown | 1 |
| Rabbania Paloloang | Affiliation unknown | 1 |
| Aliefah Putri | Affiliation unknown | 1 |
| Irawaty Djaharuddin | Affiliation unknown | 1 |
| Jamaluddin Madolangan | Affiliation unknown | 1 |
| Hasan Nyambe | Affiliation unknown | 1 |
| Kartika Paramita | Affiliation unknown | 1 |
| Andi Indahwaty Sidin | Affiliation unknown | 1 |
| Dwi Anggita | Affiliation unknown | 1 |
| Syakriani Syahrir | Affiliation unknown | 1 |
| Wiwik Elnangti Wijaya | Affiliation unknown | 1 |
| Yayah Inayah | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.