Jurnal
PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) BERUPA OLAHAN IKAN MENJADI NUGGET SEBAGAI UPAYA PENURUNAN ANGKA STUNTING DI DESA PATANI
Jurnal Pengabdian Masyarakat Hasanuddin · Vol. 4 No. 2 (2023) · pp. 103–110
- ISSN
- 2722-6662
- Published
- 2023-09-30
- Publisher
- Universitas Hasanuddin
- Language
- en
Abstract
Kuliah Kerja Nyata atau yang disingkat dengan KKN merupakan bentuk kegiatan pengabdian masyarakat yang dikaitkan dengan Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, pengajaran dan penelitian yang disatukan dalam sebuah kegiatan. Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada gelombang 110 periode 05 Juli 2023 – 20 Agustus 2023 mengusung berbagai macam tema yang sangat bermanfaat bagi beberapa wilayah. Salah satunya yaitu KKN Tematik Indeks Pembangunan Manusia yang dilaksanakan di Kabupaten Takalar. Kabupaten Takalar merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Sulawesi Selatan. Kabupaten Takalar memiliki 9 kecamatan dan 100 Desa/Kelurahan salah satunya adalah Desa Patani. Saat ini, Desa Patani diketahui memiliki beberapa masalah yang dihadapi oleh masyarakat salah satu diantaranya yaitu stunting. Adapun penyebab terjadinya stunting di Desa Patani yaitu kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan lingkungan mengenai perilaku pola hidup bersih dan sehat. Terdapat beberapa upaya yang telah dilakukan dalam pencegahan masalah stunting, salah satunya adalah Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Pemberian Makanan Tambahan (PMT) merupakan bentuk kegiatan pemberian makanan kepada balita dengan tujuan untuk mengatasi masalah gizi yang terjadi pada masyarakat. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang sehat akan diberikan melalui pengolahan ikan tongkol menjadi nugget. Tujuan dari kegiatan “Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berupa Olahan Ikan Menjadi Nugget Sebagai Upaya Penurunan Angka Stunting di Desa Patani” yaitu sebagai alternatif menu pemberian makanan tambahan (PMT) pada balita dalam mencegah stunting.
Keywords
Collaboration network of the authors
24 authors · 83 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| . Syahrul | Affiliation unknown | 2 |
| Asyhabul Qaffi | Affiliation unknown | 1 |
| Wahdanial Fitri | Affiliation unknown | 1 |
| Mufti Hatur Rahmi Tahir | Affiliation unknown | 1 |
| Fahrul fahrul | Affiliation unknown | 1 |
| Elmi N. Zainuddin | Affiliation unknown | 1 |
| Syahrul Syahrul | Affiliation unknown | 1 |
| Metusalach Metusalach | Affiliation unknown | 1 |
| Kasmiati Kasmiati | Affiliation unknown | 1 |
| Ophirtus Sumule | Affiliation unknown | 1 |
| Mufti Hatur Rahmi | Affiliation unknown | 1 |
| Andi Nur Faiziah Palla | Affiliation unknown | 1 |
| Metusalach | Affiliation unknown | 1 |
| Kasmiati | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.