Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Optimalisasi Potensi Daun Sepakung melalui Ecoprint berbasis Circular Economy sebagai upaya Pemberdayaan Perempuan Desa

Jurnal Pengabdian Masyarakat Hasanuddin · Vol. 6 No. 2 (2025) · pp. 83–90

DOI
10.31947/jpmh.v6i2.46041
ISSN
2722-6662
Published
2025-09-18
Publisher
Universitas Hasanuddin
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) merupakan kegiatan akademik pada Program Sarjana yang bersifat kurikuler dan interdisipliner dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan membantu memecahkan permasalahan masyarakat dengan mengutamakan pemberdayaan masyarakat dan kegiatannya harus gayut dengan kompetensi lulusan Program Studi, dan pelaksanaannya diatur dengan Keputusan Rektor, sesuai dengan Peraturan Rektor Universitas Diponegoro Nomor 7 Tahun 2024 tentang Peraturan Akademik Bidang Pendidikan Program Sarjana Universitas Diponegoro. Program ini dikelola oleh Pusat Pengembangan Kuliah Kerja Nyata (P2KKN) dan berlangsung selama kurang lebih 35 hari di desa-desa yang telah ditentukan pada wilayah kecamatan dan kabupaten tertentu. Pada tahun ini, salah satu lokasi yang terpilih sebagai tempat pelaksanaan KKN tematik adalah Kelurahan Sepakung, tepatnya di Dusun Sepakung Wetan RW 10 dan RW 11. Kelurahan ini dikenal sebagai salah satu Desa Wisata unggulan di Kabupaten Semarang, yang terletak di lereng Gunung Telomoyo dan menyuguhkan potensi alam yang melimpah serta panorama yang menawan. Namun demikian, di balik pertumbuhan pariwisata yang pesat, masih terdapat tantangan lingkungan yang cukup signifikan, terutama di wilayah RW 10 dan RW 11. Permasalahan seperti rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, kebiasaan membuang sampah sembarangan, serta kurangnya pemahaman mengenai mitigasi dan kesiapsiagaan terhadap bencana alam menjadi isu penting yang perlu segera diatasi melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Selain itu, Kelurahan Sepakung juga menyimpan kekayaan hayati yang luar biasa, berupa daun-daunan dan bunga-bungaan yang mengandung pigmen alami. Potensi ini sangat berharga dan memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal, seperti teknik ecoprint yaitu metode pewarnaan kain menggunakan bahan alami yang ramah lingkungan. Sebagai respon terhadap potensi dan permasalahan tersebut, para mahasiswa menyelenggarakan program bertajuk "Jejak Daun Sepakung: Mewarnai Kain, Menggerakkan Ekonomi", yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, khususnya kelompok ibu-ibu PKK melalui pelatihan keterampilan dalam pembuatan kerajinan kain berbasis ecoprint. Dengan memanfaatkan kekayaan alam lokal, program ini tidak hanya mengangkat identitas dan keunikan Desa Sepakung, tetapi juga mendorong prinsip pembangunan berkelanjutan serta penguatan ekonomi lokal. Hasil kerajinan ecoprint ini diharapkan dapat menjadi produk khas Desa Wisata Sepakung, memperluas pasar wisata kreatif, dan menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pelestarian lingkungan

Keywords

Collaboration network of the authors

12 authors · 42 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Diponegoro University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Rinta KridalukmanaDiponegoro University1
Budi Cahyo S.P.Diponegoro University1
Deddy Kurniawan WDiponegoro University1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jpmh/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Optimalisasi Potensi Daun Sepakung melalui Ecoprint berbasis Circular Economy sebagai upaya Pemberdayaan Perempuan Desa</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Ariany, Zulfaidah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Susanti, Siti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Lestari, Endang Sri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Arifan, Fahmi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Satria, Komang David Adi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ayuningtyas, Amelia</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Kania, Adira</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nandhika, Wanda Mudya</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Aisy, Jasmine Rikhdatul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Ecoprint</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Potensi Lokal</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Pemberdayaan Perempuan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Ekonomi Kreatif</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) merupakan kegiatan akademik pada Program Sarjana yang bersifat kurikuler dan interdisipliner dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan membantu memecahkan permasalahan masyarakat dengan mengutamakan pemberdayaan masyarakat dan kegiatannya harus gayut dengan kompetensi lulusan Program Studi, dan pelaksanaannya diatur dengan Keputusan Rektor, sesuai dengan Peraturan Rektor Universitas Diponegoro Nomor 7 Tahun 2024 tentang Peraturan Akademik Bidang Pendidikan Program Sarjana Universitas Diponegoro. Program ini dikelola oleh Pusat Pengembangan Kuliah Kerja Nyata (P2KKN) dan berlangsung selama kurang lebih 35 hari di desa-desa yang telah ditentukan pada wilayah kecamatan dan kabupaten tertentu. Pada tahun ini, salah satu lokasi yang terpilih sebagai tempat pelaksanaan KKN tematik adalah Kelurahan Sepakung, tepatnya di Dusun Sepakung Wetan RW 10 dan RW 11. Kelurahan ini dikenal sebagai salah satu Desa Wisata unggulan di Kabupaten Semarang, yang terletak di lereng Gunung Telomoyo dan menyuguhkan potensi alam yang melimpah serta panorama yang menawan. Namun demikian, di balik pertumbuhan pariwisata yang pesat, masih terdapat tantangan lingkungan yang cukup signifikan, terutama di wilayah RW 10 dan RW 11. Permasalahan seperti rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, kebiasaan membuang sampah sembarangan, serta kurangnya pemahaman mengenai mitigasi dan kesiapsiagaan terhadap bencana alam menjadi isu penting yang perlu segera diatasi melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Selain itu, Kelurahan Sepakung juga menyimpan kekayaan hayati yang luar biasa, berupa daun-daunan dan bunga-bungaan yang mengandung pigmen alami. Potensi ini sangat berharga dan memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal, seperti teknik ecoprint yaitu metode pewarnaan kain menggunakan bahan alami yang ramah lingkungan. Sebagai respon terhadap potensi dan permasalahan tersebut, para mahasiswa menyelenggarakan program bertajuk "Jejak Daun Sepakung: Mewarnai Kain, Menggerakkan Ekonomi", yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, khususnya kelompok ibu-ibu PKK melalui pelatihan keterampilan dalam pembuatan kerajinan kain berbasis ecoprint. Dengan memanfaatkan kekayaan alam lokal, program ini tidak hanya mengangkat identitas dan keunikan Desa Sepakung, tetapi juga mendorong prinsip pembangunan berkelanjutan serta penguatan ekonomi lokal. Hasil kerajinan ecoprint ini diharapkan dapat menjadi produk khas Desa Wisata Sepakung, memperluas pasar wisata kreatif, dan menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pelestarian lingkungan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2025-09-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jpmh/article/view/46041</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31947/jpmh.v6i2.46041</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Masyarakat Hasanuddin; Vol. 6 No. 2 (2025); 83 - 90</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Masyarakat Hasanuddin (JPMH); Vol 6 No 2 (2025); 83 - 90</dc:source>
	<dc:source>2722-6662</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jpmh/article/view/46041/13385</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Hasanuddin</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>