Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Kelimpahan dan Keanekaragaman Makrofauna di Berbagai Vegetasi Tutupan Lahan di Tanah Ultisol: Abundance and Diversity of Macrofauna in Various Vegetation Land Covers in Ultisol Soil

Jurnal Ecosolum · Vol. 14 No. 2 (2025) · pp. 192–212

DOI
10.20956/ecosolum.v14i2.45814
ISSN
2654-430X, 2252-7923
Published
2025-12-31
Publisher
Universitas Hasanuddin
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Tanah Ultisol umumnya memiliki kandungan bahan organik rendah hingga sedang, bereaksi masam, serta ketersediaan unsur hara yang rendah, sehingga berdampak pada rendahnya kesuburan tanah. Dalam kondisi tersebut, makrofauna tanah berperan penting sebagai perombak bahan organik dan pengendali proses ekologi tanah yang mendukung ketersediaan hara. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kelimpahan dan keanekaragaman makrofauna tanah di berbagai vegetasi tutupan lahan di tanah ultisol. Penelitian dilakukan pada tiga tipe vegetasi, yaitu lahan kosong, lahan jati, dan lahan jagung. Pengambilan sampel makrofauna tanah menggunakan metode monolit berukuran 25 cm × 25 cm hingga kedalaman 10 cm dengan metode hand sorting pada lima titik pengamatan di setiap vegetasi. Data dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon–Wiener, indeks dominansi, serta dianalisis hubungannya dengan sifat fisik dan kimia tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan jati memiliki keanekaragaman makrofauna tertinggi dengan sembilan ordo dan nilai indeks keanekaragaman sebesar H’ = 1,85. Lahan jagung memiliki tiga ordo dengan nilai H’ = 0,52 dan didominasi oleh Isoptera dengan kelimpahan populasi sebesar 160 ekor m-². Lahan kosong hanya ditemukan satu ordo, yaitu Hymenoptera, dengan nilai H’ = 0 dan kelimpahan populasi sebesar 156,8 ekor m-². Faktor pH tanah, tekstur tanah, suhu, kadar air, dan kandungan C-organik berpengaruh terhadap jumlah dan komposisi makrofauna tanah. Vegetasi tutupan lahan berpengaruh terhadap kelimpahan dan keanekaragaman makrofauna tanah pada Ultisol. Lahan dengan tutupan vegetasi yang lebih baik seperti lahan jati mampu mendukung komunitas makrofauna yang lebih beragam dan seimbang.

Keywords

Collaboration network of the authors

20 authors · 172 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Mutmainna MutmainnaAffiliation unknown1
Ahmad Fauzan AdzimaAffiliation unknown1
Asmita AhmadAffiliation unknown1
Zulkarnain ChairuddinAffiliation unknown1
Sartika LabanAffiliation unknown1
Muh. JayadiAffiliation unknown1
Magfirah DjamaluddinAffiliation unknown1
Nirmala JuitaAffiliation unknown1
Muh. AnsarAffiliation unknown1
Istiqama Maulidina AnnisaAffiliation unknown1
Idul IdulAffiliation unknown1
Adiet Nurholis Al GaniAffiliation unknown1
Ahmad Tirta SetiadiAffiliation unknown1
Sulfadli SAffiliation unknown1
Maksum MadjidiAffiliation unknown1
Balqis Nur AisyahAffiliation unknown1
Rahmawati RahmawatiAffiliation unknown1
Nova Tries ArdaniAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/ecosolum/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Kelimpahan dan Keanekaragaman Makrofauna di Berbagai Vegetasi Tutupan Lahan di Tanah Ultisol: Abundance and Diversity of Macrofauna in Various Vegetation Land Covers in Ultisol Soil</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Darsam, Ely Putri Jamila</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurhikmayani, Risky</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Makrofauna</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Ultisol</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Vegetasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Tutupan Lahan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Tanah Ultisol umumnya memiliki kandungan bahan organik rendah hingga sedang, bereaksi masam, serta ketersediaan unsur hara yang rendah, sehingga berdampak pada rendahnya kesuburan tanah. Dalam kondisi tersebut, makrofauna tanah berperan penting sebagai perombak bahan organik dan pengendali proses ekologi tanah yang mendukung ketersediaan hara. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kelimpahan dan keanekaragaman makrofauna tanah di berbagai vegetasi tutupan lahan di tanah ultisol. Penelitian dilakukan pada tiga tipe vegetasi, yaitu lahan kosong, lahan jati, dan lahan jagung. Pengambilan sampel makrofauna tanah menggunakan metode monolit berukuran 25 cm × 25 cm hingga kedalaman 10 cm dengan metode hand sorting pada lima titik pengamatan di setiap vegetasi. Data dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon–Wiener, indeks dominansi, serta dianalisis hubungannya dengan sifat fisik dan kimia tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan jati memiliki keanekaragaman makrofauna tertinggi dengan sembilan ordo dan nilai indeks keanekaragaman sebesar H’ = 1,85. Lahan jagung memiliki tiga ordo dengan nilai H’ = 0,52 dan didominasi oleh Isoptera dengan kelimpahan populasi sebesar 160 ekor m-². Lahan kosong hanya ditemukan satu ordo, yaitu Hymenoptera, dengan nilai H’ = 0 dan kelimpahan populasi sebesar 156,8 ekor m-². Faktor pH tanah, tekstur tanah, suhu, kadar air, dan kandungan C-organik berpengaruh terhadap jumlah dan komposisi makrofauna tanah. Vegetasi tutupan lahan berpengaruh terhadap kelimpahan dan keanekaragaman makrofauna tanah pada Ultisol. Lahan dengan tutupan vegetasi yang lebih baik seperti lahan jati mampu mendukung komunitas makrofauna yang lebih beragam dan seimbang.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2025-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/ecosolum/article/view/45814</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/ecosolum.v14i2.45814</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Ecosolum; Vol. 14 No. 2 (2025): DESEMBER; 192-212</dc:source>
	<dc:source>2654-430X</dc:source>
	<dc:source>2252-7923</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/ecosolum/article/view/45814/13961</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>