Jurnal
REVIEW OF DEGRADATION OF THE CITY OF MAKASSAR'S COASTAL AND SEA ENVIRONMENT TO THE COASTAL AREA MANAGEMENT POLICY
TINJAUAN DEGRADASI LINGKUNGAN PESISIR DAN LAUT KOTA MAKASSAR TERHADAP KEBIJAKAN PENGELOLAAN KAWASAN PESISIR
SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan · Vol. ume (2018) · pp. 30–37
- ISSN
- 2988-2559, 2623-1506
- Published
- 2018-09-17
- Publisher
- Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
- Language
- id
Abstract
English
Kota Makassar merupakan salah satu kota dari 30 kota pantai di Indonesia yang diperkirakan potensial terkena dampakkenaikan muka air laut. Kawasan pesisir Makassar mengalami degradasi daya dukung lingkungan yang cukupsignifikan yang diakibatkan oleh adanya pemanfaatan ruang yang kurang terkendali dari kegiatan pembangunan sertakondisi geomorfologi kawasan pesisir yang rawan terhadap resiko bencana. Kajian ini dilakukan untuk mengetahuifaktor penyebab perubahan/degradasi lingkungan yang terjadi di Kota Makassar dengan acuan data dan informasiyang berkaitan dengan pengimplementasian kebijakan pengelolaan kawasan pesisir. Metode penelitian yangdigunakan berupa memberikan gambaran tentang fenomena tertentu atau aspek kehidupan tertentu dari lokasi danmasyarakat yang ditinjau. Pengumpulan data meliputi data atau dokumen yang telah ada. Penyebab terjadinyadegradasi ekosistem yang paling signifikan adalah kurangnya kemampuan masyarakat untuk dapat menyelesaikanpersoalan lingkungan, kurangnya kapasitas masyarakat untuk memberikan masukan kepada pihak-pihak yangberkepentingan dan berkewajiban mengelola dan melindungi lingkungan, serta kegagalan kebijakan pemerintah untukmenginplementasikan peraturan perundang undangan tentang pengelolahan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecilyang tercantum dalam UU No 1 tahun 2014 yang merupakan hasil perubahan atas UU No 27 tahun 2007. Sebagianbesar dampak kerusakan dirasakan berpengaruh terhadap aktivitas manusia dan lingkungan, seperti rusaknya biotalaut, terancamnya pemukiman dan mata pencaharian nelayan, dan sebagainya. Pemerintah hendaknya dapatbekerjasama dengan masyarakat untuk menyelamatkan pemasalahan degradasi lingkungan pesisir dan laut kotamakassar.
Bahasa Indonesia
Kota Makassar merupakan salah satu kota dari 30 kota pantai di Indonesia yang diperkirakan potensial terkena dampakkenaikan muka air laut. Kawasan pesisir Makassar mengalami degradasi daya dukung lingkungan yang cukupsignifikan yang diakibatkan oleh adanya pemanfaatan ruang yang kurang terkendali dari kegiatan pembangunan sertakondisi geomorfologi kawasan pesisir yang rawan terhadap resiko bencana. Kajian ini dilakukan untuk mengetahuifaktor penyebab perubahan/degradasi lingkungan yang terjadi di Kota Makassar dengan acuan data dan informasiyang berkaitan dengan pengimplementasian kebijakan pengelolaan kawasan pesisir. Metode penelitian yangdigunakan berupa memberikan gambaran tentang fenomena tertentu atau aspek kehidupan tertentu dari lokasi danmasyarakat yang ditinjau. Pengumpulan data meliputi data atau dokumen yang telah ada. Penyebab terjadinyadegradasi ekosistem yang paling signifikan adalah kurangnya kemampuan masyarakat untuk dapat menyelesaikanpersoalan lingkungan, kurangnya kapasitas masyarakat untuk memberikan masukan kepada pihak-pihak yangberkepentingan dan berkewajiban mengelola dan melindungi lingkungan, serta kegagalan kebijakan pemerintah untukmenginplementasikan peraturan perundang undangan tentang pengelolahan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecilyang tercantum dalam UU No 1 tahun 2014 yang merupakan hasil perubahan atas UU No 27 tahun 2007. Sebagianbesar dampak kerusakan dirasakan berpengaruh terhadap aktivitas manusia dan lingkungan, seperti rusaknya biotalaut, terancamnya pemukiman dan mata pencaharian nelayan, dan sebagainya. Pemerintah hendaknya dapatbekerjasama dengan masyarakat untuk menyelamatkan pemasalahan degradasi lingkungan pesisir dan laut kotamakassar.
Keywords
Collaboration network of the authors
40 authors · 99 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
- Hasanuddin University
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Sabaruddin Rahman | Affiliation unknown | 10 |
| Hasdinar Umar | Affiliation unknown | 9 |
| Ashury Ashury | Affiliation unknown | 4 |
| Achmad Yasir Baeda | Affiliation unknown | 4 |
| Nur Azisah | Affiliation unknown | 3 |
| Adriani Phady | Affiliation unknown | 3 |
| Putri Sriwahyuni Kasba | Affiliation unknown | 3 |
| ZULFIKAR ZULFIKAR | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Fitri Ramadani Rahim | Affiliation unknown | 3 |
| Mu’minatung Nisa | Affiliation unknown | 3 |
| Tri Utari | Affiliation unknown | 2 |
| Ahmad Azwar Mas'ud M | Affiliation unknown | 2 |
| Muhammad Asdar | Affiliation unknown | 2 |
| Muhammad Zubair Muis Alie | Affiliation unknown | 2 |
| Fuad Mahfud Assidiq | Affiliation unknown | 2 |
| Dwi Agusdiansyah | Affiliation unknown | 2 |
| Taufiqurrahman Taufiqurrahman | Affiliation unknown | 2 |
| Ilham Alkhaer | Affiliation unknown | 2 |
| Reskiyanti Reskiyanti | Affiliation unknown | 2 |
| Teguh Pairunan Putra | Affiliation unknown | 1 |
| Ichwanul Haq Bahtiar | Affiliation unknown | 1 |
| Arsil Arsil | Affiliation unknown | 1 |
| Bulan Purnama | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Aksar | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Arsyad Thaha | Affiliation unknown | 1 |
| Wasir Samad | Affiliation unknown | 1 |
| Sugianto Sugianto | Universitas Nahdlatul Ulama Blitar | 1 |
| Riswal Karamma | Hasanuddin University | 1 |
| Rita Tahir Lopa | Affiliation unknown | 1 |
| Siti Arifaini Suleman | Affiliation unknown | 1 |
| Fitrahwati Nur | Affiliation unknown | 1 |
| Dadang A. Suriamiharja | Affiliation unknown | 1 |
| Alif Hidayat Kasim | Affiliation unknown | 1 |
| Wahyuni Hasan | Affiliation unknown | 1 |
| Wahyu Sakinah Kasim | Affiliation unknown | 1 |
| Ahmad Yasir Baedah | Affiliation unknown | 1 |
| Putri Ayu Novia Lestari | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.