Jurnal
REVIEW OF THE TANJUNG BUNGA BEACH SEMPADAN LIMITATIONS AS IMPLEMENTATION OF LAW NO.1 YEAR 2014
TINJAUAN BATASAN SEMPADAN PANTAI TANJUNG BUNGA SEBAGAI IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NO 1 TAHUN 2014
SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan · Vol. ume (2018) · pp. 38–43
- ISSN
- 2988-2559, 2623-1506
- Published
- 2018-09-17
- Publisher
- Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
- Language
- id
Abstract
English
Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari sekitar 17.500 pulau besar dan kecil dengan panjang garispantai kurang lebih 81.000 km. Daerah pantai merupakan wilayah yang sangat rentan terhadap perubahan, baikperubahan akibat ulah manusia maupun perubahan alam. Desakan kebutuhan ekonomi menyebabkan wilayah pantaiyang seharusnya menjadi wilayah penyangga daratan menjadi tidak dapat mempertahankan fungsinya sehinggakerusakan lingkungan pesisir pun terjadi. Untuk mencegah terjadinya kerusakan pantai lebih jauh diperlukan adanyakawasan sempadan pantai. Kriteria kawasan lindung untuk sempadan pantai menurut Undang-Undang No. 1 Tahun2014 yaitu daratan sepanjang tepian yang lebarnya proporsional dengan bentuk dan kondisi fisik pantai minimal 100meter dari titik pasang tertinggi ke arah darat. Penelitian ini memaparkan tinjauan inplementasi Undang-UndangNo. 1 Tahun 2014 perihal sempadan pantai yang berada di Pantai Tanjung Bunga Kota Makassar. Implementasiperaturan UU No. 1 tahun 2014 di kawasan tersebut masih sangat lemah. Sempadan pantai dapat melindungi danmenjaga kelestarian fungsi ekosistem dan segenap sumber daya di wilayah pesisir, kehidupan masyarakat di wilayahpesisir dari ancaman bencana alam, alokasi ruang untuk akses publik melewati pantai, dan alokasi ruang untuk saluranair dan limbah
Bahasa Indonesia
Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari sekitar 17.500 pulau besar dan kecil dengan panjang garispantai kurang lebih 81.000 km. Daerah pantai merupakan wilayah yang sangat rentan terhadap perubahan, baikperubahan akibat ulah manusia maupun perubahan alam. Desakan kebutuhan ekonomi menyebabkan wilayah pantaiyang seharusnya menjadi wilayah penyangga daratan menjadi tidak dapat mempertahankan fungsinya sehinggakerusakan lingkungan pesisir pun terjadi. Untuk mencegah terjadinya kerusakan pantai lebih jauh diperlukan adanyakawasan sempadan pantai. Kriteria kawasan lindung untuk sempadan pantai menurut Undang-Undang No. 1 Tahun2014 yaitu daratan sepanjang tepian yang lebarnya proporsional dengan bentuk dan kondisi fisik pantai minimal 100meter dari titik pasang tertinggi ke arah darat. Penelitian ini memaparkan tinjauan inplementasi Undang-UndangNo. 1 Tahun 2014 perihal sempadan pantai yang berada di Pantai Tanjung Bunga Kota Makassar. Implementasiperaturan UU No. 1 tahun 2014 di kawasan tersebut masih sangat lemah. Sempadan pantai dapat melindungi danmenjaga kelestarian fungsi ekosistem dan segenap sumber daya di wilayah pesisir, kehidupan masyarakat di wilayahpesisir dari ancaman bencana alam, alokasi ruang untuk akses publik melewati pantai, dan alokasi ruang untuk saluranair dan limbah
Keywords
Collaboration network of the authors
40 authors · 100 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
- Hasanuddin University
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Sabaruddin Rahman | Affiliation unknown | 10 |
| Hasdinar Umar | Affiliation unknown | 9 |
| Ashury Ashury | Affiliation unknown | 4 |
| Achmad Yasir Baeda | Affiliation unknown | 4 |
| Nur Azisah | Affiliation unknown | 3 |
| Adriani Phady | Affiliation unknown | 3 |
| Putri Sriwahyuni Kasba | Affiliation unknown | 3 |
| ZULFIKAR ZULFIKAR | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Fitri Ramadani Rahim | Affiliation unknown | 3 |
| Mu’minatung Nisa | Affiliation unknown | 3 |
| Tri Utari | Affiliation unknown | 2 |
| Ahmad Azwar Mas'ud M | Affiliation unknown | 2 |
| Muhammad Asdar | Affiliation unknown | 2 |
| Muhammad Zubair Muis Alie | Affiliation unknown | 2 |
| Fuad Mahfud Assidiq | Affiliation unknown | 2 |
| Dwi Agusdiansyah | Affiliation unknown | 2 |
| Taufiqurrahman Taufiqurrahman | Affiliation unknown | 2 |
| Ilham Alkhaer | Affiliation unknown | 2 |
| Yuliani Suleman | Affiliation unknown | 2 |
| Teguh Pairunan Putra | Affiliation unknown | 1 |
| Ichwanul Haq Bahtiar | Affiliation unknown | 1 |
| Arsil Arsil | Affiliation unknown | 1 |
| Bulan Purnama | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Aksar | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Arsyad Thaha | Affiliation unknown | 1 |
| Wasir Samad | Affiliation unknown | 1 |
| Sugianto Sugianto | Universitas Nahdlatul Ulama Blitar | 1 |
| Riswal Karamma | Hasanuddin University | 1 |
| Rita Tahir Lopa | Affiliation unknown | 1 |
| Siti Arifaini Suleman | Affiliation unknown | 1 |
| Fitrahwati Nur | Affiliation unknown | 1 |
| Dadang A. Suriamiharja | Affiliation unknown | 1 |
| Alif Hidayat Kasim | Affiliation unknown | 1 |
| Wahyuni Hasan | Affiliation unknown | 1 |
| Wahyu Sakinah Kasim | Affiliation unknown | 1 |
| Ahmad Yasir Baedah | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.