Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KARAKTERISTIK PERGERAKAN PENUMPANG DAN KENDARAAN LINTAS PENYEBERANGAN BAJOE-KOLAKA

SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan · Vol. ume (2018) · pp. 107–113

DOI
10.62012/sensistek.v1i1.12992
ISSN
2988-2559, 2623-1506
Published
2018-09-17
Publisher
Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Language
id

Abstract

wilayah Koridor Sulawesi. Penggunaan kapal ferry cukup fleksibel dengan karakteristik muatan terdiri dari kendaraan,barang dan manusia. Jaringan angkutan penyeberangan sebagai pendukung konektivitas nasional berperanmenghubungkan pulau-pulau utama. Lintas penyeberangan Bajoe Kolaka merupakan salah satu lintas penyeberanganyang menghubungkan Provinsi Sulawesi Selatan dengan Provinsi Sulawesi Tenggara yang cukup ramai dibandingdua lintasan lainnya. Tujuan penelitian menganalisis karakteristik pergerakan muatan Lintasan Bajoe-Kolaka yangnantinya digunakan untuk perencanaan sarana (kapal) dan prasarana (pelabuhan). Metode bangkitan pergerakandigunakan untuk menentukan asal tujuan dan regresi/pertumbuhan untuk menentukan potensi pergerakan. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa daerah asal (hinterland) utama pelabuhan Bajoe adalah Bone, Makassar, dan Soppeng,daerah tujuan (foreland) utama adalah Kolaka, Kendari dan Bombana. Jenis kendaraan terbesar adalah roda duakemudian truk (panjang 7-10 meter, 6 ban), dan truk kecil (5 meter) serta mobil pribadi/ penumpang biasa.Pertumbuhan muatan untuk penumpang terjadi penurunan dengan tingkat pertumbuhan rata-rata -5%, kendaraangolangan II sebesar 3%, golongan IV penumpang -6%, golongan IV barang 1%, golongan V penumpang -3%,golongan V barang 5%, golongan VI penumpang -3%, golongan VI barang -7%, golongan VII 5%, dan golongan VIII6%.

Collaboration network of the authors

31 authors · 157 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Bandung Institute of Technology
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Abdul Haris DjalanteAffiliation unknown4
Sitti ChairunnisaAffiliation unknown3
Chairunnisa ChairunnisaBandung Institute of Technology3
Achmad FachryAffiliation unknown3
Misliah IdrusAffiliation unknown2
Rini Safitri NasruddinAffiliation unknown2
Arnika SyamsulAffiliation unknown2
A. St ChairunnisaAffiliation unknown2
Abd. Haris DjalanteAffiliation unknown2
Farianto FachruddinAffiliation unknown1
Syamsul AsriAffiliation unknown1
M. Risal FirmansyahAffiliation unknown1
Wahyuddin MustafaAffiliation unknown1
Ganding SitepuAffiliation unknown1
RosmaniAffiliation unknown1
Andi ArdiantiAffiliation unknown1
Abdul Haris DjalanteAffiliation unknown1
Suandar BasoAffiliation unknown1
Andi St. ChaerunnisaAffiliation unknown1
HamzahAffiliation unknown1
Fadhil Riski ClausthaldiAffiliation unknown1
Muhammad Akbar AzisAffiliation unknown1
Andi Sitti ChairunnisaAffiliation unknown1
Welsy KristiantoAffiliation unknown1
Rifkah FitriahAffiliation unknown1
Juan Anugrah AlexAffiliation unknown1
Misliah IdrisAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">KARAKTERISTIK PERGERAKAN PENUMPANG DAN KENDARAAN LINTAS PENYEBERANGAN BAJOE-KOLAKA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Misliah, Misliah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Djafar, Wihdat </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Djalante, Haris </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rosmani, Rosmani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Misliah, Misliah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Djafar, Wihdat </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Djalante,  Haris </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Rosmani, Rosmani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id">wilayah Koridor Sulawesi. Penggunaan kapal ferry cukup fleksibel dengan karakteristik muatan terdiri dari kendaraan,barang dan manusia. Jaringan angkutan penyeberangan sebagai pendukung konektivitas nasional berperanmenghubungkan pulau-pulau utama. Lintas penyeberangan Bajoe Kolaka merupakan salah satu lintas penyeberanganyang menghubungkan Provinsi Sulawesi Selatan dengan Provinsi Sulawesi Tenggara yang cukup ramai dibandingdua lintasan lainnya. Tujuan penelitian menganalisis karakteristik pergerakan muatan Lintasan Bajoe-Kolaka yangnantinya digunakan untuk perencanaan sarana (kapal) dan prasarana (pelabuhan). Metode bangkitan pergerakandigunakan untuk menentukan asal tujuan dan regresi/pertumbuhan untuk menentukan potensi pergerakan. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa daerah asal (hinterland) utama pelabuhan Bajoe adalah Bone, Makassar, dan Soppeng,daerah tujuan (foreland) utama adalah Kolaka, Kendari dan Bombana. Jenis kendaraan terbesar adalah roda duakemudian truk (panjang 7-10 meter, 6 ban), dan truk kecil (5 meter) serta mobil pribadi/ penumpang biasa.Pertumbuhan muatan untuk penumpang terjadi penurunan dengan tingkat pertumbuhan rata-rata -5%, kendaraangolangan II sebesar 3%, golongan IV penumpang -6%, golongan IV barang 1%, golongan V penumpang -3%,golongan V barang 5%, golongan VI penumpang -3%, golongan VI barang -7%, golongan VII 5%, dan golongan VIII6%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2018-09-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/12992</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.62012/sensistek.v1i1.12992</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 1, Number 1, Year 2018 Edition; 107-113</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 1, Nomor 1, Tahun 2018; 107-113</dc:source>
	<dc:source>2988-2559</dc:source>
	<dc:source>2623-1506</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/12992/10642</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan</dc:rights>
</oai_dc:dc>