Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENILAIAN RISIKO SISTEM INTALASI PIPA DISTRIBUSI MINYAK BUMI PADA ANJUNGAN LEPAS PANTAI MENGGUNAKAN METODE HAZOP

SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan · Vol. ume (2019) · pp. 22–27

DOI
10.62012/sensistek.v2i1.13081
ISSN
2988-2559, 2623-1506
Published
2019-10-01
Publisher
Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Language
id

Abstract

Meningkatnya permintaan konsumen terhadap minyak dan gas menyebabkan industri minyak dan gas kianberkembang dengan pesat. Hal ini menyebabkan industri minyak dan gas selalu berusaha meningkatkan kapasitas dankemampuan peralatannya dari hulu ke hilir. Salah satu bagian penting dalam proses produksi minyak bumi adalahsistem instalasi pipa, yang berfungsi mendistribusikan minyak bumi dari anjungan lepas pantai ke kilang minyak.Kegagalan pada sistem instalasi ini dapat menyebabkan risiko ketidakmampuan mendistribusikan minyak bumi,kebakaran maupun ledakan, yang dapat mengakibatkan kerugian material, kerusakan lingkungan dan korban jiwa.Pemeliharaan yang baik terhadap sistem instalasi pipa ini sangat berpengaruh untuk menekan tingkat risiko. Salahsatu metode yang dapat digunakan untuk penilaian risiko adalah HAZOP (Hazard Operability) yang menggunakanteknik analisis bahaya dalam persiapan penetapan keamanan dalam suatu sistem baru atau modifikasi untuk suatukeberadaan potensi bahaya atau masalah operasionalnya. Hasil penelitian yang didapat adalah tingkat risiko ekstrimterdapat pada pompa dan motor listrik. Risiko tinggi terapat pada pipa,sambungan dan katub. Risiko sedang danrendah terdapat pada weir dan bejana pada separator. Nilai persentasi dari pompa dan motor listrik sebasar60%,persentasi pipa,sambungan dan katup sebesar 30% dan untuk weir dan bejana pada separator masing-masingmendapat 5%. Maka dari itu perlukan perhatian khusus kepada pompa dan motor listrik agar risiko-risiko terjadinyakecelakaan dapat dikendalikan

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 155 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Faisal MahmuddinAffiliation unknown13
Andi Husni SitepuAffiliation unknown7
M. Rusydi AlwiAffiliation unknown6
Muhammad Iqbal NikmatullahAffiliation unknown6
Fadel Rezky RamadhanAffiliation unknown5
Andi Haris MuhammadAffiliation unknown4
Balqis ShintarahayuAffiliation unknown4
RahimuddinAffiliation unknown3
Haryanti RivaiAffiliation unknown3
Baharuddin BaharuddinAffiliation unknown2
Muhammad Ardi IsragusraAffiliation unknown2
Apriansyah ApriansyahAffiliation unknown2
Eunike BaranganAffiliation unknown2
Andi Bukti DjufrieAffiliation unknown2
Haidil AdhaAffiliation unknown2
Muhammad AmriAffiliation unknown2
RachmatanAffiliation unknown2
JuarniAffiliation unknown2
Az ZahrawaaniAffiliation unknown2
Yospin Kala' KawandodaAffiliation unknown2
Arham SuhardiAffiliation unknown2
Muhammad Aditya Dwi SyandhyAffiliation unknown1
Muhammad Banda SelamatAffiliation unknown1
RahmatullahAffiliation unknown1
Muhammad Alim Khairi KhalqihAffiliation unknown1
Petra YericsenAffiliation unknown1
Rachmat Zakaria IlyasAffiliation unknown1
Muhammad Ilham NurAffiliation unknown1
Haerul Muhammad HaerullahAffiliation unknown1
Adriansyah AdriansyahAffiliation unknown1
Faisal MahmudinAffiliation unknown1
Muh. Fadil SoedartoAffiliation unknown1
Hilmi RaihansyahAffiliation unknown1
Muhammad FaizalAffiliation unknown1
Fuad Mahfud AssidiqAffiliation unknown1
Muhammad Uswah PawaraAffiliation unknown1
Anshar Yaumil AkhirAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">PENILAIAN RISIKO SISTEM INTALASI PIPA DISTRIBUSI MINYAK BUMI PADA ANJUNGAN LEPAS PANTAI MENGGUNAKAN METODE HAZOP</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Hariyanto, Surya</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Klara, Syerly</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Evander, Sakka</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Hariyanto, Surya</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Klara, Syerly</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Evander, Sakka</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Kata kunci: Penilaian risiko, Sistem instalasi pipa, HAZOP</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Meningkatnya permintaan konsumen terhadap minyak dan gas menyebabkan industri minyak dan gas kianberkembang dengan pesat. Hal ini menyebabkan industri minyak dan gas selalu berusaha meningkatkan kapasitas dankemampuan peralatannya dari hulu ke hilir. Salah satu bagian penting dalam proses produksi minyak bumi adalahsistem instalasi pipa, yang berfungsi mendistribusikan minyak bumi dari anjungan lepas pantai ke kilang minyak.Kegagalan pada sistem instalasi ini dapat menyebabkan risiko ketidakmampuan mendistribusikan minyak bumi,kebakaran maupun ledakan, yang dapat mengakibatkan kerugian material, kerusakan lingkungan dan korban jiwa.Pemeliharaan yang baik terhadap sistem instalasi pipa ini sangat berpengaruh untuk menekan tingkat risiko. Salahsatu metode yang dapat digunakan untuk penilaian risiko adalah HAZOP (Hazard Operability) yang menggunakanteknik analisis bahaya dalam persiapan penetapan keamanan dalam suatu sistem baru atau modifikasi untuk suatukeberadaan potensi bahaya atau masalah operasionalnya. Hasil penelitian yang didapat adalah tingkat risiko ekstrimterdapat pada pompa dan motor listrik. Risiko tinggi terapat pada pipa,sambungan dan katub. Risiko sedang danrendah terdapat pada weir dan bejana pada separator. Nilai persentasi dari pompa dan motor listrik sebasar60%,persentasi pipa,sambungan dan katup sebesar 30% dan untuk weir dan bejana pada separator masing-masingmendapat 5%. Maka dari itu perlukan perhatian khusus kepada pompa dan motor listrik agar risiko-risiko terjadinyakecelakaan dapat dikendalikan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2019-10-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/13081</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.62012/sensistek.v2i1.13081</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 2, Number 1, Year 2019 Edition; 22-27</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 2, Nomor 1, Tahun 2019; 22-27</dc:source>
	<dc:source>2988-2559</dc:source>
	<dc:source>2623-1506</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/13081/10651</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan</dc:rights>
</oai_dc:dc>