Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS PERUBAHAN LAHAN AKIBAT PERUBAHAN GARIS PANTAI DI WILAYAH PESISIR KECAMATAN BIRINGKANAYA

SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan · Vol. ume (2019) · pp. 45–53

DOI
10.62012/sensistek.v2i1.13197
ISSN
2988-2559, 2623-1506
Published
2019-10-01
Publisher
Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Language
id

Abstract

Permasalahan yang akan diungkap dalam penelitian ini adalah bagaimanana perubahan luas lahan akibat perubahan garis pantai di wilayah pesisir Kecamatan Biringkanaya pada waktu 20 tahun terakhir (2000-2018) dan bagaimanaperubahan penggunaan lahan akibat perubahan garis pantai di wilayah pesisir Kecamatan Biringkanaya pada tahun 2000 dan 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan luas lahan akibat perubahan garis pantai di wilayah Kecamatan Biringkanaya dan mengetahui perubahan penggunaan lahan akibat perubahan garis pantai di wilayah pesisir Kecamatan Biringkanaya pada tahun 2000 dan 2018. Manfaat yang diharapkan dalam penelitian ini adalah bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan mengenai penataan penggunaan lahan, dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah untuk membuat tata ruang perubahan lahan,dapat membantu pemerintah memecahkan permasalahan dalam proses informasi tentang luas lahan akibat perubahan garis pantai dan bermanfaat bagi peneliti itu sendiri. Metode penelitian ini dimulai dari tempat dan waktu penelitian, dimana waktu penelitian ini di laksanakan dengan estimasi waktu 3 bulan di wilayah pesisir Kelurahan Untia Kecamatan Biringkanaya. Berdasarkan fungsi lahan data BPS menunjukkan konsentrasi penduduk di Kecamatan Biringkanaya yang terbesar dari 7 Kelurahan yaitu Kelurahan Untia dengan jumlah penduduk yakni 202.520 jiwa, luas wilayah kecamatan ini 48,22 km2 sehingga kepadatan penduduk berkisar 4.199 jiwa/km2. Adapun teknik pengumpulan data yaitu intepretasi citra, observasi lapangan untuk mengetahui fenomena visual yang ada meliputi perubahan garis pantai, pemanfaatan ruang wilayah pesisir, overlay, dokumentasi dan wawancara serta teknik analisis data, dan pengolahan data pendukung seperti data oseanografi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan garis pantai di kawasan pesisir pantai Kelurahan Untia selama 18 tahun yaitu 2000-2018 menggunakan citra satelit Google Earth secara signifikan yaitu abrasi terbesar 44.729,03 m2, sedangkan akresi terbesar 90.616,53m2. Dimana penggunaan lahan terluas dari tahun 2000-2018 di pesisir pantai Kelurahan Untia digunakan sebagai lahan sawah/tambak seluas 1.154,959,49 m2. Sedangkan penggunaan lahan paling rendah yaitu fasilitas umum seluas 23.264,90 m2.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 104 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Teknologi Yogyakarta
  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Chairul PaotonanAffiliation unknown26
Sabaruddin RahmanAffiliation unknown6
Achmad Yasir BaedaAffiliation unknown4
Firman HusainAffiliation unknown2
Indah Putri HumairahAffiliation unknown2
Adriani PhadyAffiliation unknown2
Muhammad Zubair Muis AlieAffiliation unknown2
Fitri Ramadani RahimAffiliation unknown2
Taufiqurrahman TaufiqurrahmanAffiliation unknown2
Ilham AlkhaerAffiliation unknown2
Ichwanul Haq BahtiarAffiliation unknown2
Deni MulyawanAffiliation unknown1
Ariska AriskaAffiliation unknown1
Bulan PurnamaAffiliation unknown1
Muhammad AksarAffiliation unknown1
Muhammad Arsyad ThahaAffiliation unknown1
Wasir SamadAffiliation unknown1
Siti Arifaini SulemanAffiliation unknown1
Fitrahwati NurAffiliation unknown1
Putri Sriwahyuni KasbaAffiliation unknown1
Yuliani SulemanAffiliation unknown1
Reskiyanti ReskiyantiAffiliation unknown1
Dadang A. SuriamiharjaAffiliation unknown1
Wahyuni HasanAffiliation unknown1
Putri Ayu Novia LestariAffiliation unknown1
Safitri SafitriAffiliation unknown1
Irma HandayaniUniversitas Teknologi Yogyakarta1
Riska DamayantAffiliation unknown1
Royh Savhanta TonapaAffiliation unknown1
Denis Restuardi DunduAffiliation unknown1
Andi Yudha PratamaAffiliation unknown1
Muhammad Ayyub Ansyari BAffiliation unknown1
ZULFIKAR ZULFIKARUniversitas Halu Oleo1
Zakinah RizkyAffiliation unknown1
Indah Melati SuciAffiliation unknown1
Nur RachmiAffiliation unknown1
Nabila Ainun Nur RahmatAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">ANALISIS PERUBAHAN LAHAN AKIBAT PERUBAHAN GARIS PANTAI  DI WILAYAH PESISIR KECAMATAN BIRINGKANAYA </dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Umar, Hasdinar</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rachman, Taufiqur</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sari,  Indah Puspita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Umar, Hasdinar</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Rachman, Taufiqur</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Sari,  Indah Puspita</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Kata kunci: perubahan penggunaan lahan, Perubahan garis pantai</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Permasalahan yang akan diungkap dalam penelitian ini adalah bagaimanana perubahan luas lahan akibat perubahan garis pantai di wilayah pesisir Kecamatan Biringkanaya pada waktu 20 tahun terakhir (2000-2018) dan bagaimanaperubahan penggunaan lahan akibat perubahan garis pantai di wilayah pesisir Kecamatan Biringkanaya pada tahun 2000 dan 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan luas lahan akibat perubahan garis pantai di wilayah Kecamatan Biringkanaya dan mengetahui perubahan penggunaan lahan akibat perubahan garis pantai di wilayah pesisir Kecamatan Biringkanaya pada tahun 2000 dan 2018. Manfaat yang diharapkan dalam penelitian ini adalah bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan mengenai penataan penggunaan lahan, dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah untuk membuat tata ruang perubahan lahan,dapat membantu pemerintah memecahkan permasalahan dalam proses informasi tentang luas lahan akibat perubahan garis pantai dan bermanfaat bagi peneliti itu sendiri. Metode penelitian ini dimulai dari tempat dan waktu penelitian, dimana waktu penelitian ini di laksanakan dengan estimasi waktu 3 bulan di wilayah pesisir Kelurahan Untia Kecamatan Biringkanaya. Berdasarkan fungsi lahan data BPS menunjukkan konsentrasi penduduk di Kecamatan Biringkanaya yang terbesar dari 7 Kelurahan yaitu Kelurahan Untia dengan jumlah penduduk yakni 202.520 jiwa, luas wilayah kecamatan ini 48,22 km2 sehingga kepadatan penduduk berkisar 4.199 jiwa/km2. Adapun teknik pengumpulan data yaitu intepretasi citra, observasi lapangan untuk mengetahui fenomena visual yang ada meliputi perubahan garis pantai, pemanfaatan ruang wilayah pesisir, overlay, dokumentasi dan wawancara serta teknik analisis data, dan pengolahan data pendukung seperti data oseanografi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan garis pantai di kawasan pesisir pantai Kelurahan Untia selama 18 tahun yaitu 2000-2018 menggunakan citra satelit Google Earth secara signifikan yaitu abrasi terbesar 44.729,03 m2, sedangkan akresi terbesar 90.616,53m2. Dimana penggunaan lahan terluas dari tahun 2000-2018 di pesisir pantai Kelurahan Untia digunakan sebagai lahan sawah/tambak seluas 1.154,959,49 m2. Sedangkan penggunaan lahan paling rendah yaitu fasilitas umum seluas 23.264,90 m2.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2019-10-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/13197</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.62012/sensistek.v2i1.13197</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 2, Number 1, Year 2019 Edition; 45-53</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 2, Nomor 1, Tahun 2019; 45-53</dc:source>
	<dc:source>2988-2559</dc:source>
	<dc:source>2623-1506</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/13197/10654</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan</dc:rights>
</oai_dc:dc>