Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS PERAWATAN PURIFIER PADA SISTEM BAHAN BAKAR MAIN ENGINE KAPAL

SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan · Vol. ume (2020) · pp. 1–7

DOI
10.62012/sensistek.v3i1.13232
ISSN
2988-2559, 2623-1506
Published
2020-11-03
Publisher
Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Language
id

Abstract

Bahan bakar HFO (Heavy Fuel Oil) dari hasil pengolahan minyak bumi, terdapat kandungan material yang tidak dibutuhkan dalam proses pembakaran untuk mesin diesel, biasanya di dalam HFO banyak terdapat kandungan air, pasir, dan lumpur. Jika kondisi ini tidak ditangani akan dapat mengakibatkan turunnya kualitas bahan bakar dan diiringi dengan ketidak sempurnaan pembakaran di dalam ruang bakar. Efek dari pembakaran yang tidak sempurna dapat mengakibatkan kerusakan-kerusakan fatal terhadap mesin induk. Kondisi seperti ini dapat membahayakan keselamatan kapal. Disamping itu perusahaan juga akan mengalami kerugian akibat terjadinya kerusakan pada mesin induk yang di akibatkan oleh rendahnya kualitas bahan bakar. Untuk menghindari hal tersebut dan untuk menjamin proses penanganan bahan bakar yang lancar, maka diperlukan sistem perawatan yang terencana dan bekerja secara efektif dan efisien. Masalah yang sering terdapat diseputar perawatan sistem bahan bakar di atas kapal adalah sering didapati Alarm Failure Purification ketika Purifier sedang beroperasi untuk memurnikan bahan bakar, dan juga sering ditemukannya banyak endapan lumpur dan air pada dasar tangki penyimpanan bahan bakar. HFO ( Heavy Fuel Oil ) yang merupakan minyak residu dari hasil pengolahan minyak bumi, bahan bakar ini memiliki viskositas yang tinggi dibandingkan bahan bakar yang lainnya sehingga pengolahannya harus benar-benar diperhatikan.

Keywords

Collaboration network of the authors

28 authors · 40 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Muhammadiyah University of Makassar
  • Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Juswan SadeAffiliation unknown3
Ashury AshuryAffiliation unknown2
Muammar KadhafiAffiliation unknown1
Mula TumpuAffiliation unknown1
Toto Dwijaya SaputraAffiliation unknown1
Carlos LazaroAffiliation unknown1
Daniel Mohammad RosyidAffiliation unknown1
SilvianitaAffiliation unknown1
Supangat SupangatUniversitas 17 Agustus 1945 Surabaya1
Sahwan RamadhanAffiliation unknown1
Faulina KhusniawatiAffiliation unknown1
Sapit HidayatAffiliation unknown1
AMAR MA’RUFUniversitas Halu Oleo1
Daeng ParokaAffiliation unknown1
Windi WidianingrumAffiliation unknown1
Alya RamadaniAffiliation unknown1
Wahyuddin WahyuddinMuhammadiyah University of Makassar1
Nabila Ainun Nur RahmatAffiliation unknown1
Wazirotus SakinahAffiliation unknown1
Rieke N. SAffiliation unknown1
A. Rifka P. SAffiliation unknown1
Amiruddin AmiruddinAffiliation unknown1
Yusman YusmanAffiliation unknown1
Apriansah ApriansahAffiliation unknown1
Nurjurana JusmanAffiliation unknown1
Citra SugengAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">ANALISIS PERAWATAN PURIFIER PADA SISTEM BAHAN BAKAR MAIN ENGINE KAPAL</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">ANALISIS PERAWATAN PURIFIER PADA SISTEM BAHAN BAKAR MAIN ENGINE KAPAL</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Marsudi, Sugeng</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Palippui, Habibi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Marsudi, Sugeng </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Palippui, Habibi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Kata Kunci : HFO, Masalah perawatan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Bahan bakar HFO (Heavy Fuel Oil) dari hasil pengolahan minyak bumi, terdapat kandungan material yang tidak dibutuhkan dalam proses pembakaran untuk mesin diesel, biasanya di dalam HFO banyak terdapat kandungan air, pasir, dan lumpur. Jika kondisi ini tidak ditangani akan dapat mengakibatkan turunnya kualitas bahan bakar dan diiringi dengan ketidak sempurnaan pembakaran di dalam ruang bakar. Efek dari pembakaran yang tidak sempurna dapat mengakibatkan kerusakan-kerusakan fatal terhadap mesin induk. Kondisi seperti ini dapat membahayakan keselamatan kapal. Disamping itu perusahaan juga akan mengalami kerugian akibat terjadinya kerusakan pada mesin induk yang di akibatkan oleh rendahnya kualitas bahan bakar. Untuk menghindari hal tersebut dan untuk menjamin proses penanganan bahan bakar yang lancar, maka diperlukan sistem perawatan yang terencana dan bekerja secara efektif dan efisien. Masalah yang sering terdapat diseputar perawatan sistem bahan bakar di atas kapal adalah sering didapati Alarm Failure Purification ketika Purifier sedang beroperasi untuk memurnikan bahan bakar, dan juga sering ditemukannya banyak endapan lumpur dan air pada dasar tangki penyimpanan bahan bakar. HFO ( Heavy Fuel Oil ) yang merupakan minyak residu dari hasil pengolahan minyak bumi, bahan bakar ini memiliki viskositas yang tinggi dibandingkan bahan bakar yang lainnya sehingga pengolahannya harus benar-benar diperhatikan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2020-11-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/13232</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.62012/sensistek.v3i1.13232</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 3, Number 1, Year 2020 Edition; 1-7</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 3, Nomor 1, Tahun 2020; 1-7</dc:source>
	<dc:source>2988-2559</dc:source>
	<dc:source>2623-1506</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/13232/10677</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan</dc:rights>
</oai_dc:dc>