Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENANGANAN PERUBAHAN GARIS PANTAI KAWASAN PESISIR KECAMATAN MANGARABOMBANG KABUPATEN TAKALAR SULAWESI SELATAN

SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan · Vol. ume (2020) · pp. 32–36

DOI
10.62012/sensistek.v3i1.13237
ISSN
2988-2559, 2623-1506
Published
2020-11-03
Publisher
Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Language
id

Abstract

Perubahan garis pantai merupakan proses alami yang terjadi akibat pengaruh kondisi pantai dalam mencapai keseimbangan akibat aktiftas masyarakat pesisir. Secara fisik, wilayah pesisir Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan dipengaruhi oleh dinamika oseanografi Laut Flores dan Selat Makassar. Penelitian ini meninjau perubahan garis pantai, dampak dan penanggulangan yang dapat dilakukan di kawasan pesisir Kecamatan Mangarabombang. Kajian ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan oleh pemerintah daerah dan masyarakat pesisir dalam penentuan kebijakan tentang pengendalian dan penanganan perubahan garis pantai. Data penelitian dihimpun melalui teknik observasi, interview, dan dokumentasi, serta dianalisis dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi degradasi lingkungan pesisir, seperti dijumpai di beberapa lokasi terjadi abrasi, akresi, kerusakan mangrove dan kerusakan beberapa bangunan pelindung pantai. Hal ini memberi dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat pesisir berupa hilangnya mata pencaharian dan terancamnya pemukiman mereka. Upaya penanganan kerusakan kawasan pesisir Kecamatan Mangarabombang di lokasi yang ditinjau dapat dilakukan dengan perbaikan infrastruktur pelindung pantai berupa rehabilitasi dan perencanaan seawall, perencanaan jetty, serta penanaman mangrove.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 99 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
  • Hasanuddin University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sabaruddin RahmanAffiliation unknown10
Hasdinar UmarAffiliation unknown9
Ashury AshuryAffiliation unknown4
Achmad Yasir BaedaAffiliation unknown4
Nur AzisahAffiliation unknown3
Adriani PhadyAffiliation unknown3
Putri Sriwahyuni KasbaAffiliation unknown3
ZULFIKAR ZULFIKARUniversitas Halu Oleo3
Fitri Ramadani RahimAffiliation unknown3
Mu’minatung NisaAffiliation unknown3
Tri UtariAffiliation unknown2
Ahmad Azwar Mas'ud MAffiliation unknown2
Muhammad AsdarAffiliation unknown2
Muhammad Zubair Muis AlieAffiliation unknown2
Fuad Mahfud AssidiqAffiliation unknown2
Dwi AgusdiansyahAffiliation unknown2
Taufiqurrahman TaufiqurrahmanAffiliation unknown2
Ilham AlkhaerAffiliation unknown2
Yuliani SulemanAffiliation unknown2
Reskiyanti ReskiyantiAffiliation unknown2
Teguh Pairunan PutraAffiliation unknown1
Ichwanul Haq BahtiarAffiliation unknown1
Arsil ArsilAffiliation unknown1
Bulan PurnamaAffiliation unknown1
Muhammad AksarAffiliation unknown1
Muhammad Arsyad ThahaAffiliation unknown1
Wasir SamadAffiliation unknown1
Sugianto SugiantoUniversitas Nahdlatul Ulama Blitar1
Riswal KarammaHasanuddin University1
Rita Tahir LopaAffiliation unknown1
Siti Arifaini SulemanAffiliation unknown1
Fitrahwati NurAffiliation unknown1
Dadang A. SuriamiharjaAffiliation unknown1
Alif Hidayat KasimAffiliation unknown1
Wahyuni HasanAffiliation unknown1
Wahyu Sakinah KasimAffiliation unknown1
Ahmad Yasir BaedahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENANGANAN PERUBAHAN GARIS PANTAI KAWASAN PESISIR KECAMATAN MANGARABOMBANG KABUPATEN TAKALAR SULAWESI SELATAN</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PENANGANAN PERUBAHAN GARIS PANTAI KAWASAN PESISIR KECAMATAN MANGARABOMBANG KABUPATEN TAKALAR SULAWESI SELATAN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Dundu, Denis Restuardi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rachman, Taufiqur</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Paotonan, Chairul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Dundu, Denis Restuardi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Rachman, Taufiqur</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Paotonan, Chairul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Kata kunci: Perubahan garis pantai, Kawasan pesisir, Infrastruktur pelindung pantai</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Perubahan garis pantai merupakan proses alami yang terjadi akibat pengaruh kondisi pantai dalam mencapai keseimbangan akibat aktiftas masyarakat pesisir. Secara fisik, wilayah pesisir Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan dipengaruhi oleh dinamika oseanografi Laut Flores dan Selat Makassar. Penelitian ini meninjau perubahan garis pantai, dampak dan penanggulangan yang dapat dilakukan di kawasan pesisir Kecamatan Mangarabombang. Kajian ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan oleh pemerintah daerah dan masyarakat pesisir dalam penentuan kebijakan tentang pengendalian dan penanganan perubahan garis pantai. Data penelitian dihimpun melalui teknik observasi, interview, dan dokumentasi, serta dianalisis dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi degradasi lingkungan pesisir, seperti dijumpai di beberapa lokasi terjadi abrasi, akresi, kerusakan mangrove dan kerusakan beberapa bangunan pelindung pantai. Hal ini memberi dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat pesisir berupa hilangnya mata pencaharian dan terancamnya pemukiman mereka. Upaya penanganan kerusakan kawasan pesisir Kecamatan Mangarabombang di lokasi yang ditinjau dapat dilakukan dengan perbaikan infrastruktur pelindung pantai berupa rehabilitasi dan perencanaan seawall, perencanaan jetty, serta penanaman mangrove.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2020-11-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/13237</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.62012/sensistek.v3i1.13237</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 3, Number 1, Year 2020 Edition; 32-36</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 3, Nomor 1, Tahun 2020; 32-36</dc:source>
	<dc:source>2988-2559</dc:source>
	<dc:source>2623-1506</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/13237/10682</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan</dc:rights>
</oai_dc:dc>