Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS KARAKTERISTIK DAN KALA ULANG GELOMBANG DI PERAIRAN SELATAN PULAU BALI

SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan · Vol. ume (2020) · hlm. 37–44

DOI
10.62012/sensistek.v3i1.13238
ISSN
2988-2559, 2623-1506
Terbit
2020-11-03
Penerbit
Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Bahasa
id

Abstrak

Secara geografis Indonesia terletak di antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Oleh sebab itu wilayah perairan indonesia memiliki karakteristik gelombang yang beragam. Perairan sebelah selatan pulau Bali kondisi gelombangnya dipengaruhi oleh kondisi perairan samudra Hindia yang merupakan laut lepas. Namun demikian, karakteristik gelombang di perairan tersebut belum diketahui. Oleh sebab itu, dilakukan kajian untuk mengetahui karakteristik yang meliputi peluang kejadian berdasarkan arah dan interval tinggi gelombang, tinggi dan periode gelombang rata-rata serta kala ulang gelombang di perairan selatan pulau Bali. Data yang digunakan adalah data gelombang 6 jaman yang bersumber dari European Centre for Medium-Range Weather Forecasts (ECMWF) selama 15 tahun. Data tersebut dianalisis untuk mendapatkan kejadian gelombang, tinggi dan periode gelombang rata-rata serta kala ulang gelombang menggunakan metode Fisher Tippet-1 dan Weibull. Berdasarkan analisis data, diperoleh gelombang dominan dari arah Barat Daya dengan peluang kejadian 59,62% dengan tinggi dan periode gelombang rata-rata sebesar 2,49m dan 10,84s. Interval tinggi gelombang yang paling sering terjadi adalah 1-2 m dengan peluang kejadian 65,85%. Kala ulang gelombang 100 tahunan yang dihitung dengan metode weibull dan fisher Tippet-1 masing-masing adalah 7,82 meter dan 5,89 meter dari arah barat.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 103 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
  • Hasanuddin University
  • Universitas Teknologi Yogyakarta
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Taufiqur RachmanAfiliasi tidak diketahui21
Sabaruddin RahmanAfiliasi tidak diketahui8
Hasdinar UmarAfiliasi tidak diketahui5
Ashury AshuryAfiliasi tidak diketahui4
Achmad Yasir BaedaAfiliasi tidak diketahui3
Nur AzisahAfiliasi tidak diketahui3
Tri UtariAfiliasi tidak diketahui2
Ahmad Azwar Mas'ud MAfiliasi tidak diketahui2
Muhammad AsdarAfiliasi tidak diketahui2
Putri Sriwahyuni KasbaAfiliasi tidak diketahui2
ZULFIKAR ZULFIKARUniversitas Halu Oleo2
Mu’minatung NisaAfiliasi tidak diketahui2
Fuad Mahfud AssidiqAfiliasi tidak diketahui2
Dwi AgusdiansyahAfiliasi tidak diketahui2
Taufiqurrahman TaufiqurrahmanAfiliasi tidak diketahui1
Ilham AlkhaerAfiliasi tidak diketahui1
Teguh Pairunan PutraAfiliasi tidak diketahui1
Adriani PhadyAfiliasi tidak diketahui1
Arsil ArsilAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad AksarAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Arsyad ThahaAfiliasi tidak diketahui1
Wasir SamadAfiliasi tidak diketahui1
Sugianto SugiantoUniversitas Nahdlatul Ulama Blitar1
Riswal KarammaHasanuddin University1
Rita Tahir LopaAfiliasi tidak diketahui1
Yuliani SulemanAfiliasi tidak diketahui1
Reskiyanti ReskiyantiAfiliasi tidak diketahui1
Alif Hidayat KasimAfiliasi tidak diketahui1
Wahyuni HasanAfiliasi tidak diketahui1
Wahyu Sakinah KasimAfiliasi tidak diketahui1
Ahmad Yasir BaedahAfiliasi tidak diketahui1
Nurwani SarahAfiliasi tidak diketahui1
Irma HandayaniUniversitas Teknologi Yogyakarta1
Riska DamayantAfiliasi tidak diketahui1
Royh Savhanta TonapaAfiliasi tidak diketahui1
Denis Restuardi DunduAfiliasi tidak diketahui1
Andi Yudha PratamaAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Ayyub Ansyari BAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/oai, pertama di-harvest 2 Nov 2026, terakhir terlihat 2 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">ANALISIS KARAKTERISTIK DAN KALA ULANG GELOMBANG DI PERAIRAN SELATAN PULAU BALI</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">ANALISIS KARAKTERISTIK DAN KALA ULANG GELOMBANG DI PERAIRAN SELATAN PULAU BALI</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Paotonan, Chairul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Fathurrahman, Ahmad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Paotonan, Chairul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Fathurrahman, Ahmad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Kata Kunci : Karakteritik dan Kala Ulang Gelombang</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Secara geografis Indonesia terletak di antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Oleh sebab itu wilayah perairan indonesia memiliki karakteristik gelombang yang beragam. Perairan sebelah selatan pulau Bali kondisi gelombangnya dipengaruhi oleh kondisi perairan samudra Hindia yang merupakan laut lepas. Namun demikian, karakteristik gelombang di perairan tersebut belum diketahui. Oleh sebab itu, dilakukan kajian untuk mengetahui karakteristik yang meliputi peluang kejadian berdasarkan arah dan interval tinggi gelombang, tinggi dan periode gelombang rata-rata serta kala ulang gelombang di perairan selatan pulau Bali. Data yang digunakan adalah data gelombang 6 jaman yang bersumber dari European Centre for Medium-Range Weather Forecasts (ECMWF) selama 15 tahun. Data tersebut dianalisis untuk mendapatkan kejadian gelombang, tinggi dan periode gelombang rata-rata serta kala ulang gelombang menggunakan metode Fisher Tippet-1 dan Weibull. Berdasarkan analisis data, diperoleh gelombang dominan dari arah Barat Daya dengan peluang kejadian 59,62% dengan tinggi dan periode gelombang rata-rata sebesar 2,49m dan 10,84s. Interval tinggi gelombang yang paling sering terjadi adalah 1-2 m dengan peluang kejadian 65,85%. Kala ulang gelombang 100 tahunan yang dihitung dengan metode weibull dan fisher Tippet-1 masing-masing adalah 7,82 meter dan 5,89 meter dari arah barat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2020-11-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/13238</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.62012/sensistek.v3i1.13238</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 3, Number 1, Year 2020 Edition; 37-44</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 3, Nomor 1, Tahun 2020; 37-44</dc:source>
	<dc:source>2988-2559</dc:source>
	<dc:source>2623-1506</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/13238/10683</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan</dc:rights>
</oai_dc:dc>