Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

IDENTIFIKASI KONDISI INFRASTRUKTUR KAWASAN PESISIR GALESONG SELATAN KABUPATEN TAKALAR

SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan · Vol. ume (2020) · pp. 71–76

DOI
10.62012/sensistek.v3i1.13243
ISSN
2988-2559, 2623-1506
Published
2020-11-03
Publisher
Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Language
id

Abstract

Pembangunan struktur pelindung pantai merupakan salah satu cara untuk penanggulangan kerusakan pantai. Adanya sebuah struktur pelindung pantai diharapkan dapat mempertahankan garis pantai suatu lokasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengindentifikasi kondisi infrastruktur kawasan pesisir yang berfungsi sebagai pelindung pantai di Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan. Kajian ini merupakan penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik survey langsung dan pemeriksaan kondisi teknis infrastruktur pelindung pantai. Penyajian data insfrastruktur pelindung pantai dibantu dengan menggunakan data sekunder citra satelit dari tahun 2016 hingga 2020. Hasil kajian menunjukkan bahwa struktur pelindung pantai yang ada di sepanjang kawasan pesisir Kecamatan Galesong Selatan adalah tipe groin yang dibangun untuk meminimalisir fenomena abrasi yang terjadi. Beberapa struktur groin telah mengalami kerusakan yang dapat menyebabkan fungsinya tidak optimal. Pemeliharaan dan penanggulangan kerusakan insfrastruktur struktur pelindung pantai dengan pelibatan masyarakat dan pemerintah daerah sangat diharapkan agar struktur groin yang dibangun bertahan lebih lama dan memberikan fungsi secara optimal.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 99 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
  • Hasanuddin University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sabaruddin RahmanAffiliation unknown10
Hasdinar UmarAffiliation unknown9
Ashury AshuryAffiliation unknown4
Achmad Yasir BaedaAffiliation unknown4
Nur AzisahAffiliation unknown3
Adriani PhadyAffiliation unknown3
Putri Sriwahyuni KasbaAffiliation unknown3
ZULFIKAR ZULFIKARUniversitas Halu Oleo3
Fitri Ramadani RahimAffiliation unknown3
Mu’minatung NisaAffiliation unknown3
Tri UtariAffiliation unknown2
Ahmad Azwar Mas'ud MAffiliation unknown2
Muhammad AsdarAffiliation unknown2
Muhammad Zubair Muis AlieAffiliation unknown2
Fuad Mahfud AssidiqAffiliation unknown2
Dwi AgusdiansyahAffiliation unknown2
Taufiqurrahman TaufiqurrahmanAffiliation unknown2
Ilham AlkhaerAffiliation unknown2
Yuliani SulemanAffiliation unknown2
Reskiyanti ReskiyantiAffiliation unknown2
Teguh Pairunan PutraAffiliation unknown1
Ichwanul Haq BahtiarAffiliation unknown1
Arsil ArsilAffiliation unknown1
Bulan PurnamaAffiliation unknown1
Muhammad AksarAffiliation unknown1
Muhammad Arsyad ThahaAffiliation unknown1
Wasir SamadAffiliation unknown1
Sugianto SugiantoUniversitas Nahdlatul Ulama Blitar1
Riswal KarammaHasanuddin University1
Rita Tahir LopaAffiliation unknown1
Siti Arifaini SulemanAffiliation unknown1
Fitrahwati NurAffiliation unknown1
Dadang A. SuriamiharjaAffiliation unknown1
Alif Hidayat KasimAffiliation unknown1
Wahyuni HasanAffiliation unknown1
Wahyu Sakinah KasimAffiliation unknown1
Ahmad Yasir BaedahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">IDENTIFIKASI KONDISI INFRASTRUKTUR KAWASAN PESISIR GALESONG SELATAN KABUPATEN TAKALAR</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">IDENTIFIKASI KONDISI INFRASTRUKTUR KAWASAN PESISIR GALESONG SELATAN KABUPATEN TAKALAR</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Awal, Muhammad Andika Samudera</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rachman, Taufiqur</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Paotonan, Chairul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Awal, Muhammad Andika Samudera</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Rachman, Taufiqur</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Paotonan, Chairul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Kata kunci : Struktur pelindung pantai, Groin, Abrasi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Pembangunan struktur pelindung pantai merupakan salah satu cara untuk penanggulangan kerusakan pantai. Adanya sebuah struktur pelindung pantai diharapkan dapat mempertahankan garis pantai suatu lokasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengindentifikasi kondisi infrastruktur kawasan pesisir yang berfungsi sebagai pelindung pantai di Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan. Kajian ini merupakan penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik survey langsung dan pemeriksaan kondisi teknis infrastruktur pelindung pantai. Penyajian data insfrastruktur pelindung pantai dibantu dengan menggunakan data sekunder citra satelit dari tahun 2016 hingga 2020. Hasil kajian menunjukkan bahwa struktur pelindung pantai yang ada di sepanjang kawasan pesisir Kecamatan Galesong Selatan adalah tipe groin yang dibangun untuk meminimalisir fenomena abrasi yang terjadi. Beberapa struktur groin telah mengalami kerusakan yang dapat menyebabkan fungsinya tidak optimal. Pemeliharaan dan penanggulangan kerusakan insfrastruktur struktur pelindung pantai dengan pelibatan masyarakat dan pemerintah daerah sangat diharapkan agar struktur groin yang dibangun bertahan lebih lama dan memberikan fungsi secara optimal.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2020-11-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/13243</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.62012/sensistek.v3i1.13243</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 3, Number 1, Year 2020 Edition; 71-76</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 3, Nomor 1, Tahun 2020; 71-76</dc:source>
	<dc:source>2988-2559</dc:source>
	<dc:source>2623-1506</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/13243/10688</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan</dc:rights>
</oai_dc:dc>