Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS JUMLAH HARI AMAN KAPAL KARGO DAN PENUMPANG UNTUK MELAKUKAN BONGKAR MUAT DI PELABUHAN BANTAENG

SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan · Vol. ume (2019) · hlm. 117–123

DOI
10.62012/sensistek.v2i1.13273
ISSN
2988-2559, 2623-1506
Terbit
2019-10-01
Penerbit
Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Bahasa
id

Abstrak

Aktivitas bongkar muat barang dan penumpang di pelabuhan harus dijamin aman. Secara geografis, lokasiP elabuhan Bantaeng berpotensi mendapatkan gangguan gelombang tinggi. Akibatnya, kapal kapal kecil sulit untukmelakukan proses bongkar muat. Oleh karena i tu, harus diketahui berapa hari kapal dapat melakukan prosesbongkar muat dengan aman di pelabuhan setiap tahun.Penelitian ini bertujuanuntuk menentukan jumlah hari yang aman bagi kapal untuk melakukan proses bongkar muatdi P elabuhan Bantaeng berdasarka n ukuran kapal. Penelitian dimulai dengan mengumpulkan data gelombang. Datagelombang yang digunakan adalah ketinggian gelombang signifikan yang bersumber dari European Center forMedium Range Weather Forecasts (ECMWF) dari 2009 hingga 2018. Hasil analisis data menunjukkan bahwa untukkapal dengan ukuran kurang dari 500 GT, jumlah operasi yang aman hari adalah 57 hari. Untuk kapal menengah(500 hingga 50.000 GT) jumlah hari aman adalah 257 hari sedangkan untuk kapal yang lebih dari 50.000 GT jumlahhari ama n adalah 329 hari.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 103 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
  • Hasanuddin University
  • Universitas Teknologi Yogyakarta
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Taufiqur RachmanAfiliasi tidak diketahui21
Sabaruddin RahmanAfiliasi tidak diketahui8
Hasdinar UmarAfiliasi tidak diketahui5
Ashury AshuryAfiliasi tidak diketahui4
Achmad Yasir BaedaAfiliasi tidak diketahui3
Nur AzisahAfiliasi tidak diketahui3
Tri UtariAfiliasi tidak diketahui2
Ahmad Azwar Mas'ud MAfiliasi tidak diketahui2
Muhammad AsdarAfiliasi tidak diketahui2
Putri Sriwahyuni KasbaAfiliasi tidak diketahui2
ZULFIKAR ZULFIKARUniversitas Halu Oleo2
Mu’minatung NisaAfiliasi tidak diketahui2
Fuad Mahfud AssidiqAfiliasi tidak diketahui2
Dwi AgusdiansyahAfiliasi tidak diketahui2
Taufiqurrahman TaufiqurrahmanAfiliasi tidak diketahui1
Ilham AlkhaerAfiliasi tidak diketahui1
Teguh Pairunan PutraAfiliasi tidak diketahui1
Adriani PhadyAfiliasi tidak diketahui1
Arsil ArsilAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad AksarAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Arsyad ThahaAfiliasi tidak diketahui1
Wasir SamadAfiliasi tidak diketahui1
Sugianto SugiantoUniversitas Nahdlatul Ulama Blitar1
Riswal KarammaHasanuddin University1
Rita Tahir LopaAfiliasi tidak diketahui1
Yuliani SulemanAfiliasi tidak diketahui1
Reskiyanti ReskiyantiAfiliasi tidak diketahui1
Alif Hidayat KasimAfiliasi tidak diketahui1
Wahyuni HasanAfiliasi tidak diketahui1
Wahyu Sakinah KasimAfiliasi tidak diketahui1
Ahmad Yasir BaedahAfiliasi tidak diketahui1
Nurwani SarahAfiliasi tidak diketahui1
Irma HandayaniUniversitas Teknologi Yogyakarta1
Riska DamayantAfiliasi tidak diketahui1
Royh Savhanta TonapaAfiliasi tidak diketahui1
Denis Restuardi DunduAfiliasi tidak diketahui1
Andi Yudha PratamaAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Ayyub Ansyari BAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/oai, pertama di-harvest 2 Nov 2026, terakhir terlihat 2 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">ANALISIS JUMLAH HARI AMAN KAPAL KARGO DAN PENUMPANG UNTUK MELAKUKAN BONGKAR MUAT DI PELABUHAN BANTAENG</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">ANALISIS JUMLAH HARI AMAN KAPAL KARGO DAN PENUMPANG UNTUK MELAKUKAN BONGKAR MUAT DI PELABUHAN BANTAENG</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Paotonan, Chairul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Arafah, Muhamad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Paotonan, Chairul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Arafah, Muhamad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Kata kunci : Pelabuhan, kapal, Gelombang, Hari aman, Bongkar muat.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Aktivitas bongkar muat barang dan penumpang di pelabuhan harus dijamin aman. Secara geografis, lokasiP elabuhan Bantaeng berpotensi mendapatkan gangguan gelombang tinggi. Akibatnya, kapal kapal kecil sulit untukmelakukan proses bongkar muat. Oleh karena i tu , harus diketahui berapa hari kapal dapat melakukan prosesbongkar muat dengan aman di pelabuhan setiap tahun.Penelitian ini bertujuanuntuk menentukan jumlah hari yang aman bagi kapal untuk melakukan proses bongkar muatdi P elabuhan Bantaeng berdasarka n ukuran kapal. Penelitian dimulai dengan mengumpulkan data gelombang. Datagelombang yang digunakan adalah ketinggian gelombang signifikan yang bersumber dari European Center forMedium Range Weather Forecasts (ECMWF) dari 2009 hingga 2018. Hasil analisis data menunjukkan bahwa untukkapal dengan ukuran kurang dari 500 GT, jumlah operasi yang aman hari adalah 57 hari. Untuk kapal menengah(500 hingga 50.000 GT) jumlah hari aman adalah 257 hari sedangkan untuk kapal yang lebih dari 50.000 GT jumlahhari ama n adalah 329 hari.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2019-10-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/13273</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.62012/sensistek.v2i1.13273</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 2, Number 1, Year 2019 Edition; 117-123</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 2, Nomor 1, Tahun 2019; 117-123</dc:source>
	<dc:source>2988-2559</dc:source>
	<dc:source>2623-1506</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/13273/10664</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan</dc:rights>
</oai_dc:dc>