Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KONSEP FLOATING FISH TERMINAL TENGAH LAUT UNTUK MENEKAN BIAYA OPERSIONAL NELAYAN

SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan · Vol. ume (2022) · pp. 46–49

DOI
10.62012/sensistek.v5i1.19391
ISSN
2988-2559, 2623-1506
Published
2022-06-22
Publisher
Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Language
id

Abstract

Nelayan adalah istilah bagi orang-orang yang sehari-harinya bekerja menangkap ikan atau biota lainnya yang hidup di perairan air laut maupun perairan air tawar. Tentu dalam melakukan aktfitas penagkapan ikan perlu adanya kapal yang digunakan sebagai alat mobiltas para nelayan. Nelayan memerlukan waktu yang cukup lama dan jarak yang jauh untuk sampai kelokasi tangkap, yang dilokasi tersebut terdapat banyak ikan, dan itu memerlukan bahan bakar yang cukup banyak untuk bisa memenuhi kebutuhan kapal, apalagi kapal harus pulang balik ke tempat awal untuk membawa ikan hasil tangkapan yang tentu juga memerlukan operasional yang tidak sedikit. Ditambah penyusutan stok (biomassa) ikan pelagis di laut akibat peningkatan kapasitas penangkapan yang tak terkontrol diduga menjadi sumber penyebab penurunan produktivitas nelayan yang berlangsung secara simultan sejak tahun 1995 yang berpengaruh terhadap jumlah tangkapan ikan para nelayan. Sehingga cukup merugikan untuk nelayan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan Studi Pustaka yang dilakukan dengan mencari referensi baik dari buku, internet, jurnal, dan rules mengenai proses perancangan bangunan terapung, konstruksi, kekuatan, metode perhitungan kekuatan memanjang dan melintang, dan lain lain. Oleh karena itu diperlukan pembangunan terminal ikan terapung yang ada ditengah laut yang di gunakan sebagai tempat singgah para nelayan dan juga digunakan untuk penampungan ikan sementara. Sehingga nelayan tidak lagi pulang kosong yang hanya membawa sedikit ikan dan membuat rugi para nelayan.

Keywords

Collaboration network of the authors

10 authors · 19 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo1
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown1
Hastuti HastutiAffiliation unknown1
Moh. AminAffiliation unknown1
Sinarwaty SinarwatyAffiliation unknown1
La Hatani La HataniAffiliation unknown1
Yusriadi HalaAffiliation unknown1
Zul AisaAffiliation unknown1
Nur HasanaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">KONSEP FLOATING FISH TERMINAL TENGAH LAUT UNTUK MENEKAN BIAYA OPERSIONAL NELAYAN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Hikma, Nur</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Hikma, Nur</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Kata kunci: Nelayan, Terminal Ikan Terapung, Ikan, Penangkapan Ikan, Biaya Operasional</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Nelayan adalah istilah bagi orang-orang yang sehari-harinya bekerja menangkap ikan atau biota lainnya yang hidup di perairan air laut maupun perairan air tawar. Tentu dalam melakukan aktfitas penagkapan ikan perlu adanya kapal yang digunakan sebagai alat mobiltas para nelayan. Nelayan memerlukan waktu yang cukup lama dan jarak yang jauh untuk sampai kelokasi tangkap, yang dilokasi tersebut terdapat banyak ikan, dan itu memerlukan bahan bakar yang cukup banyak untuk bisa memenuhi kebutuhan kapal, apalagi kapal harus pulang balik ke tempat awal untuk membawa ikan hasil tangkapan yang tentu juga memerlukan operasional yang tidak  sedikit. Ditambah penyusutan stok (biomassa) ikan pelagis di laut akibat peningkatan kapasitas penangkapan yang tak terkontrol diduga menjadi sumber penyebab penurunan produktivitas nelayan yang berlangsung secara simultan sejak tahun 1995 yang berpengaruh terhadap jumlah tangkapan ikan para nelayan. Sehingga cukup merugikan untuk nelayan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan Studi Pustaka yang dilakukan dengan mencari referensi baik dari buku, internet, jurnal, dan rules mengenai proses perancangan bangunan terapung, konstruksi, kekuatan, metode perhitungan kekuatan memanjang dan melintang, dan lain lain. Oleh karena itu diperlukan pembangunan terminal ikan terapung yang ada ditengah laut yang di gunakan sebagai tempat singgah para nelayan dan juga digunakan untuk penampungan ikan sementara. Sehingga nelayan tidak lagi pulang kosong yang hanya membawa sedikit ikan dan membuat rugi para nelayan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/19391</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.62012/sensistek.v5i1.19391</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 5, Number 1, Year 2022 Edition; 46-49</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 5, Nomor 1, Tahun 2022; 46-49</dc:source>
	<dc:source>2988-2559</dc:source>
	<dc:source>2623-1506</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/19391/10719</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan</dc:rights>
</oai_dc:dc>