Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS KEKUATAN ANCHOR CROWN SHACKLE PADA FPU MADURA STRAIT DENGAN VARIASI SUDUT MOORING LINE

SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan · Vol. ume (2021) · pp. 37–43

DOI
10.62012/sensistek.v4i1.19395
ISSN
2988-2559, 2623-1506
Published
2021-11-30
Publisher
Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Language
id

Abstract

Floating produciton unit Madura Strait yang akan disingkat FPU adalah suatu struktur terapung yang berfungsisebagai unit produksi minyak dan gas yang akan diletakkan pada selat madura yang akan ditambatkan secaracatenary kepada jangkar di dasar laut. Selama pengoperasiannya FPU akan mengalami pergerakan secara terus menerus akibat hasil respon terhadap beban dinamis yang menghantamnya. Hal ini akan berisiko kepada gagalnya mooring line. Selain mooring line, kekuatan penyambung rantai juga menjadi salah satu struktur yang mesti diperhatikan, yaitu anchor crown shackle dan conecting link. Dalam penelitian kali ini bertujuan menganalisakekuatan dari anchor crown shackledan connecting link, yang didahulukan dengan mencari nilai tension terbesar dengan melakukan analisa time domain terhadap mooring line dengan variasi beberapa sudut antar mooring linepada kondisi ULS dan ALS. Hasil analisanya menunjukkan bahwa variasi sudut antar mooring line sebesar 5° adalah yang paling aman bagi FPU karena memiliki akumulasi nilai RAO yang rendah dan safety factor mooring line yang paling tinggi secara akumulasi dalam kondisi ALS dan ULS dibanding variasi yang lain. Untuk kekuatan anchor crown shackle dan connecting link, hasil analisa dengan menggunakan beban sebesar 2500kN akibat tension maksimum yang dihasilkan oleh mooring line pada kondisi ALS menunjukkan nilai tegangan maksimum 278.54 Mpa yang berarti nilainya lebih kecil dari 90% yield strength material (417.42 Mpa) dan deformasi terbesar 0.00024 m untuk anchor crown shackle dan 0.00034 untuk connecting link yang berarti masing – masing nilainya kurang dari 5% diameter struktur (0.01 m) sehingga struktur tersebut dapat dikatakan aman menurut standar yangdiizinkan oleh ABS.Kata kunci: FPU, tension, RAO, von mises stress, anchor crown shacle, connecting link.

Keywords

Collaboration network of the authors

37 authors · 83 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Muhammadiyah University of Makassar
  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Indah Melati SuciAffiliation unknown3
Firman HusainAffiliation unknown2
Indah MelatiAffiliation unknown1
Nur Fatima Dwi PutriAffiliation unknown1
AlamsyahAffiliation unknown1
Samsu Dlukha NurcholikAffiliation unknown1
MartinusAffiliation unknown1
Indah Melati SuciAffiliation unknown1
Wahyuddin WahyuddinMuhammadiyah University of Makassar1
Nur AzisahAffiliation unknown1
AMAR MA’RUFUniversitas Halu Oleo1
Habibi PalippuiAffiliation unknown1
Juswan SadeAffiliation unknown1
Makbul MubarakAffiliation unknown1
Syamsul AsriAffiliation unknown1
Jusma WahidahAffiliation unknown1
Rati AhmadAffiliation unknown1
I Gusti Ngurah Made WirakusumaAffiliation unknown1
Eva YolandaAffiliation unknown1
Nura IsyahAffiliation unknown1
Naya Al RamadhaniAffiliation unknown1
Muhammad Zubair Muis AlieAffiliation unknown1
Ratnawati SiburianAffiliation unknown1
Fitri RamadhaniAffiliation unknown1
Adriani PhadyAffiliation unknown1
Astika RajmiAffiliation unknown1
Muhammad Teguh Perdana AndalanAffiliation unknown1
Salsabila AskiAffiliation unknown1
Andi Muhammad Alfian ArafatAffiliation unknown1
Rian SagitaAffiliation unknown1
Alfred Michael PadaunanAffiliation unknown1
Rakhmat Alghifari ArifAffiliation unknown1
Sitti Suhaeni Sarhani RahmanAffiliation unknown1
Arsa Aldani SaptarinaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">ANALISIS KEKUATAN ANCHOR CROWN SHACKLE PADA FPU MADURA STRAIT DENGAN VARIASI SUDUT MOORING LINE</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Ismail, Imam</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Paroka, Daeng</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Alie, Muhammad Zubair Muis</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Ismail, Imam</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Paroka, Daeng</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Alie, Muhammad Zubair Muis</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Kata kunci: FPU, Tension, RAO, Von mises stress, Anchor crown shacle, Connecting link.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Floating produciton unit Madura Strait yang akan disingkat FPU adalah suatu struktur terapung yang berfungsisebagai unit produksi minyak dan gas yang akan diletakkan pada selat madura yang akan ditambatkan secaracatenary kepada jangkar di dasar laut. Selama pengoperasiannya FPU akan mengalami pergerakan secara terus menerus akibat hasil respon terhadap beban dinamis yang menghantamnya. Hal ini akan berisiko kepada gagalnya mooring line. Selain mooring line, kekuatan penyambung rantai juga menjadi salah satu struktur yang mesti diperhatikan, yaitu anchor crown shackle dan conecting link. Dalam penelitian kali ini bertujuan menganalisakekuatan dari anchor crown shackledan connecting link, yang didahulukan dengan mencari nilai tension terbesar dengan melakukan analisa time domain terhadap mooring line dengan variasi beberapa sudut antar mooring linepada kondisi ULS dan ALS. Hasil analisanya menunjukkan bahwa variasi sudut antar mooring line sebesar 5° adalah yang paling aman bagi FPU karena memiliki akumulasi nilai RAO yang rendah dan safety factor mooring line yang paling tinggi secara akumulasi dalam kondisi ALS dan ULS dibanding variasi yang lain. Untuk kekuatan anchor crown shackle dan connecting link, hasil analisa dengan menggunakan beban sebesar 2500kN akibat tension maksimum yang dihasilkan oleh mooring line pada kondisi ALS menunjukkan nilai tegangan maksimum 278.54 Mpa yang berarti nilainya lebih kecil dari 90% yield strength material (417.42 Mpa) dan deformasi terbesar 0.00024 m untuk anchor crown shackle dan 0.00034 untuk connecting link yang berarti masing – masing nilainya kurang dari 5% diameter struktur (0.01 m) sehingga struktur tersebut dapat dikatakan aman menurut standar yangdiizinkan oleh ABS.Kata kunci: FPU, tension, RAO, von mises stress, anchor crown shacle, connecting link.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2021-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/19395</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.62012/sensistek.v4i1.19395</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 4, Number 1, Year 2021 Edition; 37-43</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 4, Nomor 1, Tahun 2021; 37-43</dc:source>
	<dc:source>2988-2559</dc:source>
	<dc:source>2623-1506</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/19395/10608</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan</dc:rights>
</oai_dc:dc>