Jurnal
LOGISTICS STRATEGY ANALYSIS (CASE STUDY: CONTAINER SERVICES AT MAKASSAR NEW PORT)
ANALISIS STRATEGI LOGISTIK (STUDI KASUS: PELAYANAN PETIKEMAS DI MAKASSAR NEW PORT)
SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan · Vol. ume (2021) · pp. 48–54
- ISSN
- 2988-2559, 2623-1506
- Published
- 2021-11-30
- Publisher
- Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
- Language
- id
Abstract
English
Semakin tingginya permintaan barang, maka semakin tinggi pula arus logistik yang diperlukan. Maka dari itu, peningkatan arus petikemas yang terus meningkat ditengah pertumbuhan penduduk. Permasalahan ini harus ditunjang oleh infrastruktur dan fasilitas dari pelabuhan petikemas itu sendiri, agar memperlancar arus pengirimin barang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal Makassar New Port dengan menggunakan analisis SWOT dan menganalisis strategi logistik dalam pelayanan petikemas di Makassar New Port. Adapun manfaat dari penelitian ini adalah diharapkan dapat memberi informasi mengenai strategi logistik dalam pelayanan petikemas di Makassar New Port. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang akan menghasilkan data kuantitatif. Adapun jenis data yang digunakan adalah data primer yang diambil dengan cara mengisi kuesioner dan mewawancarai pihak “operasional lapangan” shipping line di Makassar New Port yang berkaitan dengan pelayanan kapal dan pelayanan barang untuk pengiriman petikemas. Tempat penelitian ini berlokasi di Makassar New Port dan 3 shipping line yang ada di Makassar New Port yaitu Temas Line, Meratus Line dan SPIL. Teknik analisis data dalam penelitian ini berupa analisis SWOT (strength, weakness, opportunity, threats) untuk Makassar New Port yang didapatkan dari analisi ketiga shipping line. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jadwal kapal sandar di Makassar New Port masih memenuhi standar BOR, sehingga tidak terjadinya penumpukan antrian kapal untuk melakukan bongkar dan muat. Makassar New Port memiliki fasilitas yang memadai dan kinerja operasional yang baik. Selain karena jadwal kapal sandar yang belum padat, peluang untuk mengajak shipping line bergabung pun semakin besar. Berdasarkan analisis SWOT, Makassar New Port berada pada posisi kuadran I. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi perusahaan yang baik. Strategi yang diterapkan pada Makassar New Port untuk saat ini mendukung kebijakan pertumbuhan progresif yaitu strategi SO (Strengths Opportunities). Kata Kunci: Shipping Line, Logistik, SWOT
Bahasa Indonesia
Semakin tingginya permintaan barang, maka semakin tinggi pula arus logistik yang diperlukan. Maka dari itu, peningkatan arus petikemas yang terus meningkat ditengah pertumbuhan penduduk. Permasalahan ini harus ditunjang oleh infrastruktur dan fasilitas dari pelabuhan petikemas itu sendiri, agar memperlancar arus pengirimin barang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal Makassar New Port dengan menggunakan analisis SWOT dan menganalisis strategi logistik dalam pelayanan petikemas di Makassar New Port. Adapun manfaat dari penelitian ini adalah diharapkan dapat memberi informasi mengenai strategi logistik dalam pelayanan petikemas di Makassar New Port. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang akan menghasilkan data kuantitatif. Adapun jenis data yang digunakan adalah data primer yang diambil dengan cara mengisi kuesioner dan mewawancarai pihak “operasional lapangan” shipping line di Makassar New Port yang berkaitan dengan pelayanan kapal dan pelayanan barang untuk pengiriman petikemas. Tempat penelitian ini berlokasi di Makassar New Port dan 3 shipping line yang ada di Makassar New Port yaitu Temas Line, Meratus Line dan SPIL. Teknik analisis data dalam penelitian ini berupa analisis SWOT (strength, weakness, opportunity, threats) untuk Makassar New Port yang didapatkan dari analisi ketiga shipping line. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jadwal kapal sandar di Makassar New Port masih memenuhi standar BOR, sehingga tidak terjadinya penumpukan antrian kapal untuk melakukan bongkar dan muat. Makassar New Port memiliki fasilitas yang memadai dan kinerja operasional yang baik. Selain karena jadwal kapal sandar yang belum padat, peluang untuk mengajak shipping line bergabung pun semakin besar. Berdasarkan analisis SWOT, Makassar New Port berada pada posisi kuadran I. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi perusahaan yang baik. Strategi yang diterapkan pada Makassar New Port untuk saat ini mendukung kebijakan pertumbuhan progresif yaitu strategi SO (Strengths Opportunities). Kata Kunci: Shipping Line, Logistik, SWOT
Keywords
Collaboration network of the authors
40 authors · 73 co-authorship links · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Hasanuddin University
- Muhammadiyah University of Makassar
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Chairul Paotonan | Affiliation unknown | 4 |
| Juswan Sade | Affiliation unknown | 3 |
| Riswal Karamma | Hasanuddin University | 2 |
| Firman Husain | Affiliation unknown | 2 |
| Ariska Ariska | Affiliation unknown | 2 |
| Sahwan Ramadhan | Affiliation unknown | 1 |
| Faulina Khusniawati | Affiliation unknown | 1 |
| Sapit Hidayat | Affiliation unknown | 1 |
| Jessica Indah Pricilla | Affiliation unknown | 1 |
| AMAR MA’RUF | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Daeng Paroka | Affiliation unknown | 1 |
| Windi Widianingrum | Affiliation unknown | 1 |
| Wahyuddin Wahyuddin | Muhammadiyah University of Makassar | 1 |
| Nabila Ainun Nur Rahmat | Affiliation unknown | 1 |
| Nurwani Sarah | Affiliation unknown | 1 |
| Hasnidar Hasnidar | Affiliation unknown | 1 |
| Achmad Yasir Baedah | Affiliation unknown | 1 |
| Wazirotus Sakinah | Affiliation unknown | 1 |
| Nenny Karim | Affiliation unknown | 1 |
| Asrif Almunawir | Affiliation unknown | 1 |
| Rieke N. S | Affiliation unknown | 1 |
| A. Rifka P. S | Affiliation unknown | 1 |
| Asripa Asripa | Affiliation unknown | 1 |
| Edianto Edianto | Affiliation unknown | 1 |
| Sugeng Marsudi | Affiliation unknown | 1 |
| Amiruddin Amiruddin | Affiliation unknown | 1 |
| Nur Rachmi | Affiliation unknown | 1 |
| Fitriyanti Fitriyanti | Affiliation unknown | 1 |
| Putri Sriwahyuni Kasba | Affiliation unknown | 1 |
| Reskiyanti Cugu | Affiliation unknown | 1 |
| Yusman Yusman | Affiliation unknown | 1 |
| Apriansah Apriansah | Affiliation unknown | 1 |
| ZULFIKAR ZULFIKAR | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Tri Utari | Affiliation unknown | 1 |
| Mu’minatung Nisa | Affiliation unknown | 1 |
| Arham Azis | Affiliation unknown | 1 |
| Arisandi Arisandi | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.