Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS PERBANDINGAN KONFIGURASI 3x4 DAN 4x3 BERDASARKAN TENGANGAN TALI TAMBAT DAN OFFSET SPAR

SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan · Vol. ume No. mor (2023) · pp. 105–111

DOI
10.62012/sensistek.v6i1.24232
ISSN
2988-2559, 2623-1506
Published
2023-05-29
Publisher
Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Language
id

Abstract

Pada umumnya SPAR digunakan pada offshore yang masih beroperasi di laut. SPAR atau biasa disebut Single Point Anchor Reservoir adalah salah satu platform yang berbentuk silinder vertikal yang dipergunakan untuk menfasilitasi aktivitas drilling untuk eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi dilaut. Sebuah SPAR tentunya memiliki tali tambat, fungsi utama tali tambat sendiri adalah untuk mengamankan posisi kapal agar tidak bergerak meskipun di terpa angin ataupun gelombang kencang pada struktur bangunan lepas pantai. Sehingga tali tambat dapat meminimalisir kerusakan pada SPAR yang dipengaruhi oleh beban lingkungan misalnya gelombang, arus dan angin. Di paper ini membahas mengenai analisis perbandingan konfigurasi pada tali tambat, Adapun variasi tali tambatnya yakni 3x4 dan 4x3 dimana SPAR memiliki 24 buah tali tambat dengan sudut antar mooring sebesar 200 serta radius mooring yaitu 500 m. Analisis yang dilakukan yaitu membandingkan konfigurasi 3x4 dan 4x3 berdasarkan tegangan tali tambat, perpindahan SPAR, dan umur kelelahan yang akan terjadi pada SPAR itu sendiri.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 69 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Risal RisalAffiliation unknown2
Juswan SadeAffiliation unknown2
Chairul PaotonanAffiliation unknown2
Muh. Asyhari RamadhanAffiliation unknown2
Meysa Atika PuteriAffiliation unknown2
Harianto HariantoAffiliation unknown2
Threevaldo Joan SaputraAffiliation unknown2
Edwin RandalangiAffiliation unknown2
Athira SalsabilaAffiliation unknown2
Mohammed Hussein Ba NagaAffiliation unknown1
Muhammad Rakin FirasAffiliation unknown1
Galy RakaziwiAffiliation unknown1
Nurhikma NurhikmaAffiliation unknown1
Nur IndahAffiliation unknown1
Muhammad Alkhan Dwiki AbadiAffiliation unknown1
Dimas FitrawanAffiliation unknown1
Ahmad Faiq Dhiyaulhaq KaryaAffiliation unknown1
Syerly KlaraAffiliation unknown1
Pahrizah Puji AnugrahAffiliation unknown1
Khurin PutriAffiliation unknown1
Santa PutriAffiliation unknown1
Cece VirandikaAffiliation unknown1
Rati AhmadAffiliation unknown1
Andika SarifuddinAffiliation unknown1
Maraya Abisurya PatandiananAffiliation unknown1
Muhammad Azka Bintang AmffaAffiliation unknown1
Muhammad Fadhil ArsyAffiliation unknown1
Brian Jaya PalisuAffiliation unknown1
Muh Rizal FiqriAffiliation unknown1
Fahrul Muhammad NurAffiliation unknown1
Raihan Firdaus SutopoAffiliation unknown1
A. Muhammad Fauzan SulfaAffiliation unknown1
Nabilah Rezky Putri ZahirahAffiliation unknown1
Dijah NurtikaAffiliation unknown1
Muhammad FachrulAffiliation unknown1
Reskyah FitrianiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">ANALISIS PERBANDINGAN KONFIGURASI 3x4 DAN 4x3 BERDASARKAN TENGANGAN TALI TAMBAT DAN OFFSET SPAR</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Farisi, Andi Hamril Vikri Al</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Simanjuntak, Musdalifah Akbar</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Selviani, Selviani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Assidiq, Fuad Mahfud</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Farisi, Andi Hamril Vikri Al</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Simanjuntak, Musdalifah Akbar</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Selviani, Selviani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Assidiq, Fuad Mahfud</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Kata kunci: Perpindahan SPAR, SPAR, Tegangan, Variasi Tali Tambat</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Pada umumnya SPAR digunakan pada offshore yang masih beroperasi di laut. SPAR atau biasa disebut Single Point Anchor Reservoir adalah salah satu platform yang berbentuk silinder vertikal yang dipergunakan untuk menfasilitasi aktivitas drilling untuk eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi dilaut. Sebuah SPAR tentunya memiliki tali tambat, fungsi utama tali tambat sendiri adalah untuk mengamankan posisi kapal agar tidak bergerak meskipun di terpa angin ataupun gelombang kencang pada struktur bangunan lepas pantai. Sehingga tali tambat dapat meminimalisir kerusakan pada SPAR yang dipengaruhi oleh beban lingkungan misalnya gelombang, arus dan angin. Di paper ini membahas mengenai analisis perbandingan konfigurasi pada tali tambat, Adapun variasi tali tambatnya yakni 3x4 dan 4x3 dimana SPAR memiliki 24 buah tali tambat dengan sudut antar mooring sebesar&amp;nbsp; 200 serta radius mooring yaitu 500 m. Analisis yang dilakukan yaitu membandingkan konfigurasi 3x4 dan 4x3 berdasarkan tegangan tali tambat, perpindahan SPAR, dan umur kelelahan yang akan terjadi pada SPAR itu sendiri.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2023-05-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/24232</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.62012/sensistek.v6i1.24232</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 6, Nomor 1, Tahun 2023; 105-111</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 6, Nomor 1, Tahun 2023; 105-111</dc:source>
	<dc:source>2988-2559</dc:source>
	<dc:source>2623-1506</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/24232/10599</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan</dc:rights>
</oai_dc:dc>