Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

MEMINIMALISIR KERUSAKAN YANG DIAKIBATKAN OLEH PENGERUKAN DI PERAIRAN SPERMONDE DENGAN INSTALASI SILT CURTAIN

SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan · Vol. ume No. mor (2023) · pp. 95–99

DOI
10.62012/sensistek.v6i1.24262
ISSN
2988-2559, 2623-1506
Published
2023-05-29
Publisher
Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Language
id

Abstract

Makassar New Port adalah pelabuhan besar dikota Makassar yang dikelola oleh PT PELINDO IV, proyek ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional serta telah memperoleh anilisis Dampak lingkungan (AMDAL), Pelabuhan ini termasuk kelas utama dan tersibuk di Indonesia Timur serta telah memenuhi standar keamanan internasional (International Ship and Port Security-ISPS Code) sesuai ketentuan International Maritime Organization (IMO). Total lahan untuk pembangunan Makassar New Port ini kurang lebih 1.428 hektar yang dimana sebagiannya adalah hasil dari reklamasi. Namun risiko dari pembangunan proyek ini menyebabkan rusaknya ekosistem pesisir akibat adanya kegiatan pengerukan pasir laut untuk melakukan reklamasi, serta dampak lain pengerukan pasir laut untuk pembangunan Makassar New Port ini juga berpotensi mengubah pola arus dan gelombang sehingga dapat mendorong terjadinya abrasi. Hal ini juga berdampak terhadap perekonomian masyarakat pesisir yang dimana mata pencahariannya berhubungan langsung dengan laut khususnya di perairan Spermonde, meliputi perairan Galesong Raya dan Pulau Kodingareng. Maka dari itu untuk meminimalisir kerusakan yang diakibatkan oleh reklamasi, salah satu solusi terbaiknya adalah instalasi silt curtain yang dimana berfungsi untuk mengurangi tingkat kekeruhan air laut akibat konstruksi. Dengan solusi yang ditawarkan ini diharapkan agar ekosistem lautan di Indonesia tetap terjaga dan dapat berjalan beriringan dengan pembangunan. Selain itu, dari masyarakat pesisir mampu memanfaatkan sumber daya yang ada tanpa adanya gangguan.

Keywords

Collaboration network of the authors

12 authors · 31 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Fadhil JulyardiansyahAffiliation unknown1
Nurul Hijrah BaharAffiliation unknown1
Andre ChandraAffiliation unknown1
Aqila MagfirahAffiliation unknown1
Rakin FirasAffiliation unknown1
Anisa RamadaniAffiliation unknown1
Cynthia Sampe LoloAffiliation unknown1
Reskyah FitrianiAffiliation unknown1
Muhammad Mustafa AlgifariAffiliation unknown1
Alfred PayungAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">MEMINIMALISIR KERUSAKAN YANG DIAKIBATKAN OLEH PENGERUKAN DI PERAIRAN SPERMONDE DENGAN INSTALASI SILT CURTAIN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Kande , Irianto</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Kurniawan, Adhitya Arya Prayudha</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Kande , Irianto</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Kurniawan, Adhitya Arya Prayudha</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Kata Kunci: Ekosistem, Makassar New Port, Pengerukan, Reklamasi, Silt Curtain</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Makassar New Port adalah pelabuhan besar dikota Makassar yang dikelola oleh PT PELINDO IV, proyek ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional serta telah memperoleh anilisis Dampak lingkungan (AMDAL), Pelabuhan ini termasuk kelas utama dan tersibuk di Indonesia Timur serta telah memenuhi standar keamanan internasional (International Ship and Port Security-ISPS Code) sesuai ketentuan International Maritime Organization (IMO). Total lahan untuk pembangunan Makassar New Port ini kurang lebih 1.428 hektar yang dimana sebagiannya adalah hasil dari reklamasi. Namun risiko dari pembangunan proyek ini menyebabkan rusaknya ekosistem pesisir akibat adanya kegiatan pengerukan pasir laut untuk melakukan reklamasi, serta dampak lain pengerukan pasir laut untuk pembangunan Makassar New Port ini juga berpotensi mengubah pola arus dan gelombang sehingga dapat mendorong terjadinya abrasi. Hal ini juga berdampak terhadap perekonomian masyarakat pesisir yang dimana mata pencahariannya berhubungan langsung dengan laut khususnya di perairan Spermonde, meliputi perairan Galesong Raya dan Pulau Kodingareng. Maka dari itu untuk meminimalisir kerusakan yang diakibatkan oleh reklamasi, salah satu solusi terbaiknya adalah instalasi silt curtain yang dimana berfungsi untuk mengurangi tingkat kekeruhan air laut akibat konstruksi. Dengan solusi yang ditawarkan ini diharapkan agar ekosistem lautan di Indonesia tetap terjaga dan dapat berjalan beriringan dengan pembangunan. Selain itu, dari masyarakat pesisir mampu memanfaatkan sumber daya yang ada tanpa adanya gangguan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2023-05-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/24262</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.62012/sensistek.v6i1.24262</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 6, Nomor 1, Tahun 2023; 95-99</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 6, Nomor 1, Tahun 2023; 95-99</dc:source>
	<dc:source>2988-2559</dc:source>
	<dc:source>2623-1506</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/24262/10597</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan</dc:rights>
</oai_dc:dc>