Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Language
id
Abstract
English
In 2006, the Pangandaran Regency area was hit by a tsunami caused by a tectonic earthquake measuring 7.7 SR. The slope conditions in the Pangandaran Regency area have a percentage value ranging from 0% - 4.59%, with this value the vulnerability value to the impacts of the tsunami will be greater. Looking at the slope of the area will show how the slope value is influenced. The data collection method is through previous data and secondary data. This analytical study can be a reference in considering development planning by understanding the surrounding environmental conditions and disaster history of the area, so as to minimize the impact of disasters. Keywords: Pangandaran Beach, Tsunami, Slope
Bahasa Indonesia
Wilayah Kabupaten Pangandaran pada tahun 2006 pernah dilanda tsunami yang disebabkan oleh gempa tektonik berkekuatan 7.7 SR. Kondisi kelerengan pada wilayah Kabupaten pangandaran memiliki nilai persentase berkisar 0% - 4.59%, dengan nilai begitu maka akan memiliki nilai kerentanan terhadap dampak akibat tsunami akan lebih besar. Melihat Kelerengan dari wilayah tersebut akan diketahui bagaimana pengaruh dari nilai kelerengan. Metode pengambilan data adalah melaui data terdahulu dan data sekunder. Studi analisa ini sekiranya dapat menjadi referensi dalam mempertimbangkan perencanaan pembangunan dengan mengerti kondisi lingkungan sekitar dan riwayat bencana dari wilayah tersebut, sehingga dapat meminimalisir dampak bencana.
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.